Minggu, September 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

OTT Pegawai Pajak, KPK Bongkar Dugaan Manipulasi Pajak Tambang

by dimas
Januari 13, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Operasi Tangkap Tangan (OTT) kembali menyingkap rapuhnya pengawasan pajak di Indonesia. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap delapan orang dalam operasi senyap di Jakarta Utara dan sejumlah wilayah Jabodetabek, pada Jumat (9/1/2026). Dari pendalaman awal, KPK menemukan dugaan praktik pengurangan nilai pajak yang melibatkan perusahaan tambang dan aparat pajak.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, operasi tersebut berkaitan langsung dengan pengaturan pajak di sektor pertambangan sektor strategis yang selama ini menjadi tulang punggung penerimaan negara.

“Kegiatan ini terkait dugaan modus pengaturan pajak di sektor pertambangan, khususnya pengurangan nilai pajak,” jelas Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (10/1/2026).

Jejaring Gelap Pajak: Delapan Orang Terjerat

Dalam OTT itu, KPK menangkap empat pegawai Direktorat Jenderal Pajak dan empat pihak swasta. Meski KPK belum mengungkap identitas korporasi, dugaan menyebut sejumlah pihak swasta berasal dari perusahaan tambang. Tim KPK menyergap para pihak di lokasi berbeda, yang menunjukkan operasi ini berjalan berdasarkan penyelidikan tertutup yang matang.

“Pada hari Jumat kemarin, tim mengamankan delapan orang. Empat pegawai Ditjen Pajak dan empat lainnya dari pihak swasta,” ujar Budi.

Ini Belum Selesai

Pahlawan Street Centre, Jalan yang Pernah Jadi Nadi Madiun

12 Penyelam Turun ke Laut Jawa, 126 Korban KM Virgo Masih Dicari

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa praktik manipulasi pajak tidak berdiri sendiri. Aparat dan pelaku usaha diduga membangun jejaring untuk memangkas pembayaran pajak, sehingga negara bisa kehilangan penerimaan yang seharusnya dinikmati masyarakat lewat layanan publik.

Barang Bukti Rp 6 Miliar

Selain menangkap para pihak, KPK menyita uang tunai dalam rupiah dan mata uang asing, serta logam mulia. Total nilai barang bukti mencapai sekitar Rp 6 miliar. Nilai tersebut memberi gambaran awal tentang besarnya kepentingan ekonomi di balik dugaan pengaturan pajak tambang.

“Tim menyita uang tunai, baik rupiah maupun mata uang asing, serta logam mulia. Total nilainya sekitar Rp 6 miliar,” tambahnya.

Saat ini, KPK terus memeriksa seluruh pihak yang diamankan secara intensif. Penyidik akan menentukan status hukum mereka setelah proses pendalaman rampung.

Dampak ke Publik dan Kepercayaan Negara

Kasus ini menyentuh langsung kepentingan masyarakat luas. Sektor pertambangan menyumbang penerimaan besar bagi negara. Setiap rupiah pajak yang dipangkas secara ilegal berarti berkurangnya anggaran untuk pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.

Masyarakat pembayar pajak yang patuh menjadi pihak paling terdampak. Mereka harus menyaksikan aparat yang seharusnya menjaga penerimaan negara justru bermain di balik meja. Situasi ini kembali menguji kepercayaan publik terhadap sistem perpajakan.

Penegakan Hukum di Persimpangan

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan OTT tersebut dan menegaskan komitmen penegakan hukum.

“Iya benar, OTT di Jakarta Utara. Pegawai pajak Kantor Wilayah Jakarta Utara,” tegasnya.

Kini, publik menunggu langkah tegas KPK. Apakah kasus ini hanya berhenti pada individu, atau justru membuka praktik sistemik di sektor pertambangan. Sebab, jika pemerintah mengatur pajak secara diam-diam, rakyat tidak hanya kehilangan uang negara, tetapi juga kepercayaan mereka.

Dan pada akhirnya, pertanyaan getir itu muncul kembali jika pajak tambang bisa dipangkas di ruang gelap, siapa lagi yang diam-diam memangkas masa depan kita? @dimas

Tags: Budi PrasetyoJakarta UtaraJuru Bicara KPKKeuanganKorupsi di IndonesiaKPKNegaraottpajakPenegakan HukumTambangtransparansi

Kamu Melewatkan Ini

RUU Perampasan Aset: Negara Mengejar Harta, Siapa Menjaga Hak Warga?

RUU Perampasan Aset: Negara Mengejar Harta, Siapa Menjaga Hak Warga?

by teguh
September 20, 2026

RUU Perampasan Aset bukan sekadar cerita tentang negara yang ingin mengambil kembali harta hasil kejahatan. Di balik aturan ini, ada...

Purbaya Dicopot Usai Rombak Pajak dan Bea Cukai, Kebetulan atau Konflik?

Purbaya Dicopot Usai Rombak Pajak dan Bea Cukai, Kebetulan atau Konflik?

by dimas
September 17, 2026

Purbaya dicopot usai merombak pajak dan bea cukai. Benarkah kebetulan, atau ada konflik di balik pergantian Menkeu? Tabooo.id - Ada...

OTT ATR/BPN: Bayangan Kekuasaan di Balik Sertifikat Tanah

OTT ATR/BPN: Bayangan Kekuasaan di Balik Sertifikat Tanah

by dimas
September 17, 2026

OTT ATR/BPN mengungkap dugaan jalur informal dalam pengurusan sertifikat tanah, melibatkan pejabat, perantara, dan orang berpengaruh. Tabooo.id - Uang Rp106,3...

Next Post
Konsep Otomatis

Respons Hasto soal “Kandang Gajah” PSI di Jawa Tengah

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id