Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Normalisasi Pascabanjir, KAI Hentikan Dua Kereta Surabaya-Jakarta

by dimas
Januari 24, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya kembali menyesuaikan operasional perjalanan kereta api setelah banjir merendam jalur rel di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah. Hingga kini, KAI masih menjalankan proses normalisasi prasarana demi menjaga keamanan perjalanan kereta.

Dampak Banjir Masih Terasa di Jalur Utara Jawa

Banjir di Pekalongan tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga memukul jalur transportasi utama di lintas utara Jawa. Salah satu titik terparah berada di petak rel Pekalongan–Sragi yang membutuhkan penanganan intensif pascabanjir.

Akibat kondisi tersebut, KAI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kelayakan prasarana sebelum kembali mengoperasikan perjalanan kereta secara normal.

Dua Kereta Tambahan ke Jakarta Dihentikan Sementara

Sebagai bagian dari penyesuaian operasional, KAI Daop 8 Surabaya membatalkan dua perjalanan kereta api tambahan tujuan Jakarta. Dua kereta tersebut yakni Kereta Gajayana Tambahan relasi Malang-Gambir dan Kereta Sembrani Tambahan relasi Surabaya Pasar Turi-Gambir.

KAI mengambil langkah ini agar proses perbaikan jalur rel berjalan optimal sekaligus menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Keselamatan Jadi Alasan Utama Penyesuaian Operasional

Manajemen KAI menegaskan bahwa perusahaan tidak mengambil keputusan pembatalan secara mendadak. KAI memilih langkah ini untuk memastikan seluruh prasarana benar-benar aman sebelum kembali melayani penumpang.

“Kami memprioritaskan keselamatan perjalanan. Proses normalisasi rel masih berlangsung dan membutuhkan ruang kerja yang optimal,” ujar Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya.

Penumpang Terdampak, KAI Siapkan Opsi Refund dan Penukaran

Pembatalan perjalanan ini langsung berdampak pada calon penumpang yang telah memesan tiket. Untuk itu, KAI menyediakan dua opsi layanan, yakni penukaran tiket ke jadwal lain atau pengembalian dana penuh.

“Penumpang berhak menerima refund 100 persen dari harga tiket. Mereka bisa mengurusnya di loket stasiun maupun melalui aplikasi dan situs resmi KAI,” jelas perwakilan KAI.

Jalur Mulai Pulih, Kecepatan Kereta Dinaikkan Bertahap

Di lapangan, proses pemulihan mulai menunjukkan hasil. Setelah melalui pemeriksaan teknis, KAI meningkatkan kecepatan operasional kereta di petak Pekalongan-Sragi menjadi 40 kilometer per jam.

Mahendro Trang Bawono menjelaskan bahwa KAI menaikkan kecepatan secara bertahap setelah tim teknis memastikan prasarana dalam kondisi aman. Ia menambahkan, evaluasi akan terus berjalan seiring stabilnya kondisi jalur.

Infrastruktur Transportasi Diuji Cuaca Ekstrem

Selain itu, KAI terus memperkuat koordinasi antarunit dan meningkatkan kesiapsiagaan petugas di lapangan untuk mengantisipasi perubahan situasi. Cuaca ekstrem yang semakin sering muncul kini menjadi ujian serius bagi ketahanan infrastruktur transportasi nasional.

Bagi penumpang, pembatalan ini memang merepotkan. Namun dari sisi keselamatan, keputusan tersebut menegaskan satu hal perjalanan kereta bukan sekadar soal kecepatan dan ketepatan waktu. Di tengah cuaca yang makin sulit diprediksi, kehati-hatian tetap harus melaju lebih dulu. @Sabrina Fidhi-Surabaya

Tags: banjirJakartaKAIKeretaKeselamatanPekalonganPenumpangsurabaya

Kamu Melewatkan Ini

Benarkah Jakarta Sudah Bukan Ibu Kota Negara?

Benarkah Jakarta Sudah Bukan Ibu Kota Negara?

by dimas
Mei 13, 2026

Benarkah Jakarta sudah bukan ibu kota negara? Simak fakta status konstitusi IKN, Keppres pemindahan, dan polemik UU DKJ. Tabooo.id -...

Kenapa Kota di Indonesia Makin Gampang Tenggelam?

Kenapa Kota di Indonesia Makin Gampang Tenggelam?

by Waras
Mei 11, 2026

Dulu banjir datang setahun sekali. Sekarang, banyak kota di Indonesia terasa seperti tinggal menunggu giliran tenggelam. Hujan memang makin ekstrem....

Kejahatan Siber Naik Level: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pasar, Tapi Markas

Kejahatan Siber Naik Level: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pasar, Tapi Markas

by dimas
Mei 10, 2026

Kejahatan siber di Indonesia kian terorganisir dan lintas negara. Namun di balik penggerebekan besar jaringan judi online di Jakarta dan...

Next Post
Nvidia hingga AWS, Indonesia Bidik Investasi Teknologi Kelas Dunia

Nvidia hingga AWS, Indonesia Bidik Investasi Teknologi Kelas Dunia

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id