Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Negara Minta Atlet Berjuang, Siapa yang Menjamin Hidup Mereka?

by teguh
Desember 7, 2025
in Sports
A A
Home Reality Sports
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Sports – Sorotan lampu panggung Indonesia Sport Summit (ISS) 2025 malam itu seperti menyorot luka lama. Bukan tentang gol yang gagal, bukan tentang medali yang lepas, tapi tentang masa depan atlet Indonesia mereka yang berkeringat mengibarkan Merah Putih, namun kerap pulang dengan kecemasan finansial.

Di tengah riuh forum, Menpora Erick Thohir mengangkat isu yang selama ini terpendam Indonesia butuh dana pensiun atlet. Jaminan yang bisa menyelamatkan masa depan para pejuang olahraga saat tubuh tak lagi sekuat dulu.

Hasil “Pertandingan” Data Yang Tak Bisa Kita Tutupi

Erick bicara tanpa tedeng aling-aling. Ia menegaskan bahwa atlet merupakan aktor utama dalam industri olahraga nasional. Namun kesejahteraan mereka tidak pernah seragam.

Sebagian atlet menikmati kontrak miliaran. Sebagian lainnya berjuang membayar fisioterapi. Ada yang pulang dengan bonus besar, ada yang pulang dengan rasa sakit yang tak tersembuhkan.

“Jangan sampai orang tua bilang nggak usah jadi atlet. Miskin, susah. Padahal kalau lihat gaji pemain bola, miliaran,” ujar Erick. Kalimat itu memukul telak realita karier atlet selalu glamor di mata publik, namun tidak selalu aman untuk masa depan.

Ini Belum Selesai

23 Atlet, 21 Medali: Jateng Unjuk Taring di IMC 2026

UFC Jadi Mimpi Gibran, Tapi Pengalaman Jadi Harga Mati

Untuk mengubah situasi, pemerintah sedang menyusun skema dana pensiun atlet program yang memastikan karier seorang atlet tidak berakhir sebagai cerita tragis setelah masa keemasan lewat.

Reaksi, Strategi, Tekanan Emosi

Erick tak hanya menggagas dana pensiun. Ia mendorong pendidikan atlet agar masa depan mereka tetap terbuka, bahkan ketika sepatu dan raket sudah digantungkan.

Ia memastikan pemerintah menambah jalur pendidikan melalui 100 beasiswa LPDP khusus atlet.

“Masa depannya harus terjamin. Mereka bagian penting industri olahraga,” tegasnya.

Di sisi lain, ia menilai Indonesia butuh kompetisi yang rutin, terutama di sekolah dan kampus. Atlet harus tumbuh dari sistem yang stabil, bukan dari kebetulan. Karena semakin sering mereka bertanding, semakin cepat bakat baru lahir.

Erick juga mengungkap rencana kurikulum baru siswa akan memilih 3–4 cabang olahraga dari 21 olahraga unggulan. Langkah ini membuka jalur pembinaan sejak dini.

Sebagai contoh, ia menyebut Jepang negara dengan populasi menua, tetapi tetap menghasilkan bintang kelas dunia seperti Shohei Ohtani dan Rui Ichimura. Negara itu tidak menyerah pada statistik usia; mereka membangun sistem yang membuat atlet terus lahir.

REFLEKSI: Apa Makna Semua ini?

Pertarungan ini bukan soal skor. Ini soal martabat. Indonesia tidak bisa memaksa atlet tampil heroik tanpa memberi jaminan hidup di hari tua.

Jika dana pensiun berhasil berjalan, Indonesia akhirnya memulai era baru: era ketika atlet tidak hanya dielu-elukan saat menang, tetapi juga dihargai setelah pensiun.

Dan kalau Jepang bisa bermimpi juara dunia meski populasinya menua, apakah Indonesia masih mau menunda mimpi hanya karena sistem lama?

Pertandingannya sudah dimulai. Kita harus menang bukan untuk trofi, tapi untuk masa depan para pejuang olahraga negeri ini. @teguh

Tags: AtletBeasiswaFinansialIndustriKesejahteraanLPDPOlah Raga

Kamu Melewatkan Ini

Desa Punya Minyak, Mengapa Manfaatnya Belum Dirasakan Warga?

Desa Punya Minyak, Mengapa Manfaatnya Belum Dirasakan Warga?

by dimas
Agustus 21, 2026

Desa Punya Minyak, Mengapa Manfaatnya Belum Dirasakan Warga? Gandu meminta transparansi pengelolaan sumur minyak rakyat dan manfaat ekonomi yang lebih...

15 PLTU Emisi Tinggi Mau Pensiun, Listrik Jangan Ikut Pensiun Dulu

15 PLTU Emisi Tinggi Mau Pensiun, Listrik Jangan Ikut Pensiun Dulu

by teguh
Agustus 20, 2026

Indonesia sedang menyiapkan satu adegan transisi energi yang cukup absurd. Pemerintah ingin mengurangi 15 PLTU emisi tinggi, tetapi listrik tetap...

Pensiunkan PLTU atau Jaga Industri Tetap Menyala?

Pensiunkan PLTU atau Jaga Industri Tetap Menyala?

by teguh
Agustus 19, 2026

Bayangkan sebuah kawasan industri saat produksi sedang berada di titik tertinggi. Mesin terus bergerak. Pekerja mengejar target. Pesanan harus keluar...

Next Post
Banjir Sumatera Update Terkini 914 Nyawa Hilang

Banjir Sumatera Update Terkini 914 Nyawa Hilang

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id