Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Natalius Pigai: Kasus Marsinah Bukan Urusan Kementerian HAM, Serahkan ke Komnas HAM dan Polri

by dimas
November 12, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Tiga puluh dua tahun berlalu, tapi luka itu belum sembuh. Kasus pembunuhan Marsinah buruh pabrik yang disiksa hingga tewas pada 1993 kembali mencuat setelah Presiden Prabowo menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional untuknya. Menteri HAM Natalius Pigai pun buka suara penuntasan kasus itu bukan wewenangnya.

“Apakah Kementerian HAM bisa menuntaskan keadilan? Tidak tepat. Itu ranah Komnas HAM atau kepolisian,” ujar Pigai di Gedung KH Abdurrahman Wahid, Jakarta Selatan, pada Selasa (11/11/2025).

Pernyataan itu datang di tengah euforia penghargaan yang justru menyisakan tanya: kalau negara sudah mengakui Marsinah sebagai pahlawan, kenapa pembunuhnya masih bebas?

Pigai menegaskan, kementeriannya hanya bagian dari eksekutif, bukan lembaga hukum.

“Semua orang butuh keadilan. Saya senang kalau ada yang memperjuangkannya,” tegasnya.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Tapi publik tak puas dengan jawaban itu. Banyak yang mendesak Presiden membentuk tim independen agar kasus ini tak lagi digantung di lembar sejarah.

Marsinah, buruh pabrik di Sidoarjo, dikenal lantang memperjuangkan kenaikan upah buruh. Ia menghilang usai mendatangi Kodim Sidoarjo pada 5 Mei 1993 empat hari kemudian ditemukan tewas dengan luka penyiksaan di Nganjuk. Kasus ini sempat menyeret delapan orang, termasuk pemilik pabrik, tapi semuanya bebas di tingkat Mahkamah Agung.

Sejak itu, Marsinah menjadi simbol keteguhan buruh melawan represi negara. Namanya kini diabadikan di Kementerian HAM, tapi keadilan untuknya masih seperti bayangan: terlihat, tapi tak bisa disentuh. Buat apa gelar pahlawan kalau darahnya belum dituntaskan? Kadang, penghormatan tanpa keadilan justru terasa seperti ironi yang diserahkan atas nama sejarah. @dimas

Kamu Melewatkan Ini

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

by teguh
Oktober 19, 2026

Kapolda Sulsel Irjen Pol Awal Chairuddin mengusulkan arena khusus untuk mempertemukan kelompok yang terlibat tawuran dalam format 10 lawan 10....

BBM Tersendat, ASN WFH Jadi Jawaban: Bagaimana dengan Akar Masalahnya?

BBM Tersendat, ASN WFH Jadi Jawaban: Bagaimana dengan Akar Masalahnya?

by teguh
Oktober 19, 2026

BBM tersendat Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jember kembali mengganggu mobilitas masyarakat. Di...

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

by teguh
Oktober 19, 2026

Antrean BBM belum normal, aktivitas masyarakat ikut terganggu. Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, kembali menerapkan kebijakan untuk ASN Jember WFH...

Next Post
Kenapa Saat Hujan Kita Jadi Malas, Ngantuk, dan Cepat Lapar? Tubuhmu Punya Alasannya Sendiri!

Kenapa Saat Hujan Kita Jadi Malas, Ngantuk, dan Cepat Lapar? Tubuhmu Punya Alasannya Sendiri!

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id