Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Natalius Pigai: Kasus Marsinah Bukan Urusan Kementerian HAM, Serahkan ke Komnas HAM dan Polri

by dimas
November 12, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Tiga puluh dua tahun berlalu, tapi luka itu belum sembuh. Kasus pembunuhan Marsinah buruh pabrik yang disiksa hingga tewas pada 1993 kembali mencuat setelah Presiden Prabowo menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional untuknya. Menteri HAM Natalius Pigai pun buka suara penuntasan kasus itu bukan wewenangnya.

“Apakah Kementerian HAM bisa menuntaskan keadilan? Tidak tepat. Itu ranah Komnas HAM atau kepolisian,” ujar Pigai di Gedung KH Abdurrahman Wahid, Jakarta Selatan, pada Selasa (11/11/2025).

Pernyataan itu datang di tengah euforia penghargaan yang justru menyisakan tanya: kalau negara sudah mengakui Marsinah sebagai pahlawan, kenapa pembunuhnya masih bebas?

Pigai menegaskan, kementeriannya hanya bagian dari eksekutif, bukan lembaga hukum.

“Semua orang butuh keadilan. Saya senang kalau ada yang memperjuangkannya,” tegasnya.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Tapi publik tak puas dengan jawaban itu. Banyak yang mendesak Presiden membentuk tim independen agar kasus ini tak lagi digantung di lembar sejarah.

Marsinah, buruh pabrik di Sidoarjo, dikenal lantang memperjuangkan kenaikan upah buruh. Ia menghilang usai mendatangi Kodim Sidoarjo pada 5 Mei 1993 empat hari kemudian ditemukan tewas dengan luka penyiksaan di Nganjuk. Kasus ini sempat menyeret delapan orang, termasuk pemilik pabrik, tapi semuanya bebas di tingkat Mahkamah Agung.

Sejak itu, Marsinah menjadi simbol keteguhan buruh melawan represi negara. Namanya kini diabadikan di Kementerian HAM, tapi keadilan untuknya masih seperti bayangan: terlihat, tapi tak bisa disentuh. Buat apa gelar pahlawan kalau darahnya belum dituntaskan? Kadang, penghormatan tanpa keadilan justru terasa seperti ironi yang diserahkan atas nama sejarah. @dimas

Kamu Melewatkan Ini

VOC Runtuh karena Korupsi, Kenapa Indonesia Mengulang Pola yang Sama?

VOC Runtuh karena Korupsi, Kenapa Indonesia Mengulang Pola yang Sama?

by dimas
Mei 13, 2026

VOC runtuh karena korupsi besar, penggelapan uang, dan permainan elite kekuasaan. Dua abad berlalu, Indonesia masih menghadapi pola lama jabatan...

Kenapa Kucumbu Tubuh Indahku Membuat Banyak Orang Tidak Nyaman?

Kenapa Kucumbu Tubuh Indahku Membuat Banyak Orang Tidak Nyaman?

by eko
Mei 13, 2026

Kucumbu Tubuh Indahku bukan sekadar film yang memancing kontroversi. Film karya Garin Nugroho itu berubah menjadi simbol benturan besar antara...

Reformasi 1998: Luka yang Masih Menunggu Keadilan

Reformasi 1998: Luka yang Masih Menunggu Keadilan

by Naysa
Mei 13, 2026

Reformasi 1998 tidak hanya menjatuhkan rezim Orde Baru, tapi juga membuka janji besar tentang demokrasi, hukum, dan hak asasi manusia....

Next Post
Kenapa Saat Hujan Kita Jadi Malas, Ngantuk, dan Cepat Lapar? Tubuhmu Punya Alasannya Sendiri!

Kenapa Saat Hujan Kita Jadi Malas, Ngantuk, dan Cepat Lapar? Tubuhmu Punya Alasannya Sendiri!

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id