Jumat, September 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Muaythai Jateng Perkuat Prestasi Lewat Penataran Pelatih dan Wasit Juri

by dimas
Juli 23, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter
Muaythai Jateng memperkuat pembinaan atlet melalui penataran pelatih dan wasit juri sebagai langkah mencetak prestasi di level nasional hingga internasional.

Tabooo.id: Surakarta – Publik sering mengukur keberhasilan olahraga dari jumlah medali dan kemenangan atlet. Namun, prestasi tidak lahir hanya dari mereka yang bertanding di atas ring. Pelatih membentuk kemampuan atlet sejak latihan pertama. Wasit dan juri menjaga keadilan ketika pertandingan berlangsung. Karena itu, kualitas ketiga unsur tersebut menentukan arah pembinaan olahraga.

Kesadaran itu mendorong Muaythai Indonesia Jawa Tengah menggelar Penataran Pelatih dan Wasit Juri Level Provinsi Tahun 2026 di LORIN Solo Hotel, Kamis (23/7/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga Jumat (24/7/2026) ini menghadirkan 50 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Selama dua hari, peserta mempelajari metode kepelatihan, regulasi pertandingan terbaru, serta standar perwasitan. Organisasi berharap seluruh peserta membawa pengetahuan tersebut ke daerah masing-masing agar pembinaan berjalan dengan standar yang sama.

Membangun Fondasi Prestasi Atlet

Ketua Umum Muaythai Indonesia Jawa Tengah Yohaan Mulia Legowo menegaskan bahwa organisasi tidak bisa hanya berfokus pada peningkatan kemampuan atlet. Organisasi juga harus meningkatkan kapasitas pelatih, wasit, dan juri secara berkelanjutan.

Menurut Yohaan, pelatih memegang peran penting dalam membentuk teknik, karakter, dan mental bertanding atlet. Di sisi lain, wasit dan juri menjaga integritas pertandingan melalui keputusan yang adil dan konsisten. Jika ketiga elemen tersebut berkembang bersama, peluang melahirkan atlet berprestasi akan semakin besar.

Ini Belum Selesai

Pemerintah Tarik 25 Merek Beras Fortifikasi, Ada Apa?

Bakar Sampah Berujung Kebakaran Kabel PT Sangsaka di Bantul

Karena itu, Muaythai Indonesia Jawa Tengah menjadikan penataran sebagai bagian dari strategi pembinaan jangka panjang. Organisasi ingin menyamakan pemahaman seluruh pelatih, wasit, dan juri terhadap perkembangan aturan serta standar kompetisi nasional.

Pengetahuan Menjadi Investasi Jangka Panjang

Ketua Panitia Linda Darrow mengatakan penataran ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pelatih, wasit, dan juri Muaythai Jawa Tengah. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi modal utama untuk memperkuat pembinaan atlet di setiap daerah.

“Kami berharap penataran ini dapat meningkatkan pengetahuan pelatih, wasit, dan juri. Dengan bekal tersebut, mereka dapat melahirkan atlet-atlet Muaythai Jawa Tengah yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan menyukseskan kegiatan ini,” ujar Linda.

Linda menjelaskan bahwa organisasi olahraga tidak cukup mengejar prestasi dalam satu kejuaraan. Organisasi juga harus membangun sistem pembinaan yang kuat. Sistem itu akan melahirkan prestasi secara berkelanjutan karena setiap pelatih, wasit, dan juri memiliki kompetensi yang terus berkembang.

Di akhir sambutannya, Linda menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, narasumber, dan seluruh pihak yang ikut menyukseskan kegiatan tersebut. Setelah itu, ia membuka penataran secara resmi.

“Bismillahirrahmanirrahim, Penataran Pelatih dan Wasit Juri Muaythai Jawa Tengah Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” tambahnya.

Menyamakan Standar Pembinaan Muaythai

Usai pembukaan, panitia langsung memulai sesi materi. Sari Dinanti dari bidang perwasitan PB Muaythai Indonesia menjadi narasumber pertama. Ia menjelaskan perkembangan regulasi terbaru, standar kepemimpinan pertandingan, serta teknik pengambilan keputusan di arena.

Selain menerima materi, peserta juga berdiskusi mengenai berbagai tantangan pembinaan di daerah. Forum tersebut memberi ruang untuk bertukar pengalaman sekaligus mencari solusi atas persoalan yang muncul dalam proses pembinaan atlet.

Penataran ini tidak hanya memperbarui pengetahuan peserta. Kegiatan ini juga menyatukan persepsi pelatih, wasit, dan juri di seluruh Jawa Tengah. Kesamaan standar akan memudahkan proses pembinaan sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi di tingkat daerah.

Muaythai Indonesia Jawa Tengah meyakini bahwa prestasi tidak lahir secara instan. Organisasi harus membangun fondasi yang kuat melalui pelatih yang kompeten, wasit yang berintegritas, dan juri yang profesional. Ketika ketiga unsur tersebut berkembang bersama, atlet akan tumbuh dalam sistem pembinaan yang sehat. Dari sistem itulah Muaythai Jawa Tengah menyiapkan langkah menuju persaingan nasional hingga internasional. @dimas

Tags: Atlet BerprestasiMuaythai IndonesiaMuaythai JatengPenataran PelatihSurakartaWasit Juri

Kamu Melewatkan Ini

Parkir Digital Masuk Solo, Pengawasan Jangan Ketinggalan

Parkir Digital Masuk Solo, Pengawasan Jangan Ketinggalan

by teguh
September 17, 2026

Pemkot Surakarta menyiapkan peluncuran Transformasi Parkir digital untuk Kota Surakarta pada Jumat, 18/09/2026. Kantor Dinas Perhubungan Kota Surakarta menjadi lokasi...

Solo Bidik Peluang Kerja dan Belajar di Selandia Baru

Solo Bidik Peluang Kerja dan Belajar di Selandia Baru

by eko
September 10, 2026

Solo menjajaki kerja sama dengan Selandia Baru di bidang tenaga kerja, pendidikan, dan pertanian. Ada peluang belajar dan transfer pengalaman....

Pendapatan Pemulung Anjlok, DLH Solo Petakan Peluang Alih Profesi

Pendapatan Pemulung Anjlok, DLH Solo Petakan Peluang Alih Profesi

by eko
September 1, 2026

Pendapatan pemulung anjlok akibat pemilahan sampah. DLH Solo memetakan peluang alih profesi bagi pemulung usia produktif. Tabooo.id: Surakarta - Sampah...

Next Post
Hari Anak Nasional: Masa Kecil Tak Seharusnya Habis di Depan Gawai

Hari Anak Nasional: Masa Kecil Tak Seharusnya Habis di Depan Gawai

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id