Sabtu, Juni 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Monster Hunter Resmi Tinggalkan Windows 10: Gamer PC Siap Migrasi?

by Tabooo
Mei 8, 2026
in Reality, Teknologi
A A
Home Culture Game
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Game – Capcom resmi mengumumkan bahwa waralaba Monster Hunter tidak lagi memberikan dukungan resmi untuk Windows 10 setelah 14 Oktober 2025. Kebijakan ini sejalan dengan rencana Microsoft yang menghentikan support penuh terhadap Windows 10 di tanggal yang sama.

Efek ke Gamer PC

Apa artinya buat pemain? Secara teknis, gamer Windows 10 masih bisa memainkan Monster Hunter: World, Monster Hunter Rise, hingga Monster Hunter Wilds yang akan datang. Tapi setelah 14 Oktober, update dan patch baru tidak dijamin kompatibel dengan sistem operasi lama tersebut.

Capcom menegaskan bahwa dokumentasi untuk seri Monster Hunter ke depannya hanya akan mencakup Windows 11. Dengan kata lain, gamer yang tetap bertahan di Windows 10 akan “bermain di resiko sendiri”.

Tidak Ada Troubleshoot Resmi

Berbeda dengan sebelumnya, Capcom tidak akan lagi memberikan solusi resmi (troubleshoot) jika terjadi masalah teknis di Windows 10. Update driver, bug, atau crash yang muncul setelah 14 Oktober 2025 tidak akan menjadi tanggung jawab developer.

Langkah ini sebenarnya bukan kejutan. Mayoritas publisher game mulai mengalihkan fokus ke Windows 11 yang dianggap lebih aman, stabil, dan mendukung fitur gaming terbaru seperti DirectStorage serta optimalisasi GPU generasi baru.

Ini Belum Selesai

Spektra Carnival 2026: Saat Madiun Menyalakan Identitasnya

Kirab Perdana Perkuat Identitas Madiun sebagai Kota Pendekar

Mengapa Windows 11 Jadi Wajib?

Windows 11 diposisikan Microsoft sebagai OS masa depan untuk gaming PC. Beberapa fitur yang jadi pembeda termasuk:

  • DirectStorage → loading game jauh lebih cepat.
  • Auto HDR → dukungan warna lebih kaya untuk game modern.
  • Optimasi CPU/GPU → lebih stabil untuk hardware baru.

Dengan Capcom ikut berhenti mendukung Windows 10, tren ini mempertegas bahwa gamer yang ingin tetap update harus siap migrasi.

Transisi yang Harus Dipikirkan Gamer

Bagi gamer Monster Hunter, ini adalah tanda bahwa upgrade OS bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan. Apalagi Monster Hunter Wilds yang akan jadi judul besar berikutnya jelas dirancang dengan spesifikasi next-gen.

Masih ada waktu beberapa bulan sebelum kebijakan ini berlaku penuh. Jadi, gamer yang masih bertahan di Windows 10 sebaiknya mulai mempersiapkan transisi, baik ke Windows 11 atau langsung mempertimbangkan upgrade perangkat keras jika dibutuhkan.

Monster Hunter sudah jadi waralaba global dengan jutaan pemain. Dengan dukungan Windows 10 dihentikan mulai Oktober 2025, apakah kamu siap migrasi ke Windows 11 demi tetap bisa berburu monster tanpa hambatan? @tabooo

Tags: EntertainmentGameMicrosoft

Kamu Melewatkan Ini

Sutradara James Gunn Memuji Joe Taslim: Ada Apa dengan The Furious?

Sutradara James Gunn Memuji Joe Taslim: Ada Apa dengan The Furious?

by teguh
Juni 17, 2026

Pujian di dunia film datang setiap hari. Namun ketika Sutradara James Gunn mengangkat satu judul secara terbuka, industri hiburan biasanya...

GTA 6 Habiskan Rp 26 Triliun, Ini Game atau Negara Kecil?

GTA 6 Habiskan Rp 26 Triliun, Ini Game atau Negara Kecil?

by eko
Mei 12, 2026

GTA 6 akhirnya semakin dekat. Tapi yang datang bukan cuma game baru melainkan proyek raksasa yang mulai mengubah wajah industri...

Kritikus dan Fans Mortal Kombat II Bisa Sebegitu Beda? Film Harus Pintar atau Seru?

Kritikus dan Fans Mortal Kombat II Bisa Sebegitu Beda? Film Harus Pintar atau Seru?

by teguh
Mei 11, 2026

Kalau sebuah film dapat nilai “lumayan” dari kritikus tapi dipuja fans sampai susah move on, siapa yang sebenarnya benar? Pertanyaan...

Next Post
How To Find Protests In Your City When You Don’t Know Where To Start

Selamat Tinggal Windows 10, Halo Windows 11

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id