Sabtu, Mei 16, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Merapi Kembali Bergejolak, Awan Panas Meluncur hingga 2 Km

by dimas
Desember 28, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Akhir tahun 2025 kembali menghadirkan peringatan dari alam. Gunung Merapi, yang berdiri di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Pada Sabtu (27/12/2025), Merapi memuntahkan dua kali awan panas guguran yang meluncur dari puncak ke sektor barat daya.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat awan panas pertama meluncur pada pukul 11.21 WIB dengan jarak sekitar 1.500 meter. Sepuluh menit kemudian, awan panas kedua menyusul dan menjalar lebih jauh, mencapai jarak sekitar 2.000 meter.

Meski aktivitas meningkat, status Gunung Merapi masih berada di Level III atau Siaga. Namun, otoritas menegaskan bahwa suplai magma dari dalam gunung masih terus berlangsung.

Kubah Lava Tak Stabil, Ancaman Susulan Masih Terbuka

Penyusun laporan tertulis BPPTKG, Rahmat Widyo Laksono, menjelaskan bahwa arah luncuran awan panas masih dominan ke barat daya. Jalur ini mengarah ke hulu Sungai Krasak, salah satu alur yang selama ini dikenal rawan material vulkanik.

Menurut BPPTKG, fenomena awan panas guguran berkaitan erat dengan kondisi kubah lava yang belum stabil. Selama tekanan magma terus mendorong dari dalam, potensi guguran susulan masih terbuka.

Ini Belum Selesai

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Dengan kata lain, Merapi belum sepenuhnya “tenang”, meski belum menunjukkan tanda letusan besar.

Warga di Lereng Merapi Jadi Kelompok Paling Rentan

Peningkatan aktivitas ini langsung berdampak pada warga yang tinggal di sekitar lereng Merapi. BPPTKG kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di sektor selatan hingga barat daya gunung.

Guguran lava dan awan panas berpotensi mengalir melalui Sungai Boyong hingga sejauh lima kilometer. Sementara itu, aliran material vulkanik juga dapat mengikuti Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng dengan jarak luncur maksimal mencapai tujuh kilometer.

Di sektor tenggara, ancaman mengarah ke Sungai Woro dengan jarak maksimal tiga kilometer dan Sungai Gendol hingga lima kilometer. Jika Merapi memicu letusan eksplosif, lontaran material vulkanik bahkan bisa menjangkau radius tiga kilometer dari kawah.

Bagi warga, petani, dan pelaku aktivitas di kawasan ini, peringatan tersebut bukan sekadar angka, melainkan batas nyata antara aman dan berbahaya.

Otoritas Tegaskan Larangan Aktivitas di Zona Bahaya

BPPTKG menegaskan kembali larangan beraktivitas di zona potensi bahaya. Rahmat Widyo Laksono meminta masyarakat untuk mematuhi rekomendasi resmi demi keselamatan bersama.

“Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah potensi bahaya,” tegasnya.

Pemantauan intensif terus dilakukan bersama instansi terkait. BPPTKG juga meminta warga tidak terpancing isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, terutama di tengah derasnya arus kabar di media sosial.

Merapi Tak Pernah Benar-Benar Tidur

Aktivitas Merapi kembali mengingatkan bahwa hidup berdampingan dengan gunung api menuntut kesiapsiagaan tanpa jeda. Saat sebagian orang sibuk menutup tahun dengan liburan dan perayaan, warga di sekitar Merapi justru belajar membaca tanda-tanda alam.

Merapi mungkin belum meletus besar hari ini. Namun, setiap guguran awan panas adalah pesan jelas: alam selalu memberi peringatan masalahnya, apakah manusia cukup disiplin untuk mendengarkannya? @dimas

Tags: Awan PanasbencanaBencana AlamGunung MerapiKesiapsiagaanmerapisiagaStatus

Kamu Melewatkan Ini

Banjir Kiriman Lagi: Kenapa Warga Hilir Selalu Jadi Korban?

Banjir Kiriman Lagi: Kenapa Warga Hilir Selalu Jadi Korban?

by teguh
Mei 15, 2026

Pukul 01.30 WIB, sebagian warga Desa Kutorenon masih tertidur. Jalanan tampak lengang, sementara lampu rumah menyala redup di tengah malam...

300 Rumah Terendam Saat Warga Tidur: Banjir Lumajang Datang dari Hulu

300 Rumah Terendam Saat Warga Tidur: Banjir Lumajang Datang dari Hulu

by teguh
Mei 15, 2026

Saat sebagian besar warga masih tertidur lelap, air tiba-tiba masuk ke rumah-rumah di Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa...

Erupsi Gunung Dukono Tewaskan 3 Pendaki: Kebetulan atau Risiko yang Diabaikan?

Erupsi Gunung Dukono Tewaskan 3 Pendaki: Kebetulan atau Risiko yang Diabaikan?

by dimas
Mei 8, 2026

Erupsi Gunung Dukono yang menelan korban jiwa, termasuk dua warga negara Singapura, kembali membuka pertanyaan lama tentang kesiapsiagaan manusia dalam...

Next Post
Liburan, Diskon, dan Penipuan: Nataru Jadi Musim Panen Penjahat Siber

Liburan, Diskon, dan Penipuan: Nataru Jadi Musim Panen Penjahat Siber

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Mei 15, 2026

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Mei 15, 2026

“Sepatu Kekecilan” dan Tragedi Siswa SMK Samarinda yang Mengguncang Publik

Mei 15, 2026

300 Rumah Terendam Saat Warga Tidur: Banjir Lumajang Datang dari Hulu

Mei 15, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id