Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Maarten Paes ke Ajax: Sejarah Baru Sepak Bola Indonesia

by teguh
Januari 29, 2026
in Sports
A A
Home Reality Sports
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Sports – Suasana pecah di media sosial Rabu malam (28/01/2026). Nama Maarten Paes memenuhi timeline penggemar sepak bola Indonesia. Kabar dari jurnalis Fabrizio Romano menyebutkan Ajax Amsterdam resmi menyepakati transfer permanen Paes dari FC Dallas. Seketika, mimpi banyak penggemar sepak bola Indonesia terguncang seorang kiper tanah air akan segera tampil di salah satu panggung paling bergengsi Eropa.

Dari MLS ke Ajax: Lonjakan Karier

Sejak bergabung dengan FC Dallas pada 2022, Paes sudah tampil 144 kali, menunjukkan konsistensi dan ketenangan di bawah mistar. Kini, ia menatap Ajax Amsterdam, klub legendaris Belanda yang tak hanya menawarkan Liga Eredivisie, tapi juga pintu ke Liga Champions. Kontraknya disebut akan berlangsung hingga Juni 2029, menandai komitmen jangka panjang raksasa Amsterdam terhadap sang kiper 27 tahun ini.

Peluang Rekor untuk Indonesia

Jika transfer ini rampung, Maarten Paes berpotensi menorehkan sejarah pemain Indonesia pertama yang benar-benar mentas di Liga Champions dengan status WNI aktif. Sebelumnya, Kevin Diks sempat merasakan kompetisi elite ini, namun ia masih berstatus warga negara Belanda saat bermain. Paes, dengan cara ini, membuka bab baru untuk sepak bola nasional.

“Ini kesempatan besar. Bukan sekadar pindah klub, tapi kesempatan membuktikan kualitas Indonesia di level dunia,” ujar seorang pengamat sepak bola lokal. Kalimat ini mewakili euforia sekaligus tekanan yang kini melekat pada pundak Paes.

Ajax diuntungkan karena mendapatkan kiper matang usia dan berpengalaman. FC Dallas melepas pilar utama mereka, tapi mendapat kompensasi yang pantas. Sementara Indonesia? Publik dan timnas mendapat simbol nyata bahwa pemain tanah air bisa bersaing di level tertinggi Eropa.

Ini Belum Selesai

23 Atlet, 21 Medali: Jateng Unjuk Taring di IMC 2026

UFC Jadi Mimpi Gibran, Tapi Pengalaman Jadi Harga Mati

Lebih dari Sekadar Transfer

Lebih dari sekadar angka atau statistik, kabar ini punya makna yang lebih dalam. Paes membawa mimpi jutaan penggemar, terutama anak muda yang sejak kecil menatap layar TV menunggu kiprah pemain Indonesia di panggung global. Transfer ini juga menandai pergeseran sejarah Indonesia tidak lagi sekadar penonton di kancah Eropa, tapi bisa punya wakil yang bersaing di level tertinggi.

Paes harus membuktikan dirinya, menghadapi tekanan, dan merebut posisi utama di Ajax yang sarat talenta. Jika berhasil, setiap penyelamatan Paes di bawah mistar bukan hanya kemenangan bagi Ajax, tapi simbol bahwa Indonesia mampu bersaing, walau dimulai dari satu nama.

Dan bagi publik, ini pengingat manis kadang, sejarah besar lahir dari satu langkah berani atau satu transfer yang mengguncang timeline kamu. @teguh


Tags: BelandaJurnalisKlubLegendarisNasionalPemaintimelineTimnas

Kamu Melewatkan Ini

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Excerpt: Kartu Kredit Indonesia resmi meluncur. Bersamaan dengan itu, BI memperluas MDR QRIS 0% mulai 1 Oktober 2026 untuk transaksi...

RUU Perampasan Aset Mulai Ngebut. Bagaimana Realisasinya?

RUU Perampasan Aset Mulai Ngebut. Bagaimana Realisasinya?

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Prabowo meminta RUU Perampasan Aset dipercepat. DPR masih menjaring masukan publik. Tantangannya bukan cuma pengesahan, tetapi memastikan aset hasil kejahatan...

Kabar Media Lokal Dilarang Meliput Demo Ramai Dibahas, Apa Faktanya?

Kabar Media Lokal Dilarang Meliput Demo Ramai Dibahas, Apa Faktanya?

by eko
Agustus 7, 2026

Viral klaim pemerintah melarang media lokal meliput demonstrasi jelang HUT ke-81 RI. Penelusuran menunjukkan narasi tersebut tidak benar. Simak fakta...

Next Post
Saat Gen Z Bosan Digital, Kamera Instan Jadi Pelarian

Saat Gen Z Bosan Digital, Kamera Instan Jadi Pelarian

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id