Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Lima Penyidik KPK Jadi Kapolres, Ujian Integritas Dimulai di Daerah

by dimas
Januari 6, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melepas lima penyidiknya yang naik jabatan menjadi kepala kepolisian resor di sejumlah wilayah. Promosi ini bukan sekadar rotasi karier. Sebaliknya, langkah ini menandai dimulainya ujian integritas di level daerah.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada para penyidik tersebut. Menurutnya, pengalaman bertugas di KPK menjadi bekal penting untuk memimpin institusi kepolisian di wilayah.

“KPK menyampaikan selamat atas amanah baru yang diemban para penyidik yang dipercaya menjadi kapolres,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Selasa (6/1/2026).

Dari Ruang Penyidikan ke Lapangan

Selama bertugas di KPK, kelima penyidik ini bekerja dengan standar integritas tinggi. Mereka menangani perkara yang sarat kepentingan dan tekanan politik. Oleh karena itu, KPK berharap pola kerja tersebut tetap mereka terapkan di daerah.

Selain itu, jabatan kapolres memberi ruang strategis untuk memperkuat penegakan hukum. Kapolres berhadapan langsung dengan pelayanan publik, penanganan perkara, serta pengawasan penggunaan anggaran daerah. Dengan latar belakang antikorupsi, para pejabat ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Memperkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Di sisi lain, penempatan lima penyidik ini juga memperkuat kerja sama antarlembaga. Selama ini, KPK aktif melakukan koordinasi dan supervisi dengan aparat penegak hukum di daerah.

Melalui penugasan ini, KPK berharap pencegahan dan penindakan korupsi berjalan lebih efektif. Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah diharapkan semakin solid.

“Penguatan di daerah menjadi kunci. Dengan pengalaman di KPK, mereka diharapkan mampu membawa semangat antikorupsi ke lingkungan tugas masing-masing,” tambahnya.

Siapa Saja yang Dipromosikan

Adapun lima penyidik KPK yang kini menjabat sebagai kapolres adalah:

  1. Boy Jumalolo, Kapolres Tangerang Selatan, Banten
  2. Bayu Anuwar Sidiqie, Kapolres Situbondo, Jawa Timur
  3. Dikri Olfandi, Kapolres Magelang, Jawa Tengah
  4. Bagus Priandy, Kapolres Mandailing Natal, Sumatera Utara
  5. Hidayat Perdana, Kapolres Kuantan Singingi, Riau

Masing-masing wilayah memiliki tantangan yang berbeda. Misalnya, daerah perkotaan menghadapi tekanan ekonomi dan kriminalitas tinggi. Sementara itu, wilayah lain bergulat dengan persoalan tata kelola sumber daya dan pelayanan publik.

Harapan Publik dan Ujian Nyata

Bagi masyarakat, promosi ini membawa harapan baru. Publik berharap kehadiran kapolres berlatar belakang KPK mampu mendorong penegakan hukum yang bersih dan transparan.

Namun demikian, jabatan bukan tujuan akhir. Integritas para kapolres ini akan diuji di lapangan. Di tengah tarik-menarik kepentingan politik lokal, publik menanti satu hal sederhana apakah semangat antikorupsi benar-benar bekerja, atau justru berhenti di level slogan. @dimas

Tags: DaerahIntegritaskapolresKorupsi di IndonesiaKPKKriminal & HukumPenegakanReformasisinergi

Kamu Melewatkan Ini

Agus Salim: Ketika Kecerdasan Tidak Berujung pada Kekayaan

Agus Salim: Ketika Kecerdasan Tidak Berujung pada Kekayaan

by teguh
Juni 9, 2026

"Agus Salim, Orang tua yang sangat pintar ini seorang jenius dalam bidang bahasa, bicara, dan menulis dengan sempurna, paling sedikit...

Harley, Valas, dan Uang Rp145 Miliar: Jejak Korupsi Silmy Karim

Harley, Valas, dan Uang Rp145 Miliar: Jejak Korupsi Silmy Karim

by dimas
Juni 6, 2026

KPK menyita mobil sport, Harley, perhiasan, dan valas dari rumah Silmy Karim. Penyidik menelusuri dugaan korupsi izin tinggal WNA senilai...

Rel Uang di Balik Rel Kereta: Ketika Proyek Negara Jadi Jalur Fee Elite

Rel Uang di Balik Rel Kereta: Proyek Negara Jadi Jalur Fee Elite?

by teguh
Mei 29, 2026

Rel kereta seharusnya membawa orang sampai tujuan. Namun dalam kasus dugaan korupsi proyek jalur kereta di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA)...

Next Post
Tunggal Eka, Lagu yang Cocok Buat yang Sudah Capek Cari-cari

Tunggal Eka, Lagu yang Cocok Buat yang Sudah Capek Cari-cari

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id