Lima jenazah kembali ditemukan dari KM Virgo Transport 8. Hingga hari ke-17, 64 korban masih dicari tim SAR di Laut Jawa.
Tabooo.id: Banjarmasin – Laut Jawa belum mengembalikan seluruh penumpang KM Virgo Transport 8.
Memasuki hari ke-17 pencarian, Selasa, 29 September 2026, tim SAR masih menyisir lokasi tenggelamnya kapal. Sehari sebelumnya, penyelam menemukan lima jenazah di dalam badan kapal.
Temuan itu menambah jumlah korban yang berhasil ditemukan. Basarnas mencatat 179 orang dari total 243 orang dalam manifes.
Sebanyak 108 orang selamat. Sebanyak 71 orang meninggal dunia. Sementara itu, 64 korban masih dalam pencarian.
Lima Jenazah dari Dalam Bangkai Kapal
Tim SAR menemukan lima jenazah melalui tiga sorti penyelaman pada Senin, 28 September 2026.
Penyelaman berlangsung sejak pagi hingga sore. Personel Basarnas Special Group, TNI AL, dan potensi SAR ikut dalam operasi tersebut.
Tim kemudian membawa empat jenazah ke KRI Gusti Ngurah Rai. Satu jenazah lainnya masuk ke KN SAR Purworejo.
Helikopter TNI AL dan Basarnas lalu membawa kelima jenazah menuju Banjarmasin. Petugas selanjutnya menyerahkan seluruh korban kepada RS Bhayangkara Banjarmasin untuk proses identifikasi.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan setiap temuan lahir dari kerja bersama seluruh unsur SAR.
“Setiap korban yang berhasil ditemukan adalah hasil dari kerja keras, ketelitian, dan sinergi seluruh unsur SAR. Kami akan terus melakukan pencarian secara maksimal dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia.”
Pencarian di dalam kapal pun belum berhenti. Bangkai KM Virgo Transport 8 masih menjadi salah satu titik penting dalam operasi.
Bangkai Kapal Masih Menyimpan Jawaban
Kondisi badan kapal membuat penyelam menghadapi ruang gerak yang terbatas. Posisi kapal yang miring dan tidak stabil juga membatasi akses ke sejumlah bagian.
Karena itu, setiap penyelaman membutuhkan ketelitian.
Penyelam tidak hanya mencari korban. Mereka juga harus membaca kondisi bangkai kapal dan menentukan jalur yang aman.
Namun, operasi tidak hanya berlangsung di bawah laut.
Basarnas memperluas pencarian ke wilayah pesisir Kalimantan Tengah. Tim menyisir Seruyan dan Sukamara setelah menemukan 18 jenazah di wilayah tersebut.
Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan seluruh unsur SAR ikut bergerak.
“Di Kalimantan Tengah menggelar operasi SAR. Jadi semua personel diturunkan, digerakkan, dan mulai dari kemarin sudah menyisir wilayah Kalimantan Tengah, khususnya di daerah pesisir.”
Basarnas juga menggandeng polisi, TNI, masyarakat pesisir, dan nelayan.
Tim menyebarkan informasi kepada kapal-kapal yang melintas. Basarnas juga mengaktifkan mayday broadcast melalui Vessel Traffic Services atau VTS.
Langkah itu penting karena arus laut dapat membawa korban menjauh dari titik tenggelam.
Pencarian Kini Mengejar Jejak
KM Virgo Transport 8 tenggelam di Laut Jawa pada 13 September 2026 saat menjalani pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Sejak saat itu, operasi SAR terus berkembang.
Awalnya, tim berfokus pada lokasi kapal tenggelam. Kemudian, pencarian meluas ke perairan dan pesisir Kalimantan Tengah.
Temuan lima jenazah pada hari ke-16 kembali mengarahkan perhatian ke bangkai kapal. Pada saat yang sama, tim tetap menyisir wilayah pesisir.
Artinya, tim SAR kini mengejar dua kemungkinan.
Sebagian korban mungkin masih berada di dalam kapal. Sebagian lainnya bisa saja terbawa arus menuju wilayah pesisir.
Pola pencarian itu membuat operasi tidak bisa hanya bergantung pada satu metode.
Penyelam bekerja di bawah laut. Kapal menyisir perairan. Tim darat memantau pesisir. Nelayan ikut membantu memberikan informasi.
Semua bergerak untuk satu tujuan menemukan korban yang masih hilang.
Hari ke-17, Angka Belum Menutup Cerita
Basarnas memperpanjang operasi pencarian selama tujuh hari dan melakukan evaluasi berkala untuk menentukan langkah berikutnya.
Namun, bagi keluarga korban, waktu tidak berjalan seperti angka dalam laporan operasi.
Satu korban yang ditemukan berarti satu keluarga memperoleh kepastian.
Sebaliknya, 64 korban yang masih hilang berarti masih ada 64 penantian.
Di titik ini, angka kehilangan berubah menjadi persoalan kemanusiaan.
Ada keluarga yang sudah menerima kabar duka. Ada pula yang masih menunggu nama keluarganya masuk dalam daftar korban yang berhasil ditemukan.
Karena itu, pencarian hari ke-17 bukan sekadar lanjutan operasi teknis.
Tim SAR sedang mengejar kepastian.
Laut Belum Mengakhiri Cerita
Hingga pembaruan Basarnas pada 28 September, sebanyak 179 orang sudah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 108 orang selamat dan 71 orang meninggal dunia. Sebanyak 64 orang masih dalam pencarian dari total 243 orang dalam manifes.
Tim masih menyisir bangkai kapal. Tim lain bergerak di perairan dan pesisir Kalimantan Tengah.
Operasi juga melibatkan jaringan masyarakat dan kapal-kapal yang melintas di jalur kejadian.
Semua upaya itu menunjukkan satu hal: pencarian belum selesai.
Laut mungkin menyimpan bangkai KM Virgo Transport 8.
Tetapi bagi keluarga korban, yang mereka tunggu bukan sekadar temuan.
Mereka menunggu kepastian. @dimas








