Sabtu, September 26, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Banjir Bandang Solok Belum Usai, SAR Masih Cari Korban Hilang

by dimas
September 23, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality Regional
Share on Facebook
Share on Twitter
Banjir bandang Solok memasuki hari ketiga. SAR memperluas pencarian korban hilang Agus Ral dengan menyisir tiga sektor menggunakan 120 personel.

Tabooo.id: Solok – Hari ketiga pencarian korban galodo di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, belum membawa titik akhir. Tim SAR gabungan masih mencari Agus Ral, 59 tahun, yang hingga Rabu, 23 September 2026, belum ditemukan.

Tim SAR kini memperluas pencarian ke sejumlah lokasi yang dinilai memiliki kemungkinan menjadi titik keberadaan korban. Lumpur tebal, kayu, dan material longsor masih memenuhi sejumlah area.

Kasi Operasi Kantor SAR Padang, Hendri, mengatakan tim membagi pencarian ke tiga sektor utama.

Sektor pertama berada di belakang Kantor Bupati Solok. Tim menemukan beberapa titik yang perlu mendapat pemeriksaan lebih lanjut.

Sektor kedua mencakup area sekitar gorong-gorong Jembatan Baru. Material longsor memenuhi bagian tersebut sehingga tim harus membuka kembali jalur pencarian.

Ini Belum Selesai

FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia 2-0 Singapura, 90 Menit Mengubah Cerita di GBK

Bapenda Solo Gratiskan Soto bagi Warga yang Bayar Pajak

Sektor ketiga berada di kawasan perumahan Griya Harasuka. Tim juga memeriksa area itu karena aliran galodo membawa material dalam jumlah besar.

Lumpur Menutup Jejak

Medan pencarian tidak sederhana. Lumpur menutup sejumlah permukaan. Kayu dan material lain juga bercampur dengan endapan banjir.

Kondisi itu membuat tim harus bekerja secara bertahap. Mereka tidak hanya menyisir permukaan. Tim juga membuka material yang menutup titik-titik yang mereka anggap penting.

Sekitar 120 personel gabungan terlibat dalam operasi tersebut. Tim memanfaatkan drone thermal untuk memetakan area yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Alat berat juga membantu tim membuka timbunan material. Penggunaan alat tersebut menjadi penting karena beberapa titik memiliki endapan yang cukup tebal.

Hendri mengatakan tim terus mengoptimalkan pencarian. Hingga saat ini, petugas belum menghadapi hambatan berarti di lapangan.

Namun, waktu terus bergerak.

Bagi tim SAR, pencarian harus mengikuti pola medan dan kondisi material. Bagi keluarga Agus Ral, setiap jam membawa penantian yang berbeda.

Ketika Air Surut, Bencana Belum Selesai

Galodo memang telah meninggalkan aliran utama. Namun, dampaknya masih tertinggal di daratan.

Lumpur menyimpan material yang terbawa arus. Kayu menumpuk di sejumlah lokasi. Endapan juga mengubah bentuk medan yang sebelumnya dikenal warga.

Situasi itu membuat pencarian korban tidak cukup hanya dengan menyusuri jalur aliran air.

Tim harus membaca kembali jejak yang ditinggalkan galodo.

Di titik tertentu, jejak itu muncul melalui timbunan kayu. Di tempat lain, lumpur menutup seluruh permukaan. Karena itu, setiap sektor membutuhkan pendekatan berbeda.

Pencarian Agus Ral akhirnya tidak hanya menjadi operasi menemukan satu orang. Operasi ini juga menunjukkan bagaimana galodo mengubah ruang dalam waktu singkat.

SAR Minta Warga Melapor

Kantor SAR Padang mengingatkan warga untuk segera melapor jika memiliki anggota keluarga yang hilang.

Khususnya, warga perlu melapor jika kerabat mereka berada di sekitar jalur drainase saat galodo terjadi dan hingga kini belum kembali.

Informasi dari warga dapat membantu tim mempersempit area pencarian. Setiap laporan juga dapat menjadi petunjuk untuk membaca pergerakan korban sebelum bencana.

Hingga hari ketiga, Agus Ral masih menjadi satu-satunya korban yang tercatat hilang dalam pencarian tersebut.

Tim SAR gabungan masih bergerak di tiga sektor. Drone terus memetakan area. Alat berat membuka material. Personel menyisir titik yang dianggap memiliki kemungkinan.

Air memang sudah surut.

Tetapi bagi keluarga Agus Ral, penantian belum selesai. @dimas

Tags: Banjir BandangBanjir Bandang SolokPencarian KorbanSolokTim SAR

Kamu Melewatkan Ini

Banjir Bandang Solok: 12 Kantor Rusak, Hulu Gunung Talang Disorot

Banjir Bandang Solok: 12 Kantor Rusak, Hulu Gunung Talang Disorot

by teguh
September 23, 2026

Banjir bandang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin malam, 21/09/2026. Material lumpur, batu, kayu, dan air menerjang permukiman...

Empat Jenazah Ditemukan, Pencarian Korban Virgo 8 Berlanjut

Empat Jenazah Ditemukan, Pencarian Korban KM Virgo 8 Berlanjut

by dimas
September 22, 2026

Empat jenazah kembali ditemukan dalam pencarian KM Virgo Transport 8. Tim SAR terus mencari korban dan mengidentifikasi jenazah yang ditemukan....

Hari Kesembilan, Tim SAR Persempit Pencarian Jurnalis Hilang

Hari Kesembilan, Tim SAR Persempit Pencarian Jurnalis Hilang

by dimas
September 16, 2026

Hari kesembilan pencarian jurnalis hilang di Selat Sunda, Tim SAR mempersempit area operasi berdasarkan pemodelan SARMAP, arus, gelombang, dan angin....

Next Post
Jabatan Publik: Pengabdian, Kekuasaan atau Risiko Hukum?

Jabatan Publik: Pengabdian, Kekuasaan atau Risiko Hukum?

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id