Jumat, Mei 15, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Letto Siap Getarkan Royal Surakarta Wellness Festival 2025 di Balekambang

by dimas
Mei 8, 2026
in Culture, Musik
A A
Home Culture
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Musik – Surakarta lagi-lagi punya cara elegan buat ngajak warganya “bernapas lebih pelan.” Bukan lewat spanduk motivasi atau kampanye hidup sehat di lampu merah, tapi lewat musik, yoga, dan tawa yang nyatu di satu panggung, Royal Surakarta Wellness Festival (RSWF) 2025.

Dan kabar baiknya yang bakal buka festival ini bukan sembarang band nostalgia.
Letto, band asal Yogyakarta yang sempat bikin anak 2000-an menatap langit sambil mikir “hidup tuh harusnya sesederhana lirik Ruang Rindu.”

Mereka resmi jadi bintang pembuka Opening Ceremony RSWF 2025 pada 1 November di Taman Balekambang.
Bayangkan: udara sore, pepohonan tua, dan suara Noe melantunkan “Kau datang dan pergi, oh, begitu saja…” campuran antara healing dan flashback yang manis-getir.

Letto Siap Getarkan Royal Surakarta Wellness Festival 2025 di Balekambang

Musik, Makna, dan Keseimbangan

Menurut panitia, Letto dipilih bukan cuma karena nostalgia. Musik mereka dianggap mewakili semangat festival: menyeimbangkan tubuh, pikiran, dan emosi.
“Musik Letto itu tenang, tapi penuh makna. Pas banget buat momen reflektif di tengah hiruk pikuk kota,” ujar perwakilan RSWF kepada Tabooo.id.

Tiket Presale 1 cuma Rp35.000.
Harga yang cukup ramah untuk tiga hal sekaligus, Nostalgia, Healing, Dan pelukan batin yang mungkin kamu butuh tapi malu ngaku.

Ini Belum Selesai

Orang-Orang di Persimpangan Kiri Jalan: Apa Isi Buku Ini?

Kok Bisa Makanan Korea Lebih Viral daripada Kuliner Nusantara?

Kuota terbatas, dan link-nya sudah dibuka lewat bit.ly/OpeningWIWwithLettoBand.
Kalau kamu berpikir “nanti aja deh,” siap-siap menyesal karena tiketnya bakal melayang duluan.

Bukan Sekadar Konser, Tapi Ruang Pulih

Festival ini bukan cuma tentang Letto dan musik.
RSWF juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal melalui program “Calling for Tenant.”
Panitia mengundang tenant kuliner, kriya, fashion, hingga produk wellness buat ikut memeriahkan pesta.

Pendaftaran dibuka lewat bit.ly/RSWFBERNIAGA, dan info lengkap bisa ditanya langsung ke 0822 6434 7559.
Jadi, kalau kamu punya usaha lilin aromaterapi, minuman herbal, atau gelang afirmasi bertuliskan “aku tenang, aku kuat,” inilah panggungmu.

Selain konser dan bazar, pengunjung juga bakal dapet akses gratis ke area Taman Balekambang, aktivitas wellness, dan pengalaman nonton langsung Letto.
Konsepnya sederhana: bikin orang bahagia tanpa harus pergi jauh-jauh buat healing.

Wellness for Everyone

Tahun ini, RSWF hadir dengan tema “Wellness for Everyone.”
Bukan sekadar tagline, tapi pengingat bahwa gaya hidup sehat itu seharusnya bisa diakses semua orang bukan cuma yang rajin ke gym atau punya membership spa.

Banyak dari kita baru inget “wellness” waktu burnout udah numpang tidur di kepala.
Padahal, tubuh dan pikiran butuh ruang istirahat sebelum semesta memaksa berhenti.

Festival kayak RSWF jadi napas segar di tengah dunia yang serba cepat.
Sebuah pengingat lembut bahwa sehat itu nggak cuma tentang jantung dan kalori, tapi juga tentang memberi ruang untuk diam, tertawa, dan pulih.

Dari Ruang Rindu ke Ruang Pulih

Mungkin nanti di Balekambang, saat Letto nyanyi Sebelum Cahaya, kita bakal sadar satu hal: bahwa wellness bukan sekadar tren, tapi bentuk perlawanan lembut terhadap dunia yang terlalu bising.

Dan siapa tahu, di antara denting gitar dan aroma kopi festival, kita nggak cuma nemu Letto di panggung tapi juga versi diri yang lebih tenang di dalam kepala sendiri. @dimas

Tags: Surakarta

Kamu Melewatkan Ini

Becak Tidak Mati. Mereka Hanya Disembunyikan.

Becak Tidak Mati: Mereka Hanya Disembunyikan

by jeje
Mei 6, 2026

Pagi belum benar-benar terang ketika Slamet mengayuh becaknya pelan di sudut kota. Roda tuanya berderit kecil. Tangannya kasar. Punggungnya sedikit...

Bukan Skill, Tapi Kepatuhan: Cara Baru Sistem Memilih Manusia

Bukan Skill, Tapi Kepatuhan: Cara Baru Sistem Memilih Manusia

by jeje
Mei 1, 2026

Kita selalu percaya pengalaman adalah kunci. Tapi di sini, tidak ada yang bertanya kamu sudah sejauh apa belajar. Sistem hanya...

Ikuti Aturan atau Ikut Ego: Kamu di Kubu Mana?

Ikuti Aturan atau Ikut Ego: Kamu di Kubu Mana?

by jeje
Mei 1, 2026

Kita sering bilang dunia kerja butuh orang pintar. Tapi kalau kamu diminta diam tanpa alasan, kamu masih mau ikut? Atau...

Next Post
Prabowo: “Kita Mau Zero Error.” Tentang Ambisi Menyempurnakan Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo Ambisi Menyempurnakan Program Makan Bergizi Gratis

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Sepatu Kekecilan Itu Membunuh? Tragedi Siswa SMK Samarinda Bikin Publik Tersentak

“Sepatu Kekecilan” dan Tragedi Siswa SMK Samarinda yang Mengguncang Publik

Mei 15, 2026

Judol Memburu Anak-anak: 80 Ribu Bocah di Bawah 10 Tahun Terpapar

Mei 15, 2026

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Mei 15, 2026

Pemerintah Tak Melarang Pesta Babi, Tapi Mengapa Nobar Mahasiswa Tetap Dihentikan?

Mei 14, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id