Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Ledakan Petasan Hancurkan Rumah dan Menelan Korban Jiwa di Situbondo

by dimas
Februari 18, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, berubah menjadi zona chaos Rabu (18/2/2026) pagi. Ledakan dahsyat dari bubuk petasan mengguncang lingkungan, membakar rumah, dan menelan korban. Asap tebal mengepul dari puing-puing bangunan, sementara warga berteriak panik mencari anggota keluarga mereka yang tertimpa reruntuhan.

Petugas kepolisian segera turun tangan. Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, memimpin olah tempat kejadian perkara.

“Benar, saya masih melakukan olah TKP. Pengecekan belum selesai,” ujar Agung.

Korban dan Luka yang Ditinggalkan

Peristiwa ini menelan satu nyawa dan melukai enam orang lainnya. Supriadi (55) meninggal dunia seketika, sementara Kulsum (60) mengalami patah kaki kanan. Samsul (22), Riko (25), Fais (20), Abdur (15), dan Fino (15) menderita luka bakar di berbagai tingkat. Semua korban kini mendapatkan perawatan intensif di RSUD Asembagus.

Warga yang selamat menyaksikan lima rumah hancur, reruntuhan bergelimpangan dan memisahkan keluarga dari harta benda mereka. Bau asap dan debu petasan menyengat, menambah ketegangan. Anak-anak menutup wajah mereka, sementara tetangga berlarian membantu evakuasi.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Pihak kepolisian tetap berjaga ketat hingga sore hari. Mereka khawatir masih ada bubuk petasan yang bisa meledak kapan saja. Tim penjinak bom dari Brimob dipanggil untuk memastikan keamanan.

“Kami akan memeriksa sisa bubuk dan mengamankan lokasi agar tidak ada korban tambahan,” tambahnya.

Warga Menanggung Risiko dan Kerugian

Kejadian ini tidak hanya menimbulkan korban fisik, tetapi juga kerugian materiil besar. Rumah-rumah hancur, barang-barang habis terbakar, dan keluarga kehilangan tempat tinggal sementara. Mereka yang sebelumnya hidup tenang kini menghadapi trauma psikologis dan ketidakpastian.

Para tetangga dan relawan bergotong-royong mengevakuasi barang yang bisa diselamatkan. Namun, rasa takut tetap membayangi. Setiap suara keras memicu ingatan akan ledakan yang menelan nyawa dan mengubah pagi yang biasa menjadi tragedi.

Refleksi dan Sindiran Ringan

Di tengah tumpukan puing dan bau asap, satu pertanyaan muncul mengapa praktik penyimpanan bubuk petasan di lingkungan padat masih terjadi? Seorang warga menghela napas, “Seolah kita menunggu ledakan berikutnya.”

Tragedi ini menjadi pengingat keras bahwa satu detik lengah, satu bahan mudah meledak, dan satu keputusan nekat dapat mengubah hidup banyak orang. Di Situbondo, pagi yang biasa kini berubah menjadi pelajaran hidup yang pahit keamanan masyarakat tidak boleh menjadi taruhan. @dimas

Tags: BrimobDaruratEvakuasiKeamanan NegarakorbanLedakanmasyarakatmeledakPetasanRumahTerdampakTrauma

Kamu Melewatkan Ini

Ketika Celurit Naik Kelas: Dari Ladang Madura ke Layar Hollywood

Ketika Celurit Naik Kelas: Dari Ladang Madura ke Layar Hollywood

by teguh
Mei 5, 2026

Awalnya terlihat biasa. Namun, saat kamu perhatikan lebih lama, frame itu terasa janggal. Joe Taslim berdiri rapi, tenang, dan percaya...

Satu Laporan ke Puluhan Korban: Skandal Pesantren Pati yang Belum Tuntas

Satu Laporan ke Puluhan Korban: Skandal Pesantren Pati yang Belum Tuntas

by teguh
Mei 1, 2026

Kasus dugaan kekerasan seksual di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Pati belum juga menemukan titik terang. Laporan yang muncul sejak...

Mereka Tidak Hidup Bebas. Mereka Hanya Belajar Tidak Mati

Mereka Tidak Hidup Bebas. Mereka Hanya Belajar Tidak Mati

by Waras
April 27, 2026

Pagi datang seperti biasa. Matahari naik, orang-orang keluar rumah, kehidupan berjalan. Tapi di beberapa sudut El Salvador, ada satu hal...

Next Post
Ketua BEM UGM Diteror Usai Kritik Prabowo, Pemerintah Bantah Terlibat

Mahasiswa BEM UGM Menolak Diam di Tengah Ancaman

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id