Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Lebih dari Media, Tabooo Network Indonesia Memihak yang Rentan

by dimas
Februari 10, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Tabooo Network Indonesia menggelar bakti sosial berupa santunan bagi anak yatim di Kelurahan Winongo, Kecamatan Mangunharjo, Kota Madiun, Selasa (10/2/2026) sore. Kegiatan ini menargetkan anak-anak yang terdampak langsung tekanan ekonomi keluarga.

Lima anak yatim menerima bantuan sebagai bentuk kepedulian sosial di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih bagi kelompok rentan.

CEO Tabooo Network Indonesia, Jeje, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Plt Lurah Winongo Dian Puspita, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum Wija Purwa Adhiguna, jajaran perangkat Kalurahan Winongo, serta tim Tabooo Network Indonesia juga ikut hadir.

Kehadiran mereka memperkuat semangat kolaborasi untuk membangun solidaritas sosial di tingkat lokal.

Tidak Ada yang Berjalan Sendiri

Jeje menyampaikan bahwa bakti sosial ini menjadi pengingat pentingnya saling menopang dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menambahkan, anak-anak yatim paling merasakan dampak keterbatasan ekonomi keluarga.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

“Dalam kehidupan ini, tidak ada yang berjalan sendiri. Kita saling membutuhkan, saling menguatkan, dan saling berbagi, sekecil apa pun yang bisa kita berikan,” ujarnya.

Kepedulian Nyata bagi Warga

Plt Lurah Winongo Dian Puspita mengapresiasi inisiatif Tabooo Network Indonesia. Ia menilai kegiatan ini memberi dampak nyata bagi warga, khususnya anak-anak yatim.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan Tabooo Network Indonesia. Bantuan ini sangat berarti dan memberi manfaat nyata bagi anak-anak yatim di Desa Winongo,” kata Dian.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum Kalurahan Winongo, Wija Purwa Adhiguna, ia menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan. Ia menilai kehadiran Tabooo Network Indonesia membawa dampak sosial positif bagi anak-anak yatim.

“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Tabooo Network Indonesia atas perhatian dan kepedulian yang diberikan,” ujar Wija.

Anak Yatim di Tengah Tekanan Biaya Hidup

Jeje mengakui nilai bantuan yang diberikan tidak besar, namun ia berharap bantuan tersebut meringankan kebutuhan dasar sekaligus memberi dorongan moral bagi anak-anak penerima.

Anak yatim kerap berada di posisi paling rentan. Biaya pendidikan dan kebutuhan hidup terus meningkat, sementara dukungan ekonomi keluarga terbatas.

Kegiatan ini menegaskan bahwa perlindungan kelompok rentan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Peran sektor swasta dan komunitas menjadi pelengkap penting untuk memperkuat jaring pengaman sosial, terutama di tingkat desa.

Kolaborasi semacam ini membuka ruang partisipasi lebih luas dalam pembangunan sosial.

Kesejahteraan Tidak Hanya Soal Angka

Tabooo Network Indonesia menyerahkan bantuan langsung kepada Rifdan Rahmadhani (15), Fransisco Arya Prasetya (12), Azha Zainal (7) dan Azahra (5). Bantuan mencakup dua unit sepeda untuk sekolah, perlengkapan tidur, dan kebutuhan dasar lainnya.

Penyaluran langsung memastikan bantuan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi anak-anak penerima.

Di tengah narasi besar pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, kegiatan ini kembali mengingatkan bahwa perhatian terhadap kelompok paling rentan masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Kesejahteraan tidak hanya soal angka, tetapi juga soal empati dan keberpihakan sosial. @dimas

Tags: AnakBantuanKepedulianKesejahteraanmadiunPendidikanSolidaritasSosialTabooo Network Indonesia

Kamu Melewatkan Ini

Berani Speak Up di Depan Juri: Sikap Kritis atau Tanda Mental Anak Makin Sehat?

Berani Speak Up di Depan Juri: Sikap Kritis atau Tanda Mental Anak Makin Sehat?

by teguh
Mei 13, 2026

Sebuah video membuat publik berhenti scroll. Bukan karena keributan. Bukan juga karena drama panggung lomba. Publik justru menyorot keberanian seorang...

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

by Tabooo
Mei 11, 2026

Bagus Panuntun diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Dari luar, ini...

Video Bea Cukai: Fakta atau Framing yang Keburu Meledak?

Video Bea Cukai: Fakta atau Framing yang Keburu Meledak?

by teguh
Mei 9, 2026

Video berdurasi 22 detik memicu gelombang opini di media sosial. Dua petugas berseragam Bea Cukai mendatangi Warung Madura pada malam...

Next Post
Di Balik Kekayaan Emas, Desa Tetap Bergulat dengan Kemiskinan

Di Balik Kekayaan Emas, Desa Tetap Bergulat dengan Kemiskinan

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id