Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kronologi Tragis Pendaki Cewek Tewas Disambar Petir di Gunung Merbabu

by Anisa
Desember 26, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Gunung kembali menelan korban. Kali ini, Gunung Merbabu merenggut nyawa Mella Irawanti Kusuma (22). Pendaki muda itu meninggal setelah petir menyambar jalur Suwanting, Kamis (25/12). Peristiwa ini penting karena sekali lagi menegaskan satu pesan keras: cuaca gunung tidak pernah bisa diajak kompromi.

Pagi itu, rombongan open trip yang terdiri dari 11 pendaki dan dua porter tiba di Basecamp Suwanting sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, cuaca tampak bersahabat. Langit cerah. Rencana pendakian berjalan sesuai jadwal. Namun, seperti biasa, gunung menyimpan kejutan.

Seiring waktu, rombongan terus melangkah hingga sore hari. Kemudian, sekitar pukul 16.01 WIB, situasi berubah drastis. Salah satu porter langsung melaporkan keadaan darurat melalui HT. Petir menyambar salah satu pendaki di sekitar HM Pal 26–27. Petugas Taman Nasional Gunung Merbabu segera menerima laporan tersebut dan langsung berkoordinasi.

Tak lama kemudian, tim gabungan bergerak cepat menuju lokasi. Polisi, TNI, Basarnas, petugas taman nasional, serta relawan lokal menyusuri jalur dengan medan terjal. Sementara itu, cuaca buruk mulai menghambat. Hujan turun deras. Kabut menutup pandangan. Meski begitu, tim tetap memaksa jalan demi mencapai korban.

Sekitar pukul 18.14 WIB, tim SAR tiba di titik kejadian. Di sana, mereka menemukan Mella sudah tidak bernyawa. Selanjutnya, tim mengevakuasi korban dengan sangat hati-hati. Jalur licin dan malam yang turun membuat risiko semakin besar.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Akhirnya, pada pukul 22.00 WIB, tim berhasil membawa jenazah ke Basecamp Suwanting. Setelah itu, ambulans segera membawa korban ke RSUD Muntilan untuk pemeriksaan medis. Bersamaan dengan proses tersebut, pihak taman nasional langsung menghubungi keluarga. Saat itu juga, rencana liburan berubah menjadi kabar duka.

Jumat dini hari, keluarga korban tiba di rumah sakit. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan. Pada pukul 02.15 WIB, petugas menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Nganjuk, Jawa Timur.

Mella dikenal sebagai pendaki perempuan asal Berau, Kalimantan Timur. Usianya baru 22 tahun. Namun, perjalanannya di gunung berakhir terlalu cepat.

Kasus ini bukan sekadar tragedi pribadi. Sebaliknya, ini peringatan keras bagi semua pendaki. Cuaca ekstrem kini makin sulit diprediksi. Karena itu, gunung tidak pernah ramah pada kelalaian. Pada akhirnya, persiapan matang, disiplin jalur, dan keberanian untuk turun tepat waktu bisa menjadi pembeda antara pulang membawa cerita atau pulang dalam peti. (red)

Tags: gunungpendakipendakianSAR

Kamu Melewatkan Ini

Banjir Bandang Solok: 12 Kantor Rusak, Hulu Gunung Talang Disorot

Banjir Bandang Solok: 12 Kantor Rusak, Hulu Gunung Talang Disorot

by teguh
September 23, 2026

Banjir bandang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin malam, 21/09/2026. Material lumpur, batu, kayu, dan air menerjang permukiman...

KM Virgo Tenggelam: 3 Jenazah Ditemukan, 126 Masih Hilang

KM Virgo Tenggelam: 3 Jenazah Ditemukan, 126 Masih Hilang

by dimas
September 19, 2026

KM Virgo Tenggelam di Laut Jawa. Tiga jenazah ditemukan, sementara 126 korban masih hilang dalam operasi pencarian dan penyelamatan. Tabooo.id...

Sinyal Telepon Ada, Manusianya Belum: Misteri 8 Orang Hilang di Selat Sunda

Sinyal Telepon Ada, Manusianya Belum: Misteri 8 Orang Hilang di Selat Sunda

by teguh
September 13, 2026

Sinyal telepon ada memberi satu petunjuk penting dalam pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang di perairan Selat...

Next Post
Sejarah Tersembunyi: Jepang Mengadopsi Galatama Indonesia

Sejarah Tersembunyi: Jepang Mengadopsi Galatama Indonesia

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id