Minggu, Juni 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Klaim MBG Diganti Uang Tunai oleh Purbaya, Benarkah?

by eko
Desember 13, 2025
in Check
A A
Home Check
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Check – Media sosial kembali memunculkan narasi yang terdengar solutif sekaligus menggugah. Kali ini, sebuah ilustrasi yang menampilkan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ramai menyebar di Facebook. Unggahan itu mengklaim Purbaya meminta izin kepada Presiden Prabowo untuk mengganti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan bantuan uang tunai yang langsung diberikan kepada siswa.

Pengunggah juga menambahkan sederet “keuntungan” dalam narasinya. Ia menyebut makanan tak akan terbuang sia-sia, orang tua bisa menyesuaikan selera anak, penggunaan anggaran lebih transparan, bahkan risiko korupsi bisa ditekan. Sekilas, klaim ini terdengar logis bahkan terasa pro-rakyat.

Namun, logis tidak selalu berarti benar.

Klaim

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan kepada Presiden Prabowo agar pemerintah mengganti Program MBG dengan uang tunai untuk siswa.

Fakta

Kementerian Keuangan membantah klaim tersebut.

Ini Belum Selesai

Malam Satu Suro: Horor atau Sekadar Mitos?

Benarkah Genjer-Genjer adalah Lagu PKI? Cek Faktanya

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, menegaskan bahwa Menteri Keuangan tidak pernah mengusulkan penggantian Program Makan Bergizi Gratis menjadi bantuan uang tunai. Ia menyebut informasi yang beredar di media sosial sebagai hoaks dan menegaskan bahwa narasi tersebut tidak berasal dari pernyataan resmi pemerintah.

Analisis: Mengapa Banyak yang Terkecoh?

Hoaks ini memanfaatkan pola yang sering muncul di media sosial.
Pertama, pembuat konten memakai ilustrasi tokoh negara untuk membangun kesan resmi.
Kedua, mereka menyusun narasi dengan argumen yang terdengar rasional sehingga publik menurunkan kewaspadaan.
Ketiga, mereka mengangkat ide yang tampak pro-rakyat, sehingga banyak orang tergoda untuk langsung membagikannya.

Masalahnya, ilustrasi tidak pernah mewakili kebijakan. Selain itu, argumen yang terasa masuk akal tidak otomatis mencerminkan keputusan negara. Saat orang mencampur opini dengan klaim seolah-olah pernyataan resmi, batas antara wacana publik dan fakta pun menjadi kabur.

Kesimpulan

Masyarakat berhak berdiskusi dan mengkritik kebijakan publik. Namun, menyamakan ilustrasi atau narasi viral dengan keputusan resmi justru berpotensi menyesatkan.

Di era media sosial, informasi palsu tidak selalu hadir dengan nada provokatif. Justru, hoaks sering datang dengan bahasa paling masuk akal.

👉 Sebelum membagikan, pastikan kebenarannya—biar tidak ikut menyebarkan dosa digital. @eko

Tags: Makan Bergizi GratisMBGMenkeuprabowopurbaya

Kamu Melewatkan Ini

MBG Libur Sekolah, Anak Tenang, Pengusaha Kepanasan

MBG Libur Sekolah, Anak Tenang, Pengusaha Kepanasan

by dimas
Juni 21, 2026

BGN menghentikan MBG selama libur sekolah demi menghemat Rp3 triliun. Anak tenang, tetapi pengusaha dan mitra SPPG menilai kebijakan itu...

DPR dan Pemerintah Terlalu Dekat? Mahasiswa Soroti Fungsi Pengawasan yang Hilang

DPR dan Pemerintah Terlalu Dekat? Mahasiswa Soroti Fungsi Pengawasan yang Hilang

by teguh
Juni 20, 2026

Ribuan mahasiswa mendatangi Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (19/06/2026). Mereka membawa satu kegelisahan yang kini makin keras terdengar karena...

Investor MBG Geruduk BGN, Dapur Miliaran Masih Menganggur

Investor MBG Geruduk BGN, Dapur Miliaran Masih Menganggur

by dimas
Juni 9, 2026

Investor dapur MBG di wilayah 3T mendatangi BGN setelah menggelontorkan miliaran rupiah. Mereka menuntut kepastian operasional dapur yang belum berjalan....

Next Post
Malioboro Siang, Sarkem Malam: Realita Abu-Abu Kota Pelajar

Malioboro Siang, Sarkem Malam: Realita Abu-Abu Kota Pelajar

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id