Kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026, sekitar pukul 20.57 WIB. Insiden ini melibatkan Kereta Commuter Line (KRL) dan KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek.
Tabooo.id: Regional – Kecelakaan Kereta Commuter Line (KRL) dan KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek diinformasikan melalui akun Instagram @agendasolo. Dalam unggahannya, KA Argo Bromo Anggrek menghantam KRL dari belakang pada Senin malam (27/4/2026). Benturan terjadi cukup keras hingga merusak bagian belakang rangkaian.
Peristiwa ini bermula dari sebuah mobil yang mogok di perlintasan rel, tidak jauh dari lokasi kejadian. Gangguan itu langsung mengacaukan operasional dan memicu tabrakan beruntun antara kedua kereta.
Gerbong paling belakang KRL, yang merupakan gerbong khusus wanita, mengalami kerusakan paling parah. Bagian depan lokomotif KA jarak jauh masuk hingga ke dalam badan gerbong, menunjukkan kuatnya benturan.
Dari laporan, sejumlah penumpang terjebak di dalam gerbong yang ringsek. Petugas gabungan segera melakukan proses evakuasi untuk mengeluarkan korban dari dalam rangkaian.
Petugas juga memberikan penanganan awal kepada beberapa korban yang mengalami luka serius di lokasi terdekat, lalu membawa mereka ke fasilitas kesehatan.
Hingga saat ini, perjalanan KRL di lintas tersebut masih berhenti sementara. Proses evakuasi dan penanganan di lokasi masih terus berlangsung.
Insiden ini kembali mengingatkan bahwa gangguan kecil di jalur rel dapat berdampak besar pada keselamatan perjalanan. @tabooo




