Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kayu Gelondongan di Bencana: Bukti Nyata, Tindak Lanjut Tak Ada

by dimas
Desember 26, 2025
in Talk
A A
Home Talk
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Talk – Pernah nggak kamu merasa hukum itu seperti WiFi publik tersedia tapi sinyalnya lemah? Nah, kasus kayu gelondongan di lokasi bencana ini persis seperti itu. Kayu besar, bekas gergaji jelas terlihat, tapi aparat kita seolah main petak umpet. Publik? Tentu saja bertanya-tanya kenapa yang ditindak malah kakek-kakek atau nenek-nenek yang nekat menebang untuk kebutuhan sehari-hari, sementara aktor besar bebas lewat?

Bukti Ada, Tapi Tindak Lanjut? Hening

Sejumlah saksi melaporkan kayu gelondongan itu tampak baru ditebang, tersusun di lokasi terdampak bencana. Tapi aparat belum bergerak secara tegas. Apakah ini karena ada “orang besar” yang menutupi? Atau memang Polri kesulitan mengelola institusinya untuk kasus yang melibatkan aktor dengan kapasitas besar? Publik jelas nggak puas dengan jawaban yang tidak muncul-muncul ini.

Pakar lingkungan dan Kepala Pusat Studi Bencana IPB University, Prof. Bambang Hero Saharjo, menegaskan bahwa kayu-kayu besar yang ditemukan bukan fenomena alam biasa. Menurutnya, ini konsekuensi rusaknya vegetasi hutan akibat aktivitas manusia.

“Hutan sehat punya tajuk rapat yang menahan air hujan. Tapi begitu ada pembalakan liar, celah antar tajuk jadi luas, memicu erosi dan meningkatkan risiko longsor. Kayu besar pasca-bencana bukan sekadar alami, tapi dampak gangguan manusia,” tegasnya dikutip dari Antaranews.com.

Dengan kata lain, bukti kuat ada. Pertanyaannya:kenapa aparat belum menindak secara sistemik?

Ini Belum Selesai

Langit Oranye, Napas Terancam: Kabut Asap Uji Tanggung Jawab Negara

Mengapa Publik Makin Skeptis terhadap Janji Pejabat?

Ketidakadilan yang Terlihat Mata

Kayu dengan bekas gergaji jelas bisa jadi bukti awal untuk investigasi, tapi yang kena justru masyarakat kecil. Kalau hanya menjerat pelaku kecil, sementara yang punya kapasitas besar lepas, ini jelas ketidakadilan. Publik pun mulai skeptis apakah hukum di negeri ini berlaku sama untuk semua?

Warga menilai, aparat lebih cepat menindak pelanggaran kecil, sementara pelaku kuat yang bisa jadi memperparah kerusakan lingkungan dibiarkan. Kepercayaan publik terhadap profesionalisme dan independensi aparat menjadi terguncang.

Perspektif Lawan: Polri dan Kompleksitas Penegakan

Bisa jadi Polri punya alasan operasional. Penanganan kasus hutan dan kayu pasca-bencana memang rumit: bukti fisik bisa bercampur, akses lokasi susah, dan koordinasi dengan instansi lain diperlukan. Tapi kalau publik terus menunggu transparansi, argumen kompleksitas ini sulit diterima. Hukum tidak boleh tebang pilih, apalagi ketika bukti material jelas mendukung dugaan keterlibatan aktivitas manusia.

Kritik Tabooo: Saat Hukum Terlihat Pilih Kasih

Kalau hukum hanya menargetkan masyarakat kecil dan membiarkan aktor besar, ini bukan cuma soal ketidakadilan, tapi juga soal integritas institusi. Transparansi, investigasi menyeluruh, dan tindakan tegas bukan opsional mereka harus dijalankan agar hukum tetap punya kredibilitas.

Kayu gelondongan bukan sekadar kayu ia simbol sistem yang bisa gagal ketika kepentingan besar menutupi kebenaran. Publik menunggu jawaban, bukan alasan.

Lalu, Kamu di Kubu Mana?

Apakah kamu percaya aparat bisa mengungkap kasus ini sampai tuntas, atau kamu mulai skeptis bahwa hukum memang cuma untuk rakyat kecil? Tabooo cuma bisa bilang ini saatnya masyarakat menuntut transparansi. Karena kalau hukum pilih kasih, siapa lagi yang bakal percaya? @dimas

Tags: bencanaInvestigasiKeadilanKriminal & HukumKritikLingkunganPenegakan HukumPolriSosial & Publiktransparansi

Kamu Melewatkan Ini

Fatwa Haram Vape di Depan Mata, Terus Nasib UMKM yang Tak Terlibat Narkotika?

Fatwa Haram Vape di Depan Mata, Terus Nasib UMKM yang Tak Terlibat Narkotika?

by teguh
Oktober 18, 2026

Aroma buah tidak menjamin cairan vape aman. Di balik kemasan yang tampak biasa, aparat menghadapi tantangan untuk membedakan produk legal...

Langit Oranye, Napas Terancam: Kabut Asap Uji Tanggung Jawab Negara

Langit Oranye, Napas Terancam: Kabut Asap Uji Tanggung Jawab Negara

by dimas
Oktober 18, 2026

Kabut asap akibat karhutla mengancam kesehatan dan penghidupan warga. Simak pentingnya tanggung jawab negara dalam mencegah kebakaran dan melindungi masyarakat....

Karhutla Padam, Sawit Tumbuh di Kawasan Hutan Dharmasraya

Karhutla Padam, Sawit Tumbuh di Kawasan Hutan Dharmasraya

by dimas
Oktober 18, 2026

Karhutla di Dharmasraya padam, tetapi tanaman sawit tumbuh di kawasan hutan seluas 5,9 hektare. Polisi menelusuri dugaan pelanggaran dan pihak...

Next Post
Kejagung Pamer Rp6,6 Triliun, ICW Sebut Pencitraan

Kejagung Pamer Rp6,6 Triliun, ICW Sebut Pencitraan

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id