Minggu, Juni 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kasus Saling Lapor: Richard Lee dan Doktif Samira Resmi Tersangka

by sigit
Januari 7, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Kasus saling lapor antara Dokter Richard Lee dan Doktif Samira Farahnaz kini menempatkan keduanya sebagai tersangka dalam perkara berbeda. Polda Metro Jaya menetapkan Richard Lee sebagai tersangka dugaan pelanggaran kesehatan dan perlindungan konsumen, sedangkan polisi lebih dulu menjerat Doktif atas kasus pencemaran nama baik.

Polisi Menetapkan Richard Lee Sebagai Tersangka

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Reonald Simanjuntak, menyatakan polisi menetapkan Richard Lee sebagai tersangka pada 15 Desember 2025. Polisi menetapkan Richard Lee sebagai tersangka menyusul laporan Doktif pada 2 Desember 2024.

Penyidik memanggil Richard untuk diperiksa pada 23 Desember 2025, tetapi ia meminta penjadwalan ulang ke 7 Januari 2026. Reonald menegaskan, jika Richard tidak hadir, polisi akan mengirim panggilan kedua.

Doktif Samira Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik

Ini Belum Selesai

Suran Agung PSHW ke-123: Madiun Mengawal Persaudaraan

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Polisi menetapkan Doktif Samira Farahnaz sebagai tersangka lebih dulu pada 12 Desember 2025 atas laporan Richard Lee. Wakil Kepala Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Dwi Manggala Yuda, menjelaskan kasus ini muncul dari konten TikTok Doktif yang menuding Richard Lee tidak memiliki Surat Izin Praktik (SIP) untuk kliniknya di Palembang.

Richard Lee menunjukkan bukti SIP yang sah. Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Selatan, Igo Fazar Akbar, menegaskan: “Konten TikTok Doktif menyebut Richard tidak memiliki SIP, padahal faktanya dia memilikinya.” Polisi menjerat Doktif dengan Pasal 27A UU ITE tentang pencemaran nama baik di ruang digital.

Dampak Kasus untuk Publik

Kasus ini memberi dampak nyata bagi masyarakat. Masyarakat harus berhati-hati saat bersuara di media sosial, sementara Richard Lee mempertahankan reputasinya sebagai tenaga medis yang sah.

  • Richard Lee diuntungkan karena bukti SIP memperkuat posisinya, meski polisi masih menyelidiki dugaan pelanggaran kesehatan.
  • Doktif dirugikan karena kontennya menjeratnya dalam kasus ITE, sementara publik harus menunggu proses hukum berjalan. (red)

Tags: Jakarta selatanPencemaranrichard lee

Kamu Melewatkan Ini

PKL Ngamuk di Rasuna Said: Bawa Alat Es Batu, Tuduh Pungli, Siapa yang Salah?

PKL Ngamuk di Rasuna Said: Bawa Alat Es Batu, Tuduh Pungli, Siapa yang Salah?

by teguh
April 8, 2026

Tabooo.id: Nasional - Keributan antara pedagang kaki lima (PKL) dan Satpol PP kembali pecah di Jakarta Selatan. Senin (06/04/2026), KK...

Juwono Sudarsono Wafat: Indonesia Kehilangan Suara Tenang di Tengah Isu Pertahanan

Juwono Sudarsono Wafat: Indonesia Kehilangan Suara Tenang di Tengah Isu Pertahanan

by teguh
Maret 29, 2026

Tabooo.id: Nasional - Kabar itu datang tanpa banyak suara. Namun begitu, dampaknya terasa luas. Mantan Menteri Pertahanan era Presiden Susilo...

Dari Perselisihan ke Perdamaian: Nabilah O’Brien Tutup Kasus Hukum dengan Zendhy

Dari Perselisihan ke Perdamaian: Nabilah O’Brien Tutup Kasus Hukum dengan Zendhy

by dimas
Maret 9, 2026

Tabooo.id: Nasional - Perselisihan hukum antara selebgram sekaligus pemilik restoran Bibi Kelinci, Nabilah O’Brien, dan pelanggannya, Zendhy Kusuma, resmi selesai....

Next Post
Galaxy S26 Tak Naik Harga: HP Flagship Mulai Takut Kehilangan Perhatian

Galaxy S26 Tak Naik Harga: HP Flagship Mulai Takut Kehilangan Perhatian

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id