Rabu, Juli 29, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kasus Nikel Konawe Utara Dihentikan, KPK Pastikan Bebas Intervensi

by dimas
Desember 30, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak ada pihak yang mengintervensi penghentian penyidikan kasus dugaan korupsi izin pertambangan nikel yang menyeret mantan Bupati Konawe Utara, Aswad Sulaiman. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan penghentian perkara murni karena pertimbangan teknis. Auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak dapat menghitung kerugian negara.

“KPK pastikan tidak ada intervensi pihak manapun. Penerbitan SP3 ini murni pertimbangan teknis dalam proses penyidikan, karena auditor tidak bisa menghitung kerugian negara,” ujar Budi, Selasa (30/12/2025).

Kendala Teknis Jadi Alasan

Budi menambahkan, auditor BPK menilai kasus tambang tersebut tidak masuk ranah kerugian keuangan negara berdasarkan UU 17/2003. Akibatnya, penghitungan kerugian negara atas praktik tambang yang diduga menyimpang tidak dapat dilakukan. Dugaan suap juga sudah melewati masa kedaluwarsa, sehingga alat bukti tidak cukup untuk menjerat mantan bupati.

“Perkara ini tidak memenuhi unsur kerugian negara untuk pasal 2 dan pasal 3, sementara pasal suap terkendala daluarsa,” tambahnya.

Dampak bagi Publik dan Sektor SDA

KPK menyadari masyarakat menaruh harapan besar pada pemberantasan korupsi di sektor Sumber Daya Alam (SDA). Praktik penyimpangan di sektor ini berpotensi menimbulkan kerugian negara dan kerusakan lingkungan besar.

Ini Belum Selesai

Haul Ki Ageng Tarub: Perkuat Budaya dan Wisata Religi

OTT Bupati Pemalang, KPK Kembali Bongkar Korupsi Kepala Daerah

“Kami masih menangani beberapa perkara lain di sektor SDA, seperti dugaan gratifikasi batu bara di Kutai Kartanegara dan suap izin pengelolaan hutan di Inhutani,” pungkasnya.

Selain menindak, KPK aktif melakukan pencegahan korupsi melalui koordinasi, monitoring, dan supervisi perizinan, yang menjadi pintu masuk pengelolaan SDA. KPK juga membuka diri terhadap saran masyarakat, karena pemberantasan korupsi merupakan upaya kolektif.

Kronologi Kasus Aswad Sulaiman

Dilansir dari Kompas.com, KPK menetapkan Aswad sebagai tersangka pada 3 Oktober 2017. Mantan pejabat bupati periode 2007-2009 itu diduga menerima suap Rp 13 miliar terkait penerbitan kuasa pertambangan eksplorasi, eksploitasi, dan operasi produksi nikel. Dugaan kerugian negara mencapai Rp 2,7 triliun.

Aswad diduga mencabut kuasa pertambangan PT Antam di Langgikima dan Molawe, lalu menerbitkan kuasa pertambangan eksplorasi untuk delapan perusahaan lain. Beberapa izin yang diterbitkan bahkan sampai tahap produksi dan ekspor ore nikel hingga 2014.

Refleksi

Penghentian kasus ini menyoroti dilema KPK penegakan hukum kerap bersinggungan dengan kendala teknis dan regulasi. Sementara itu, masyarakat terdampak, termasuk investor, perusahaan tambang, dan warga lokal, menghadapi ketidakpastian hukum dan risiko pengelolaan SDA yang tidak transparan. Drama panjang ini menjadi pengingat pahit di sektor strategis seperti tambang, hukum dan kepentingan ekonomi sering berjalan di jalur berliku. @dimas

Tags: BPKBudi PrasetyoEkonomi IndonesiaJuru Bicara KPKKasusKorupsi di IndonesiaKPKKriminal & HukumNikelPemberantasanTambangtransparansi

Kamu Melewatkan Ini

OTT Bupati Pemalang, KPK Kembali Bongkar Korupsi Kepala Daerah

OTT Bupati Pemalang, KPK Kembali Bongkar Korupsi Kepala Daerah

by dimas
Juli 29, 2026

OTT Bupati Pemalang menambah daftar kepala daerah yang terjerat korupsi. KPK kembali membongkar dugaan rasuah di daerah, memicu sorotan terhadap...

Mundurnya Perry Warjiyo, Alarm bagi Independensi Bank Indonesia

Mundurnya Perry Warjiyo, Alarm bagi Independensi Bank Indonesia

by dimas
Juli 28, 2026

Mundurnya Perry Warjiyo memicu pertanyaan tentang independensi Bank Indonesia. Di tengah tekanan rupiah, kepercayaan pasar menjadi ujian terbesar bagi bank...

Perry Warjiyo Mundur: Mampukah BI Menjaga Rupiah?

Perry Warjiyo Mundur: Mampukah BI Menjaga Rupiah?

by dimas
Juli 27, 2026

Pengunduran diri Perry Warjiyo menjadi ujian baru bagi Bank Indonesia. Mampukah BI menjaga stabilitas rupiah, mempertahankan kepercayaan pasar, dan tetap...

Next Post
Konsep Otomatis

Garuda Muda Juara! Timnas Futsal Indonesia U-16 Tekuk Thailand 4-3

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id