Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kapolri Melayat Raja Solo: Hormat Terakhir untuk Sang Penjaga Tradisi

by Anisa
November 4, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter


Tabooo.id: Nasional – Keraton Solo sore ini diselimuti suasana duka dan kehormatan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo datang memberi penghormatan terakhir kepada Sinuhun Paku Buwono XIII sosok yang bukan sekadar raja, tapi simbol napas budaya Jawa yang kini berpulang.


Sekitar pukul 17.00 WIB, iring-iringan mobil Kapolri melintas pelan di depan Kori Kamandungan. Didampingi Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, dan Kapolres Solo Kombes Catur Cahyono, Listyo memasuki Keraton dengan langkah tenang. Di dalam, keluarga besar Keraton menyambutnya dengan penuh hormat.

Kapolri langsung menuju Sasono Parasdya, tempat jenazah PB XIII disemayamkan. Ia berdoa khusyuk di depan peti sang raja, kemudian menundukkan kepala sebuah gestur sederhana namun sarat makna. “Kami mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya almarhum Sinuwun Paku Buwono XIII,” ujar Listyo.

Tak lama setelah itu, Kapolri melakukan pertemuan tertutup bersama GKR Paku Buwono XIII dan KGPAA Hamangkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram. Pertemuan itu membahas pengamanan prosesi pemakaman yang akan melibatkan ribuan masyarakat dan ritual budaya Jawa. “Kegiatan prosesi ini akan banyak melibatkan masyarakat, ada ritual budayanya, tentunya perlu ada kehadiran Polri,” jelas Listyo.

Kapolri Melayat Raja Solo: Hormat Terakhir untuk Sang Penjaga Tradisi

Kapolri Listyo Sigit Prabowo berbincang sejenak setelah melakukan pertemuan tertutup bersama KGPAA Hamangkunagoro di dampingi Keluarga Besar dan Sentono Dalem

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Polri, katanya, siap mengawal setiap tahapan agar penghormatan terakhir bagi PB XIII berjalan khidmat dan aman. “Kami juga melaksanakan rangkaian pengamanan dari awal sampai selesai,” tambahnya.


Bagi masyarakat, kepergian PB XIII bukan hanya kabar duka bagi Keraton, tapi kehilangan simbol kontinuitas budaya yang menyatukan masa lalu dan masa kini. Di tengah hiruk-pikuk zaman digital, kehadiran Kapolri di upacara adat ini seolah mengingatkan: negara dan budaya tidak boleh saling jauh.


Karena duka Keraton Solo bukan sekadar upacara tradisional ia cermin dari bagaimana bangsa ini menghormati akar budayanya. Di balik seragam dan protokol negara, masih ada ruang untuk penghormatan dan nilai-nilai yang tak lekang dimakan waktu.


Mungkin, di tengah gegap gempita modernitas, kita semua butuh sejenak belajar: bagaimana cara menundukkan kepala, bukan hanya karena kehilangan, tapi karena rasa hormat. (Sigit)

Tags: KapolriKGPAA HamangkunagorokratonPB XIIIRaja SoloSurakarta

Kamu Melewatkan Ini

Listyo Sigit Mau Pensiun, Tapi Siap Demo jika Desk Buruh Mandek?

Listyo Sigit Mau Pensiun, Tapi Siap Demo jika Desk Buruh Mandek?

by dimas
Agustus 21, 2026

Listyo Sigit mengaku siap memimpin demo setelah pensiun jika Desk Ketenagakerjaan Polri tak optimal. Ia meminta komitmen perlindungan buruh tetap...

Gamelan Kraton Ditabuh, Sekaten 2026 Dimulai

Gamelan Kraton Ditabuh, Sekaten 2026 Dimulai

by eko
Agustus 19, 2026

Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Miyosaken Gongsa Sekati dan mulai menabuh dua gamelan pusaka untuk membuka rangkaian Sekaten 2026. Tabooo.id...

Viral Pasangan di Balekambang, Pemkot Solo Perketat Patroli Sore

Viral Pasangan di Balekambang, Pemkot Solo Perketat Patroli Sore

by eko
Agustus 17, 2026

Video pasangan diduga berbuat mesum di Balekambang Solo viral. Pemkot memberi teguran dan memperkuat patroli di titik rawan. Tabooo.id: Surakarta...

Next Post
Belasungkawa yang Berpolitik: Tafsir di Balik Kunjungan Kapolri ke Keraton Surakarta

Di Balik Belasungkawa: Pertemuan Tertutup Kapolri dan Gubernur di Keraton Surakarta

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id