Tabooo.id: Regional – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya masih menawarkan 22.134 tiket kereta api dengan potongan harga 30 persen untuk keberangkatan dari Stasiun Malang selama periode Angkutan Lebaran 14-29 Maret 2026. Program ini berlaku untuk kelas ekonomi komersial dan menjadi salah satu upaya pemerintah mendorong masyarakat memilih kereta sebagai moda transportasi mudik.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyebut hingga Minggu (1/3/2026) sebanyak 24.714 tiket diskon telah terjual. Jumlah itu setara 52 persen dari kuota awal 46.848 tiket.
“Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Kami mengajak calon penumpang segera memanfaatkan promo ini sebelum kuota habis,” ujarnya.
Pilihan Kereta dan Rute Mudik
Beberapa kereta yang berangkat dari Stasiun Malang selama musim mudik antara lain KA Malabar rute Malang–Bandung, KA Matarmaja rute Malang–Pasar Senen, KA Ijen Ekspres rute Malang-Ketapang, serta KA Kertanegara rute Malang-Purwokerto. Sementara KA Jayabaya dan KA Majapahit menuju Pasar Senen, dan KA Malioboro Ekspres menuju Purwokerto.
Promo ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang ingin mudik dengan biaya lebih ringan. Diskon 30 persen bisa membantu penumpang menekan pengeluaran di tengah kenaikan harga transportasi dan kebutuhan Lebaran.
Kesiapan Operasional dan Keamanan
KAI Daop 8 Surabaya menegaskan kesiapan infrastruktur menjelang musim mudik. Tim operasional melakukan pengecekan intensif di sejumlah titik perlintasan, terutama yang dekat tebing dan kawasan rawan longsor.
Mahendro memastikan, “Kami akan terus memantau perkembangan pemesanan tiket agar kebutuhan transportasi masyarakat terpenuhi secara optimal.” tambahnya.
Langkah ini penting karena musim mudik selalu meningkatkan risiko operasional. Pemeriksaan jalur dan perawatan sarana memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman bagi penumpang.
Siapa yang Paling Terdampak
Masyarakat kelas menengah dan pekerja yang tergantung pada kereta ekonomi menjadi pihak yang paling diuntungkan dari diskon ini. Dengan harga tiket lebih terjangkau, mereka bisa merencanakan mudik lebih hemat, tanpa harus mengorbankan kenyamanan perjalanan. Di sisi lain, kuota yang terbatas menuntut calon penumpang cepat bertindak sebelum tiket habis.
Refleksi
Promo tiket diskon KAI ini menunjukkan upaya pemerintah dan operator transportasi merespons kebutuhan masyarakat saat Lebaran. Namun, kenyataan tetap ada siapa cepat dia dapat. Jadi, sambil menikmati diskon, penumpang juga belajar bahwa mudik Lebaran bukan sekadar perjalanan, tapi juga perlombaan terhadap waktu dan kuota. @dimas





