Selasa, Juni 30, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Janice Tjen Bikin Geger Melbourne, Unggulan Kanada Tumbang

by teguh
Januari 21, 2026
in Sports
A A
Home Reality Sports
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Sorak kecil terdengar dari sudut tribun Melbourne Park saat bola terakhir menyentuh garis. Bukan sorak mayoritas, tapi cukup untuk menandai satu kejutan besar. Di tengah panas Australia Open 2026, nama Janice Tjen tiba-tiba berdiri tegak. Petenis tunggal putri Indonesia itu menumbangkan unggulan ke-22, Leylah Fernandez, dan menyalakan mimpi baru dari Merah Putih.

Janice memastikan langkah ke babak kedua Australia Open 2026 setelah menang straight set 6-2, 6-4 atas wakil Kanada tersebut, Selasa (20/01/2026). Kemenangan ini terasa spesial. Bukan hanya karena level turnamen, tetapi juga karena Janice melakukannya dengan keberanian, ketenangan, dan rasa lapar yang nyata.

Start Gugup, Lalu Meledak

Laga memang tak langsung berjalan mulus bagi Janice. Ia sempat tertinggal 0-1 di set pertama dan terlihat masih membaca ritme Fernandez. Namun, setelah itu, semuanya berubah. Janice mulai memukul lebih dalam, memaksa reli panjang, dan memancing kesalahan lawan.

Momentum datang saat skor 3-2. Dari titik itu, Janice menyapu tiga game beruntun tanpa banyak kompromi. Forehand-nya tajam, servisnya stabil, dan pergerakannya agresif. Fernandez terlihat frustrasi, sementara Janice justru makin percaya diri. Set pertama pun ditutup cepat dengan skor 6-2 hanya dalam waktu singkat.

Set Kedua Penuh Tarik Ulur Emosi

Pertarungan berubah jauh lebih ketat di set kedua. Janice sempat memimpin 3-1, tetapi Fernandez menunjukkan mental unggulan dengan membalikkan keadaan menjadi 4-3. Di momen ini, tensi pertandingan naik. Reli semakin panjang, tempo meningkat, dan kesalahan kecil bisa berakibat fatal.

Ini Belum Selesai

Timnas Indonesia Hajar Oman 3-0, Herdman: Ini Kemenangan Kami Tunggu 38 Tahun

Timnas Indonesia vs Oman: Saatnya Akhiri Kutukan 38 Tahun atau Kembali Terjebak Masa Lalu?

Namun, di sinilah Janice menunjukkan kedewasaan bermain. Ia tak terpancing emosi. Ia memilih bermain sabar, menjaga bola tetap hidup, dan menunggu celah. Dua gim krusial berhasil direbut Janice, termasuk game terakhir yang ditutup dengan pukulan backhand menyilang yang tak mampu dijangkau Fernandez. Skor 6-4 memastikan kemenangan besar bagi Indonesia.

Janice Bicara Soal Kepercayaan Diri

“Ini salah satu pertandingan terbaik saya sejauh ini,” ujar Janice usai laga. “Saya tahu melawan Leylah tidak mudah. Tapi saya percaya dengan rencana permainan dan mencoba menikmati setiap poin.”

Ia juga menyebut dukungan kecil dari penonton Indonesia di tribun sebagai pemicu semangat tambahan. “Mendengar mereka berteriak nama saya itu rasanya luar biasa,” tambahnya.

Lebih dari Sekadar Kemenangan

Kemenangan ini bukan sekadar tiket ke babak kedua. Ini adalah pesan. Bahwa tenis putri Indonesia masih bernapas, masih berani, dan masih bisa bersaing di panggung besar. Di tengah dominasi nama-nama besar dunia, Janice Tjen hadir sebagai pengingat bahwa kejutan selalu punya tempat.

Australia Open 2026 baru saja dimulai. Namun, bagi Janice dan publik Indonesia, satu hal sudah pasti harapan itu nyata, dan kini ia sudah berjalan di lapangan Melbourne. @teguh

Tags: EmosiKrusialNasionalReliSosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

by teguh
Juni 9, 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka kembali perdebatan lama tentang hubungan politik dan birokrasi daerah. Dalam rapat bersama Komisi II...

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

by jeje
Juni 2, 2026

Bagaimana mungkin seseorang menulis tentang Indonesia sebelum Indonesia benar-benar ada? Pertanyaan itu muncul ketika membaca Naar de Republiek Indonesia, karya Tan...

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

by teguh
Mei 29, 2026

Hari Lahir Pancasila tahun ini terasa lebih dari sekadar seremoni negara. Di tengah dinamika politik nasional, publik mulai bertanya: siapa...

Next Post
Krisis Chip Global Bikin RAM Naik Gila-gilaan, Konsumen Terjepit

Krisis Chip Global Bikin RAM Naik Gila-gilaan, Konsumen Terjepit

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id