• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Global

Israel Siap Serang Iran Tanpa Menunggu Amerika Serikat

Februari 10, 2026
in Global, News
A A
Israel Peringatkan AS: Program Rudal Iran Ancam Eksistensi Negara

Israel memperingatkan AS bahwa program rudal balistik Iran menjadi ancaman eksistensial dan menegaskan kesiapan bertindak sendiri jika Teheran melampaui garis merah. (Foto istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Israel meningkatkan tekanan diplomatik ke Amerika Serikat. Dalam rangkaian pertemuan keamanan tingkat tinggi, pejabat pertahanan Israel menilai program rudal balistik Iran telah berubah menjadi ancaman langsung bagi keberlangsungan negara mereka. Israel tidak hanya menyampaikan peringatan, tetapi juga menyatakan kesiapan untuk bertindak sendiri jika Teheran melampaui batas yang telah mereka tetapkan.

Melalui jalur koordinasi strategis, Tel Aviv menyampaikan pesan itu secara terbuka kepada Washington. Israel menilai ancaman rudal Iran kini bersifat nyata dan operasional. Menurut pejabatnya, fase pengembangan telah bergeser menuju kemampuan serangan yang dapat mengubah keseimbangan kawasan.

Israel Susun Opsi Serangan Mandiri

Dalam beberapa pekan terakhir, Israel secara aktif menyampaikan niatnya untuk melumpuhkan kemampuan rudal Iran. Fokus Israel tidak berhenti pada sistem senjata aktif. Pemerintah juga mengincar infrastruktur produksi yang menopang pengembangan rudal balistik.

Sumber keamanan menyebut pejabat militer Israel telah memaparkan konsep operasional kepada Amerika Serikat. Rencana tersebut mencakup skenario serangan ke fasilitas manufaktur utama serta lokasi pendukung yang dianggap vital.

“Kami mengatakan kepada Amerika bahwa kami akan menyerang sendiri jika Iran melewati garis merah terkait rudal balistik,” ujar seorang sumber keamanan kepada The Jerusalem Post, pada Minggu (8/2/2026).

Hingga kini, Israel belum menyimpulkan Iran telah melewati ambang batas itu. Namun, intelijen Israel terus memantau setiap perkembangan di Iran, terutama aktivitas produksi dan pengujian rudal.

Pejabat Israel Sebut Momentum Penentu

Di internal militer dan pemerintahan, para pejabat Israel memandang situasi saat ini sebagai titik krusial. Seorang pejabat pertahanan menyebut momen ini sebagai “peluang bersejarah” untuk menghantam infrastruktur rudal Iran secara signifikan.

Menurutnya, langkah tegas saat ini dapat mengurangi ancaman aktif, tidak hanya bagi Israel, tetapi juga bagi negara-negara di sekitarnya. Karena itu, Israel dalam pertemuan terbaru kembali memaparkan daftar fasilitas tambahan yang terkait langsung dengan program rudal Iran.

Israel juga menegaskan sikap utama mereka. Negara itu tidak akan memberi ruang bagi Iran untuk membangun ulang sistem persenjataan strategis dalam skala yang mengancam eksistensi Israel.

Israel Waspadai Pendekatan Terbatas Trump

Di balik koordinasi intensif dengan Washington, pejabat Israel menyimpan kekhawatiran terhadap arah kebijakan Presiden AS Donald Trump. Sejumlah pejabat menilai Trump berpotensi memilih pendekatan serangan terbatas, seperti operasi militer AS terhadap kelompok Houthi di Yaman.

Israel menilai pendekatan itu berisiko besar. Serangan parsial, menurut mereka, hanya akan merusak sebagian target tanpa melumpuhkan kemampuan inti Iran.

“Kekhawatirannya, dia memilih beberapa target, menyatakan kemenangan, lalu meninggalkan Israel menghadapi konsekuensinya, seperti yang terjadi pada Houthi,” ujar seorang pejabat militer Israel.

Ia menilai langkah setengah hati justru membuka peluang bagi Iran untuk mempertahankan ancaman strategisnya.

RelatedPosts

Jubir IRGC Tewas Diserang AS-Israel, Konflik Iran Kian Memanas

Lebaran 2026: Prabowo Undang Ribuan Warga ke Istana Kepresidenan

Netanyahu Bawa Komandan AU ke Washington

Di tengah eskalasi isu ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menjadwalkan kunjungan ke Amerika Serikat. Dalam agenda tersebut, Brigadir Jenderal Omer Tishler calon Komandan Angkatan Udara Israel akan mendampingi Netanyahu.

Tishler akan mewakili Kepala Staf IDF Letnan Jenderal Eyal Zamir. Kehadirannya menunjukkan bahwa isu kekuatan udara dan serangan jarak jauh menjadi fokus utama pembicaraan dengan pejabat AS.

Sementara itu, Israel belum menempatkan atase pertahanan baru di Washington. Menteri Pertahanan Israel Katz belum menyetujui kandidat militer yang diajukan, sehingga komunikasi formal di bidang pertahanan masih berlangsung terbatas.

Antara Sekutu dan Jalan Sendiri

Peringatan Israel kepada Amerika Serikat memperlihatkan dilema strategis yang kian tajam. Di satu sisi, Israel tetap membutuhkan dukungan Washington. Di sisi lain, Tel Aviv menolak menyerahkan keputusan soal ancaman eksistensial sepenuhnya kepada pertimbangan politik Amerika.

Pesan Israel kini terang: jika diplomasi gagal dan koordinasi tidak menahan laju program rudal Iran, mereka siap mengambil langkah paling berisiko bertindak sendiri. Di kawasan yang jarang mengenal kompromi, keputusan semacam itu berpotensi mengubah peta keamanan Timur Tengah hanya dalam hitungan jam. @dimas

Tags: ancamanASBenjamin NetanyahuDonald TrumpEksistensialGeopolitikInternasionalIranIsraelKawasanKeamananKeteganganMiliterpertahananPolitikRudal BalistikStabilitasTimur Tengah
Next Post
Mensesneg Tegaskan Polemik BPJS Kesehatan Tak Perlu Tunggu Perpres

Mensesneg Tegaskan Polemik BPJS Kesehatan Tak Perlu Tunggu Perpres

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Saat Senja: Ketika Malam Mulai Dibuka untuk Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lebaran Beda Hari, Antara Ilmu, Ego, dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.