Sabtu, Juni 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Israel Gempur Basis Elite Hizbullah di Lebanon

by dimas
Desember 27, 2025
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Langit Lebanon kembali bergemuruh. Militer Israel menyerang sejumlah target Hizbullah pada Jumat (26/12/2025) dan memicu eskalasi baru di tengah gencatan senjata yang masih berlaku. Salah satu sasaran utama serangan itu adalah fasilitas pelatihan Radwan Force, unit elite Hizbullah yang selama ini masuk daftar ancaman strategis Tel Aviv.

Dalam pernyataan resmi, militer Israel menegaskan serangan itu menargetkan lokasi yang menopang aktivitas militer Radwan Force. Israel menilai unit tersebut aktif merancang operasi lintas perbatasan menuju wilayahnya.

Radwan Force, Target Lama Israel

Radwan Force sudah lama menjadi perhatian utama Israel dalam konflik dengan Hizbullah. Hizbullah membentuk unit elite ini dengan dukungan Garda Revolusi Iran dan mengisinya dengan sekitar 2.500 personel terlatih. Para anggotanya mengasah pengalaman tempur selama keterlibatan Hizbullah dalam perang saudara Suriah.

Israel memandang Radwan Force memiliki kemampuan infiltrasi tingkat tinggi, termasuk skenario perebutan wilayah strategis di Galilea utara. Karena itu, intelijen Israel terus memantau setiap aktivitas pelatihan dan konsolidasi unit tersebut.

Melalui serangan terbaru ini, Israel berupaya memutus kemampuan tempur Hizbullah sebelum kelompok itu memperkuat kembali posisinya di perbatasan.

Ini Belum Selesai

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Spektra Carnival 2026: Saat Madiun Menyalakan Identitasnya

Gudang Senjata Turut Jadi Sasaran

Israel tidak hanya menyerang fasilitas pelatihan. Militer Israel juga menghantam gudang senjata, infrastruktur militer, serta bangunan yang Hizbullah gunakan untuk menyusun rencana serangan ke wilayah Israel. Tel Aviv menilai keberadaan fasilitas tersebut melanggar kesepahaman keamanan antara Israel dan Lebanon.

Militer Israel menegaskan akan terus menjalankan operasi untuk menyingkirkan ancaman yang, menurut mereka, membahayakan keamanan nasional. Sikap ini menunjukkan Israel tidak sepenuhnya merasa terikat pada semangat gencatan senjata yang telah disepakati.

Hermel Jadi Titik Panas

Media Lebanon melaporkan serangan udara Israel terkonsentrasi di wilayah Hermel, kawasan timur laut Lebanon yang dikenal sebagai basis kuat Hizbullah. Hingga kini, otoritas setempat belum merilis data resmi terkait korban jiwa maupun tingkat kerusakan.

Pemerintah Lebanon juga belum mengeluarkan pernyataan. Namun, serangan tersebut langsung memicu kekhawatiran publik akan meluasnya konflik, terutama di kawasan sipil yang berdampingan dengan basis militer Hizbullah.

Gencatan Senjata yang Retak

Serangan ini terjadi di tengah gencatan senjata yang Israel dan Hizbullah sepakati pada November 2024, setelah lebih dari satu tahun bentrokan lintas perbatasan. Konflik itu bermula ketika Hizbullah menyerang wilayah Israel menyusul serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Dalam kesepakatan gencatan senjata, kedua pihak berjanji menghentikan aksi permusuhan bersenjata. Pemerintah Lebanon memikul tanggung jawab mencegah serangan dari wilayahnya, sementara Israel berkomitmen menghentikan operasi ofensif di Lebanon.

Namun, situasi di lapangan menunjukkan arah berbeda. Hizbullah secara terbuka menolak melucuti senjatanya, sementara Israel hampir setiap hari melancarkan serangan dengan alasan pencegahan dini.

Warga Sipil Terjepit di Tengah Konflik

Perserikatan Bangsa-Bangsa mencatat lebih dari 330 orang tewas akibat operasi militer Israel sejak gencatan senjata mulai berlaku. Data ini menambah tekanan terhadap pemerintah Lebanon, yang kini menghadapi desakan internasional untuk bertindak lebih tegas terhadap Hizbullah.

Warga sipil Lebanon menanggung dampak paling nyata. Mereka hidup di tengah tarik-menarik kepentingan geopolitik, kekuatan militer kelompok bersenjata, dan serangan negara tetangga.

Israel terus melontarkan peringatan soal kemungkinan operasi militer skala besar jika Hizbullah tidak membubarkan kekuatannya. Hizbullah pun menegaskan tidak akan menyerah pada tekanan.

Gencatan senjata mungkin masih tercatat dalam dokumen resmi. Namun, deru jet tempur di langit Lebanon kembali mengingatkan satu hal: perdamaian di kawasan ini masih sebatas jeda, belum penutup konflik. @dimas

Tags: gencatan senjataGeopolitikHizbullahIsraelKeamanan NegaraKonflik DuniaKrisis GlobalLebanonSeranganTimur Tengah

Kamu Melewatkan Ini

Kaya di Atas Peta, Miskin di Dalam Realitas

Kaya di Atas Peta, Miskin di Dalam Realitas

by Anisa
Juni 14, 2026

Kaya di Atas Peta, tetapi tidak selalu terasa di kehidupan sehari-hari. Indonesia memiliki tanah yang subur, sumber daya alam yang...

Dua Musuh, Satu Kepentingan

Dua Musuh, Satu Kepentingan

by dimas
Juni 7, 2026

Di balik ancaman dan negosiasi yang tak berujung, AS dan Iran ternyata terjebak dalam kepentingan yang sama: sama-sama membutuhkan lawannya...

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

by jeje
Mei 24, 2026

Lucu, ya. Kita hidup di zaman ketika semua orang tampak marah. Timeline penuh kritik. Warung kopi berubah jadi ruang debat...

Next Post
Kardus Kosong untuk Korban Banjir? Santai, Ini Faktanya

Kardus Kosong untuk Korban Banjir? Santai, Ini Faktanya

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id