Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Isak Tangis Iringi Pemakaman Yazid Ahmad Firdaus di Gawanan

by dimas
Februari 10, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Duka menyelimuti Gawanan, Colomadu, Karanganyar. Setelah 23 hari pencarian, relawan akhirnya menemukan pendaki muda Yazid Ahmad Firdaus (26) meninggal dunia di Bukit Mongkrang, lereng Gunung Lawu. Temuan itu menutup penantian panjang keluarga dan warga yang selama berminggu-minggu bertahan di antara harap dan cemas.

Pada Selasa (10/2/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB, ambulans mengantar jenazah Yazid ke rumah duka di Perumahan Angsana E5. Tangis keluarga pecah saat peti jenazah turun dari kendaraan. Tak lama kemudian, ratusan pelayat berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa.

Relawan Menemukan di Tapak Nogo

Relawan mandiri menemukan Yazid di kawasan Tapak Nogo, salah satu jalur paling terjal dan berisiko di Bukit Mongkrang. Medan curam serta cuaca yang cepat berubah berulang kali menyulitkan proses pencarian.

Kepulangan Yazid pun tidak membawa kabar selamat. Namun, temuan ini setidaknya mengakhiri ketidakpastian yang selama ini membebani keluarga.

Warga mengenal Yazid sebagai pemuda santun dan disiplin. Ia rutin membantu kegiatan sosial serta menjaga hubungan baik dengan tetangga.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Ketua RT 003/RW 012 Gawanan, Yusuf Hari Subagya, menyebut Yazid aktif dalam berbagai agenda warga. Ia terakhir kali terlibat sebagai panitia peringatan 17 Agustus.

“Dia jadi contoh anak muda di sini. Baik di kampus, baik di lingkungan,” ujar Yusuf.

Warga Mengantar ke Peristirahatan Terakhir

Warga mengantar Yazid ke tempat peristirahatan terakhir pada malam yang sama di TPU Gawanan. Prosesi pemakaman diawali dengan salat jenazah tak lama setelah ambulans tiba.

Sejak sore hingga malam, tetangga, kerabat, dan rekan-rekan Yazid terus berdatangan. Kehadiran mereka memperlihatkan besarnya kehilangan yang kini dirasakan lingkungan sekitar.

Selama 23 hari pencarian, tim SAR dan relawan gabungan bekerja tanpa henti. Mereka menyusuri medan ekstrem sambil menghadapi cuaca yang tidak menentu.

Atas kerja keras tersebut, keluarga menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan. Dedikasi para relawan menunjukkan kuatnya solidaritas kemanusiaan di tengah situasi sulit.

Catatan Penting dari Tragedi

Tragedi ini tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga menghadirkan catatan penting. Peristiwa ini kembali mengingatkan publik akan lemahnya perhatian terhadap keselamatan dan manajemen risiko pendakian.

Keluarga telah memakamkan Yazid dan memanjatkan doa. Namun satu pertanyaan tetap menggema sampai kapan keselamatan jalur pendakian baru menjadi perhatian setelah nyawa benar-benar melayang? @ESP

Tags: Breaking NewsDukagunungKemanusiaanKeselamatanPencarianpendakiRelawanSARSolidaritas

Kamu Melewatkan Ini

8 Mei dan Semangat Kemanusiaan: Kisah di Balik Hari Palang Merah Internasional

8 Mei dan Semangat Kemanusiaan: Kisah di Balik Hari Palang Merah Internasional

by dimas
Mei 8, 2026

Peringatan Hari Palang Merah Internasional dan Bulan Sabit Merah Internasional setiap 8 Mei menjadi pengingat penting bagi masyarakat dunia tentang...

Hari Palang Merah Internasional: Kemanusiaan yang Lahir dari Kekacauan Perang

Hari Palang Merah Internasional: Kemanusiaan yang Lahir dari Kekacauan Perang

by dimas
Mei 7, 2026

Dua ribu tahun setelah kisah Solferino yang menjadi titik awal gerakan kemanusiaan modern, dunia masih terus mengulang satu pertanyaan yang...

Anak Lolos Kampus, Dompet Menangis: Alumni Menjaga Mimpi Siswa Pamekasan

Anak Lolos Kampus, Dompet Menangis: Alumni Menjaga Mimpi Siswa Pamekasan

by teguh
April 21, 2026

Selasa, 21/04/2026, kabar baik datang dari SMA Negeri 2 Pamekasan. Sebanyak 76 siswa lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026....

Next Post
Konsep Otomatis

Palestina: Trump Kecam Israel Rencana Aneksasi Tepi Barat

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id