Senin, April 6, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo Today
  • Tabooo
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Global

Iran Tak Sekadar Bertahan: Hormuz Kini Jadi Alat Tekan Global

April 6, 2026
in Global, News
A A
Panik atau Siap? Dampak Selat Hormuz bagi Ekonomi Indonesia

Iran menutup Selat Hormuz jalur vital minyak dunia usai serangan militer AS dan Israel ke wilayahnya. (Foto: REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Selat Hormuz kini berubah jadi alat tekanan geopolitik. Iran tidak lagi sekadar menjaga jalur laut ini, mereka memanfaatkannya sebagai senjata ekonomi.

Wakil bidang komunikasi dan informasi Kantor Kepresidenan Iran, Mehdi Tabatabai, menegaskan bahwa negaranya akan membuka kembali selat itu jika pendapatan transit mampu menutup kerugian perang.

“Selat Hormuz hanya akan dibuka kembali apabila sebagian dari pendapatan transit digunakan untuk mengganti semua kerusakan akibat perang,” ujarnya.

Pernyataan ini menunjukkan satu hal Iran mulai menghitung perang sebagai transaksi.

Perang Jadi Titik Balik

Konflik memanas sejak 28 Februari 2026. Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran dan memicu eskalasi besar di kawasan.

Tabatabai tidak menahan kritiknya. Ia menyindir Presiden AS Donald Trump yang terus melontarkan pernyataan keras meski konflik sudah meluas.

Iran tidak hanya bertahan. Mereka merespons dengan strategi yang lebih terukur dan berdampak global.

“Selat Tak Akan Sama Lagi”

Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mempertegas posisi itu. Mereka menilai Selat Hormuz sudah memasuki fase baru.

“Selat Hormuz tidak akan pernah kembali ke keadaan semula, terutama bagi AS dan Israel,” tulis IRGC.

RelatedPosts

Demak Terendam Lagi: Kenapa Cerita Ini Tidak Pernah Selesai?

Dolar Perkasa, Rupiah Melemah di Tengah Gejolak Global

Pernyataan ini bukan sekadar ancaman. IRGC mengaku sudah menyiapkan tahap akhir operasional untuk membentuk “tatanan baru” di wilayah tersebut.

Iran jelas ingin mengubah aturan main, bukan sekadar bertahan.

Rencana Tarif dan Larangan Transit

Pemerintah Iran mulai merancang kebijakan konkret. Parlemen menyetujui rancangan undang-undang yang mengatur biaya transit kapal.

Rencana itu memuat beberapa poin penting:

  1. Kapal wajib membayar biaya transit dengan mata uang nasional Iran
  2. Iran melarang kapal AS dan Israel melintas
  3. Iran membatasi akses bagi negara yang ikut sanksi
  4. Pemerintah memperkuat kontrol atas keamanan dan kedaulatan laut

Langkah ini memperlihatkan ambisi Iran: menguasai jalur strategis sekaligus arus ekonomi global.

Lalu Lintas Anjlok, Dunia Ikut Tertekan

Meski ketegangan tinggi, aktivitas pelayaran belum berhenti total. Dalam 24 jam terakhir, 15 kapal berhasil melintasi Selat Hormuz setelah mengantongi izin dari Iran.

Namun, angka itu masih jauh dari kondisi normal.

Lalu lintas kapal turun lebih dari 90 persen dibandingkan sebelum perang. Jalur vital yang biasanya padat kini nyaris sepi.

Padahal, Selat Hormuz menjadi jalur utama distribusi minyak dunia.

Dampaknya Buat Dunia (dan Kamu)

Ketika Selat Hormuz terganggu, efeknya langsung terasa secara global.

Harga minyak berpotensi naik. Biaya logistik ikut terdorong. Tekanan inflasi bisa merembet ke banyak negara, termasuk Indonesia.

Artinya sederhana: konflik di Timur Tengah bisa sampai ke dompet kamu.

Penutup: Siapa Bayar Harga Perang?

Iran kini tidak hanya melawan serangan. Mereka mengubah konflik menjadi alat tawar ekonomi dan politik.

Pertanyaannya, jika jalur laut dijadikan “alat bayar” kerugian perang, siapa yang akhirnya menanggung biaya terbesar?

Jawabannya mungkin bukan Iran. Tapi dunia. @dimas

Tags: Amerika SerikatDonald TrumpDuniaEkonomiGeopolitikGlobalIranIsraelKrisisminyakperangSelat HormuzTimur Tengah

Recommended

Dukun Cabul di Magetan: Wajah Gelap ‘Pengobatan’ di Magetan

Dukun Cabul di Magetan: Wajah Gelap ‘Pengobatan’ di Magetan

April 4, 2026
Beasiswa Rp 898 Juta ke Inggris Dibuka: Kesempatan atau Ujian Mental?

Beasiswa Rp 898 Juta ke Inggris Dibuka: Kesempatan atau Ujian Mental?

April 4, 2026

Popular News

  • Air Mineral Terancam Mahal Gara-Gara Plastik: Wajar atau Alarm Bahaya?

    Air Mineral Terancam Mahal Gara-Gara Plastik: Wajar atau Alarm Bahaya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Nyawa TNI Melayang, Israel Belum Akui Keterlibatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pernikahan Berujung Duka: Preman Bunuh Ayah Pengantin di Purwakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cantik di Mata Dunia, Rapuh di Tangan Sendiri: Dilema Taman Nasional Komodo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Iran Tak Sekadar Bertahan: Hormuz Kini Jadi Alat Tekan Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.