Tabooo.id: Sport – Sorak belum pecah, tapi tensi sudah menjerit. Selasa sore di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Timnas Voli Putra Indonesia berdiri di ambang pembuktian. Di hari ketika kesalahan sekecil apa pun bisa mengubah arah turnamen, Rivan Nurmulki dan kawan-kawan memilih jalan tegas menang, tanpa ragu.
Filipina datang membawa perlawanan. Indonesia menjawab dengan ketenangan. Skor akhir memang 3-0, tetapi cerita di baliknya jauh dari kata mudah.
Kemenangan ini memastikan Indonesia melaju ke semifinal SEA Games 2025 sebagai juara Grup B. Dua laga, dua kemenangan, enam poin sempurna. Namun angka-angka itu lahir dari reli panjang, duel mental, dan keputusan-keputusan cepat di bawah tekanan.
Set Pertama: Kontrol Sejak Bola Awal
Indonesia langsung menguasai set pertama. Sejak bola pertama dipukul, ritme permainan berada dalam genggaman. Fahry Septian Putratama memecah tekanan lewat serangan awal, sementara Rivan Nurmulki mengatur tempo dengan tenang.
Skor merangkak dari 5-2, 10-5, hingga 17-13. Filipina mencoba mengejar, tetapi blok Indonesia rapat, servis menekan, dan transisi serangan berjalan rapi. Set pertama ditutup dengan skor 25-17 cepat, bersih, dan memberi pesan jelas bahwa Indonesia datang untuk memimpin.
Set Kedua: Ujian Mental yang Menentukan
Set kedua menjadi ujian sesungguhnya. Filipina menolak menyerah dan mulai berani keluar dari bayang-bayang. Indonesia memang memimpin 8-4 dan 10-8, tetapi keunggulan itu perlahan tergerus.
Skor imbang 15-15, lalu 17-17. Stadion menahan napas saat angka bergerak ke 24-24 dan bahkan 25-25. Di titik paling genting, Indonesia tidak panik. Smes Boy Arnez memecah kebuntuan, lalu Rivan menuntaskan dengan penempatan bola dingin. Skor 27-25. Satu set krusial diamankan dengan kepala tegak.
Set Ketiga: Sempurna di Ujung Ketegangan
Set ketiga menghadirkan drama berbeda. Filipina bahkan sempat membalikkan keadaan menjadi 10-7. Indonesia tertinggal, tapi tak goyah. Skor disamakan menjadi 11-11, lalu adu fokus dimulai.
Service ace Rivan yang keras memaksa kesalahan lawan dan menggeser momentum. Indonesia menjauh 19-16, meski Filipina kembali menekan hingga akhir. Namun pada angka 26-24, Indonesia menutup laga tanpa memberi celah untuk comeback.
Kematangan Tim dan Pesan ke Semifinal
Pelatih Jeff Jiang Jie menyebut kemenangan ini sebagai buah kedewasaan tim.
“Kami tidak hanya kuat secara fisik, tapi juga mental. Anak-anak tetap tenang saat skor ketat,” ujarnya singkat.
Bagi publik Indonesia, hasil ini lebih dari sekadar tiket semifinal. Ini adalah pernyataan. Bahwa di SEA Games 2025, Timnas Voli Putra tidak sekadar hadir mereka siap melangkah jauh. Dan ketika tekanan datang, mereka tahu cara berdiri, memukul, lalu menang. @dimas




