Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Imlek dan Ramadhan Belum Tiba, Harga Pangan Sudah Lebih Dulu Melonjak

by eko
Februari 16, 2026
in Bisnis, Reality
A A
Home Reality Bisnis
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Bisnis – Menjelang Tahun Baru Imlek dan bulan suci Ramadhan, harga sejumlah komoditas pangan mulai merangkak naik. Pola lama ini kembali terulang: ketika momen perayaan mendekat, pasar bergerak lebih cepat dan dompet masyarakat justru terasa semakin ketat.

Data panel harga pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) per Senin (16/2/2026) menunjukkan pergerakan harga yang cenderung naik pada sejumlah komoditas utama. Meski persentasenya terlihat kecil, dampaknya tetap terasa di tingkat rumah tangga.

Beras dan Minyak Goreng Mulai Menguat

Beras medium non-SPHP naik tipis 0,02 persen menjadi Rp13.890 per kilogram. Sementara itu, beras khusus lokal terkerek 0,59 persen ke level Rp15.752 per kilogram. Kenaikan ini memang tidak signifikan secara angka, namun tetap menambah beban belanja harian.

Di sisi lain, harga minyak goreng bergerak lebih agresif. Minyak goreng kemasan naik 0,88 persen menjadi Rp21.178 per liter. Bahkan, minyak goreng curah melonjak 1,81 persen menjadi Rp18.021 per kilogram. Karena minyak menjadi bahan pokok hampir di setiap dapur, kenaikan ini cepat terasa, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah dan pelaku UMKM kuliner.

Ikan, Garam, hingga Daging Ikut Terdorong

Tak hanya beras dan minyak, komoditas perikanan juga mengalami penguatan harga. Ikan kembung naik 0,99 persen menjadi Rp45.761 per kilogram. Kemudian ikan tongkol naik 0,34 persen ke Rp37.130 per kilogram, sedangkan ikan bandeng bertambah 0,47 persen menjadi Rp36.942 per kilogram.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Selain itu, harga garam konsumsi ikut naik 0,67 persen menjadi Rp11.487 per kilogram. Lonjakan paling mencolok terjadi pada daging kerbau segar lokal yang melonjak 5,83 persen hingga menyentuh Rp153.611 per kilogram. Kenaikan tajam ini berpotensi menekan pedagang bakso, sate, dan usaha katering, sebab margin keuntungan mereka bisa semakin tergerus.

Sebagian Harga Turun, Tekanan Tetap Ada

Meski demikian, beberapa komoditas justru mencatat penurunan. Beras premium turun 0,30 persen menjadi Rp15.465 per kilogram. Beras medium terkoreksi 0,55 persen ke Rp13.271 per kilogram, sementara beras SPHP turun 0,25 persen menjadi Rp12.409 per kilogram.

Di sektor lain, jagung peternak turun cukup dalam, yakni 2,76 persen menjadi Rp6.695 per kilogram. Kedelai biji kering impor juga melemah 1,65 persen menjadi Rp10.770 per kilogram. Harga bawang merah turun 2,73 persen ke Rp39.947 per kilogram, sedangkan bawang putih terkoreksi 1,55 persen menjadi Rp38.071 per kilogram.

Bahkan, cabai merah besar turun 3,86 persen menjadi Rp39.174 per kilogram. Daging sapi murni turun 0,47 persen menjadi Rp137.400 per kilogram. Selain itu, daging ayam ras turun tipis 0,17 persen ke Rp40.501 per kilogram, telur ayam ras turun 0,96 persen menjadi Rp30.640 per kilogram, dan gula konsumsi melemah 0,88 persen ke Rp18.029 per kilogram.

Adapun tepung terigu curah naik 1,36 persen menjadi Rp9.518 per kilogram, sementara tepung terigu kemasan bertambah 0,89 persen menjadi Rp12.712 per kilogram. Sebaliknya, Minyakita justru turun 1,13 persen menjadi Rp16.899 per liter.

Rumah Tangga dan UMKM Paling Rentan

Secara keseluruhan, kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan bukanlah fenomena baru. Namun demikian, kelompok masyarakat berpenghasilan rendah tetap menjadi pihak yang paling terdampak. Bagi buruh harian dan pekerja informal, selisih harga ratusan hingga ribuan rupiah dapat mengubah perencanaan belanja mingguan.

Di sisi lain, pelaku UMKM kuliner juga menghadapi dilema. Jika mereka menaikkan harga jual, pelanggan bisa berkurang. Akan tetapi, bila harga ditahan, keuntungan makin menipis. Karena itu, stabilitas harga menjadi faktor krusial bagi keberlangsungan usaha kecil.

Pada akhirnya, pergerakan harga ini memang masih dalam batas fluktuasi. Akan tetapi, jika tren peningkatan berlanjut tanpa intervensi yang efektif, tekanan terhadap daya beli masyarakat bisa semakin berat. Setiap perayaan seharusnya menghadirkan kebahagiaan, bukan kecemasan di lorong pasar dan daftar belanja dapur. @eko

Tags: Harga PanganimlekMelonjakSembako

Kamu Melewatkan Ini

Negara Bicara Pertumbuhan, Warung Kecil Bicara Cara Bertahan

Saat Negara Bicara Pertumbuhan, Warung Kecil Belum Selesai Bertahan

by jeje
Mei 9, 2026

Di tengah harga pangan yang terus naik, pedagang kecil mulai menghadapi dilema paling melelahkan: menaikkan harga jual dan kehilangan pelanggan,...

Harga Pangan Global Naik Serempak, Perang dan El Nino Jadi Pemicu Utama

Perang Timur Tengah dan Bayangan Kelaparan Global yang Mulai Nyata

by dimas
Mei 9, 2026

Isunya tidak hanya tentang kenaikan harga pangan dan pupuk global, tetapi juga bagaimana perang, kebijakan energi, dan krisis iklim perlahan...

Indonesia Sudah Konsisten: Kenaikan Harga Menjadi Rutinitas

Indonesia Sudah Konsisten: Kenaikan Harga Menjadi Rutinitas

by jeje
Mei 9, 2026

Belanja kebutuhan dapur sekarang terasa seperti permainan bertahan hidup. Uang Rp100 ribu masuk pasar dengan percaya diri, lalu pulang bersama...

Next Post
Pemerintah Gelar Sidang Isbat Besok, Awal Ramadhan Berpotensi Berbeda

Pemerintah Gelar Sidang Isbat Besok, Awal Ramadhan Berpotensi Berbeda

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id