Senin, Juni 29, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

IKN Bukan Cuma Gedung, Gibran Pastikan Sekolah Siap Cetak Generasi Emas

by teguh
Desember 31, 2025
in Nasional
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

IKN Tak Mau Jadi Kota Beton Saja

Tabooo.id: Nasional – Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak ingin berhenti sebagai etalase gedung dan jalan mulus. Presiden Prabowo Subianto menegaskan satu pesan jelas pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan penguatan sumber daya manusia. Menindaklanjuti arahan itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming memilih turun langsung ke lapangan.

Rabu (31/12/2025), Gibran meninjau fasilitas pendidikan di kawasan hunian Aparatur Sipil Negara (ASN) IKN. Ia menyambangi sekolah dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Langkah ini mengirim sinyal tegas. IKN tidak hanya menyiapkan kantor pemerintahan, tetapi juga menyiapkan masa depan anak-anak yang akan tumbuh di kota baru itu.

Sekolah Lengkap untuk Kota Ramah Keluarga

Dalam kunjungannya, Gibran memastikan sekolah-sekolah di kawasan hunian ASN mengusung desain modern, terpadu, dan siap pakai. Ia ingin aktivitas belajar-mengajar berjalan optimal sejak awal, bukan sekadar siap saat peresmian.

“Fasilitas pendidikan di kawasan hunian ASN IKN kami rancang secara modern dan representatif untuk mendukung pembelajaran berkualitas di ibu kota baru,” ujar Gibran.

Ini Belum Selesai

Gus Ipul: Sekolah Rakyat Bukan Ruang Titipan

Pemerintah Janji Redam PHK, Tapi Industri Sudah Mulai Berguguran

Menurutnya, kehadiran sekolah lengkap dari SD hingga SMA menjadi fondasi utama kota ramah keluarga. Tanpa sekolah, IKN hanya akan berfungsi sebagai kota kerja, bukan kota hidup.

Masuk Kelas, Bukan Cuma Foto

Gibran tidak berhenti pada seremoni. Ia masuk ke ruang-ruang kelas, melihat fasilitas penunjang, dan mengecek langsung kesiapan lingkungan belajar.

Ia menekankan pentingnya sekolah yang aman, inklusif, dan kompetitif. Pendidikan, kata Gibran, harus bekerja sebagai mesin pembentuk karakter sekaligus daya saing generasi Indonesia Emas.

Pesan ini terasa penting. Banyak proyek infrastruktur tampak megah di luar, tetapi gagal menghadirkan layanan publik yang benar-benar berkualitas di dalamnya.

IKN Bukan Cuma Gedung, Gibran Pastikan Sekolah Siap Cetak Generasi Emas
Wapres Mengecek Kondisi Kelas Sekolah di IKN

Angka yang Menunjukkan Keseriusan

Pemerintah membangun gedung SD dan TK di atas lahan seluas 5.520 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 8.460 meter persegi. Bangunan ini memiliki dua basement, empat lantai, dan 20 ruang kelas.

Untuk jenjang SMP, pemerintah menyiapkan gedung seluas 5.819 meter persegi di atas lahan yang sama. Sekolah ini memiliki sembilan ruang kelas serta fasilitas pendukung seperti laboratorium dan ruang kegiatan siswa.

Sementara itu, gedung SMA berdiri di atas lahan 4.061 meter persegi dengan luas bangunan 8.302 meter persegi. Bangunan empat lantai ini menyediakan sembilan ruang kelas untuk tiga tingkat angkatan. Setiap kelas menampung 32 siswa dan didukung laboratorium bahasa, komputer, seni, fisika, kimia, serta biologi.

Deretan angka ini bicara lantang. Pemerintah tidak sekadar berjanji.

Siapa Untung, Siapa Harus Waspada?

ASN dan keluarganya menjadi pihak pertama yang merasakan manfaat. Anak-anak mereka bisa mengakses sekolah modern tanpa harus keluar kawasan.

Namun masyarakat luas juga punya kepentingan. Sekolah-sekolah ini harus benar-benar berfungsi, bukan hanya tampil cantik di brosur. Kualitas guru, kurikulum, dan manajemen pendidikan akan menentukan apakah IKN benar-benar mencetak SDM unggul atau hanya memindahkan masalah lama ke lokasi baru.

IKN dan Ujian Konsistensi

IKN kini menghadapi ujian sesungguhnya. Pemerintah bisa membangun gedung dengan cepat, tetapi pendidikan menuntut konsistensi jangka panjang.

Sekolah sudah berdiri. Kini publik menunggu satu jawaban sederhana tapi krusial apakah kualitas ikut tumbuh, atau hanya ikut diresmikan?

Sebab kota masa depan tidak lahir dari beton yang tinggi, melainkan dari manusia berkualitas yang tumbuh di dalamnya. @teguh

Tags: ASNFasilitasIKNInfrastrukturKeluargaSekolahSMP

Kamu Melewatkan Ini

Rp352 Ribu, Ujian Anak, dan Seorang Ayah yang Terpaksa Mencuri

Rp352 Ribu, Ujian Anak, dan Seorang Ayah yang Terpaksa Mencuri

by teguh
Juni 15, 2026

Seorang ayah Langkahnya pelan ketika memasuki halaman rumah pemilik toko. Di sampingnya berdiri dua anak laki-laki yang terus menunduk. Tak...

Lima Juta Kendaraan Menunggak: Krisis Kepatuhan atau Daya Beli yang Melemah?

Lima Juta Kendaraan Menunggak: Krisis Kepatuhan atau Daya Beli yang Melemah?

by teguh
Juni 11, 2026

Lima juta kendaraan di Jawa Tengah tidak membayar pajak hingga akhir 2025. Angka itu bukan sekadar catatan administrasi. Nilainya mencapai...

Lima Juta Kendaraan Menunggak, APBD Jawa Tengah Kehilangan Nafas

Lima Juta Kendaraan Menunggak, APBD Jawa Tengah Kehilangan Nafas

by teguh
Juni 11, 2026

Lebih dari lima juta kendaraan di Jawa Tengah tercatat masih menunggak pajak hingga akhir 2025. Nilainya tidak kecil. Pemerintah Provinsi...

Next Post
Klaim Imigran Tolak Pasar Natal di Jerman Ternyata Hoaks

Klaim Imigran Tolak Pasar Natal di Jerman Ternyata Hoaks

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id