Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Hoaks! Prabowo Disebut Bisa Lengserkan Puan dari Kursi DPR

by eko
Maret 9, 2026
in Check
A A
Home Check
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Check – Sebuah unggahan di Facebook menyebarkan narasi provokatif tentang Presiden Prabowo Subianto dan Ketua DPR RI Puan Maharani. Unggahan itu mengklaim Prabowo akan menggunakan “hak istimewa” untuk melengserkan Puan dari jabatannya.

Narasi yang beredar berbunyi: “Presiden Prabowo boikot kursi DPR. Satu persatu tumbang di era Presiden Prabowo. Prabowo gunakan hak istimewa untuk lengserkan Puan.”

Kalimat seperti ini langsung memancing perhatian publik. Banyak orang kemudian mengira presiden benar-benar memiliki kewenangan untuk mencopot pimpinan DPR.

Namun, apakah klaim tersebut benar?

Fakta yang Ditemukan

Penelusuran terhadap berbagai sumber resmi tidak menemukan pernyataan pemerintah yang menyebut Prabowo akan menggunakan hak istimewa untuk memberhentikan Puan Maharani dari jabatan Ketua DPR.

Ini Belum Selesai

Mulai 2027, Ibu Hamil Bayar Pajak? Ini Faktanya

Benarkah Vaksin mFLUSIVA Terinspirasi dari Dewa Siwa? Ini Faktanya

Media arus utama juga tidak pernah melaporkan rencana tersebut. Artinya, narasi yang beredar di media sosial tidak memiliki dasar informasi yang jelas.

Selain itu, aturan dalam sistem ketatanegaraan Indonesia juga tidak memberi presiden kewenangan untuk mencopot pimpinan DPR secara langsung.

Memahami Batas Hak Prerogatif Presiden

Banyak orang sering mendengar istilah “hak prerogatif presiden”. Sebagian orang kemudian mengira presiden bisa menggunakan hak itu untuk mengambil keputusan apa pun.

Padahal konstitusi menetapkan batas yang jelas.

Presiden memang memiliki hak prerogatif, tetapi kewenangan itu biasanya mencakup beberapa hal tertentu, seperti:

  • Mengangkat dan memberhentikan menteri
  • Menunjuk duta besar
  • Memberikan amnesti dan abolisi
  • Menetapkan kebijakan luar negeri dan perjanjian internasional

Sementara itu, DPR memiliki mekanisme sendiri dalam menentukan pimpinan lembaga. Partai politik di parlemen menentukan posisi Ketua DPR melalui proses politik internal.

Karena itu, presiden tidak memiliki wewenang untuk langsung mencopot Ketua DPR.

Kenapa Narasi Seperti Ini Mudah Viral?

Konten politik yang dramatis sering lebih cepat menyebar di media sosial. Kalimat tegas seperti “boikot”, “tumbang”, atau “lengserkan” membuat informasi terlihat besar dan mendesak.

Selain itu, banyak orang belum memahami secara detail pembagian kekuasaan dalam sistem pemerintahan. Situasi ini membuat narasi yang keliru terlihat masuk akal.

Padahal, logika dasarnya sederhana: lembaga negara memiliki batas kewenangan masing-masing.

Kesimpulan

Klaim bahwa Presiden Prabowo Subianto akan menggunakan hak istimewa untuk melengserkan Puan Maharani dari kursi Ketua DPR tidak memiliki dasar fakta maupun landasan konstitusi.

Narasi tersebut muncul dari kesalahpahaman tentang kewenangan presiden, lalu berkembang menjadi konten sensasional di media sosial.

Di era digital, informasi dramatis memang mudah viral. Namun, kebenaran tetap membutuhkan verifikasi.

Sebelum share, cek dulu—biar gak ikut dosa digital. @eko

Tags: Anti HoaksCheckDPRFaktaHoaksprabowo

Kamu Melewatkan Ini

Mulai 2027, Ibu Hamil Bayar Pajak? Ini Faktanya

Mulai 2027, Ibu Hamil Bayar Pajak? Ini Faktanya

by eko
Agustus 21, 2026

Klaim wanita hamil wajib membayar pajak Rp500 ribu per bulan mulai 2027 adalah hoaks. Tidak ada aturan resmi tentang pajak...

Benarkah Prabowo Perintahkan Tangkap Warga Aceh?

Benarkah Prabowo Perintahkan Tangkap Warga Aceh?

by eko
Agustus 19, 2026

Viral di Facebook, Presiden Prabowo Subianto disebut memerintahkan TNI dan Polri menangkap semua masyarakat Aceh. Benarkah? Berikut fakta hasil penelusuran....

Ova Emilia Ditangkap karena Ijazah Jokowi? Cek Faktanya

Ova Emilia Ditangkap karena Ijazah Jokowi? Cek Faktanya

by eko
Agustus 17, 2026

Klaim Ova Emilia ditangkap polisi karena kasus ijazah Jokowi adalah hoaks. Foto viral itu terindikasi deepfake. Tabooo.id - Sebuah unggahan...

Next Post
Kapal Dagang Diserang di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Global Terancam

Kapal Dagang Diserang di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Global Terancam

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id