Sabtu, Juni 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Hoaks! Klaim Anies Gugat Jokowi dan Rektor UGM Tak Berdasar

by eko
Februari 28, 2026
in Check
A A
Home Check
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Check – Linimasa Facebook mendadak riuh. Sebuah unggahan mengklaim sejumlah alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menempuh jalur hukum. Mereka, menurut narasi itu, melaporkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia ke Polda DIY.

Unggahan tersebut memakai bahasa besar: “marwah institusi”, “integritas akademik”, hingga polemik istilah “Teknologi Kayu”. Bahkan, penulisnya menekankan bahwa sebagian alumni merasa reputasi kampus tercoreng. Karena itu, mereka disebut memilih jalur hukum.

Sekilas, ceritanya terdengar serius. Namun, apakah klaim ini benar?

Fakta di Lapangan: Tidak Ada Laporan

Pertama, tidak ada keterangan resmi dari kepolisian tentang laporan tersebut. Kedua, Anies tidak pernah menyampaikan pernyataan publik soal pelaporan terhadap Jokowi maupun rektor UGM. Selain itu, media arus utama juga tidak memuat berita tentang laporan yang diklaim viral tersebut.

Sebaliknya, penelusuran justru mengarah pada arsip lama dari Antara tahun 2015. Saat itu, Anies masih menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Ia berbicara secara umum mengenai pengguna ijazah palsu. Akan tetapi, ia tidak menyebut Jokowi, tidak menyinggung UGM, dan tidak membahas polemik yang kini beredar.

Ini Belum Selesai

Benarkah Genjer-Genjer adalah Lagu PKI? Cek Faktanya

Otoriter Populis Sama dengan Diktator? Ini Jawabannya

Dengan kata lain, unggahan tersebut mencampur isu lama dengan narasi baru. Akibatnya, publik mudah terkecoh.


Kenapa Narasi Ini Mudah Dipercaya?

Pertama, unggahan itu membawa nama besar. Kedua, isu yang diangkat menyentuh dunia pendidikan dan politik sekaligus. Selain itu, istilah “Teknologi Kayu” terdengar spesifik sehingga memberi kesan seolah-olah berbasis data.

Padahal, kampus sering mengubah atau menyesuaikan nama jurusan sesuai perkembangan kebijakan akademik. Jadi, perbedaan istilah tidak otomatis berarti ada manipulasi.

Namun di media sosial, emosi sering berjalan lebih cepat daripada verifikasi. Orang membaca judul yang dramatis, lalu langsung membagikannya. Sementara itu, proses cek fakta justru tertinggal.

Jika benar ada laporan hukum yang melibatkan tokoh nasional dan kampus sebesar UGM, media nasional tentu akan ramai memberitakannya. Faktanya, pemberitaan seperti itu tidak ada. Karena itu, klaim tersebut tidak memiliki dasar yang kuat.

Jangan Jadi Korban Narasi Setengah Matang

Di era digital, setiap orang bisa menjadi penyebar informasi. Namun, tidak semua informasi layak disebarkan.

Karena itu, biasakan memeriksa sumber resmi. Selanjutnya, bandingkan dengan laporan media kredibel. Terakhir, tanyakan pada diri sendiri: masuk akal atau tidak?

Sebab sekali kita menekan tombol “share”, kita ikut bertanggung jawab atas dampaknya.

Sebelum share, cek dulu biar gak ikut dosa digital. @eko

Tags: Ijazahjokowi

Kamu Melewatkan Ini

Hasto Sebut Indonesia Jadi Otoriter Populis Sejak Era Jokowi

Hasto Sebut Indonesia Jadi Otoriter Populis Sejak Era Jokowi

by Tabooo
Juni 1, 2026

Hasto Sebut Indonesia Jadi Otoriter Populis Sejak Era Jokowi dalam pidato peringatan Hari Lahir Pancasila di Sekolah Partai PDIP, Jakarta...

Kenapa Mahasiswa Ramai Cari Ruang Tumbuh di Luar Kampus?

Kenapa Mahasiswa Ramai Cari Ruang Tumbuh di Luar Kampus?

by teguh
April 30, 2026

Sabtu, 25 April 2026, lebih dari 176.000 mahasiswa dari Sabang sampai Merauke memulai perjalanan di Novo Club Batch 4. Angka...

Beckham Putra Jadi Sarjana: Bintang Lapangan Tak Harus Buta Pendidikan

Beckham Putra Jadi Sarjana: Bintang Lapangan Tak Harus Buta Pendidikan

by teguh
April 16, 2026

Tabooo.id: Sports - Di tengah dunia sepak bola yang sering memuja trofi dan sorak stadion, Beckham Putra Nugraha baru saja...

Next Post
UEA Siaga, Rudal Iran Hantam Abu Dhabi dan Pangkalan AS

Teluk Bergemuruh: Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer AS

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id