Tabooo.id: Bisnis – Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) sepanjang pekan pertama Maret 2026 menunjukkan dinamika yang tajam. Dalam periode 2 hingga 7 Maret 2026, harga emas Antam secara kumulatif turun Rp26.000 per gram, dan akhirnya berada di level Rp3.059.000 per gram pada Sabtu (7/3/2026).
Fluktuasi tersebut mencerminkan tekanan dan ketidakpastian yang sedang terjadi di pasar komoditas global. Emas yang biasanya menjadi aset pelindung nilai justru bergerak naik-turun dalam waktu singkat.
Lonjakan di Awal Pekan
Harga emas Antam membuka pekan dengan kenaikan yang cukup tajam. Pada Senin (2/3/2026), harga emas langsung melonjak Rp50.000 hingga menyentuh Rp3.135.000 per gram.
Kenaikan ini sempat memicu optimisme di kalangan investor ritel. Banyak pembeli melihat momentum tersebut sebagai sinyal bahwa harga emas akan terus bergerak naik.
Namun optimisme itu tidak bertahan lama.
Koreksi Tajam di Tengah Pekan
Sehari setelah kenaikan tersebut, harga emas mulai terkoreksi. Pada Selasa (3/3/2026), harga emas Antam turun Rp13.000 dan berada di level Rp3.122.000 per gram.
Penurunan yang lebih dalam terjadi pada Rabu (4/3/2026). Saat itu harga emas Antam jatuh Rp77.000 dalam satu hari hingga menyentuh Rp3.045.000 per gram.
Koreksi besar ini menjadi salah satu penurunan harian paling tajam dalam beberapa waktu terakhir. Pergerakan tersebut menunjukkan betapa sensitifnya pasar emas terhadap dinamika ekonomi global dan sentimen investor.
Harga Sempat Pulih, Lalu Turun Lagi
Memasuki Kamis (5/3/2026), harga emas Antam mulai menunjukkan tanda pemulihan. Harga naik tipis Rp4.000 menjadi Rp3.049.000 per gram.
Namun pemulihan tersebut kembali tertahan. Pada Jumat (6/3/2026), harga emas kembali turun Rp25.000 hingga berada di level Rp3.024.000 per gram.
Kondisi ini membuat pelaku pasar kembali berhati-hati, terutama bagi investor ritel yang memantau harga emas sebagai instrumen investasi jangka panjang.
Harga Kembali Naik di Akhir Pekan
Pada Sabtu (7/3/2026), harga emas Antam akhirnya kembali menguat. Harga melonjak Rp35.000 sehingga mencapai Rp3.059.000 per gram.
Kenaikan ini juga terjadi pada harga beli kembali atau buyback emas Antam. Pada hari yang sama, harga buyback naik Rp35.000 dan berada di level Rp2.822.000 per gram.
Harga buyback menjadi acuan penting bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emas batangan mereka.
Pajak Transaksi Emas
Transaksi emas Antam tetap mengikuti ketentuan pajak yang berlaku. Pemerintah mengenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017.
Penjualan kembali emas batangan dengan nilai lebih dari Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP.
Potongan pajak tersebut langsung dipotong dari total nilai transaksi buyback.
Sementara itu, pembelian emas batangan juga dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP.
Harga Pecahan Emas Antam
Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia Antam pada Sabtu (7/3/2026), harga emas batangan tercatat sebagai berikut:
Emas 0,5 gram: Rp1.579.500
Emas 1 gram: Rp3.059.000
Emas 2 gram: Rp6.058.000
Emas 3 gram: Rp9.062.000
Emas 5 gram: Rp15.070.000
Emas 10 gram: Rp30.085.000
Emas 25 gram: Rp75.087.000
Emas 50 gram: Rp150.095.000
Emas 100 gram: Rp300.112.000
Emas 250 gram: Rp750.015.000
Emas 500 gram: Rp1.499.820.000
Emas 1.000 gram: Rp2.999.600.000
Dampak bagi Investor Ritel
Fluktuasi harga emas dalam waktu singkat menunjukkan bahwa investasi emas juga tidak sepenuhnya bebas risiko.
Bagi investor besar, perubahan harga mungkin hanya bagian dari dinamika pasar. Namun bagi masyarakat yang membeli emas dalam jumlah kecil untuk tabungan jangka panjang, setiap pergerakan harga bisa memengaruhi keputusan untuk membeli atau menjual.
Ironinya, emas sering disebut sebagai aset paling aman. Tetapi dalam praktiknya, bahkan logam paling stabil sekalipun tetap mengikuti satu hukum lama pasar ketika dunia tidak pasti, harga bisa berubah lebih cepat dari rasa aman itu sendiri. @dimas







