Sabtu, Mei 16, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Hamas Tunjuk Juru Bicara Baru Usai Kematian Abu Obeida

by dimas
Desember 30, 2025
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Hamas memastikan juru bicara sayap bersenjatanya, Abu Obeida, serta mantan pemimpin Hamas di Gaza, Mohammed Sinwar, tewas dalam perang melawan Israel awal tahun ini. Kepastian itu disampaikan melalui video resmi Brigade al-Qassam pada Senin (29/12/2025). Bersamaan dengan pengumuman itu, Hamas memperkenalkan juru bicara baru yang tampil bertopeng.

Juru bicara baru membocorkan identitas asli Abu Obeida untuk pertama kalinya. Nama aslinya adalah Hudhayfah Samir Abdullah al-Kahlout.

“Kami mengumumkan dengan bangga gugurnya pemimpin besar Abu Obeida. Kami telah mewarisi gelarnya,” ujarnya, menegaskan kesinambungan kepemimpinan meski kehilangan tokoh penting.

Abu Obeida dan Komandan Hamas Lain yang Gugur

Abu Obeida selama ini menjadi suara utama Hamas di Gaza. Ia rutin mengeluarkan pernyataan tentang perkembangan medan tempur, dugaan pelanggaran gencatan senjata, dan negosiasi pertukaran tawanan dengan Israel. Pernyataan terakhirnya muncul pada awal September, ketika Israel memulai serangan militer tahap awal ke Kota Gaza, menimbulkan ratusan bangunan rusak dan gelombang pengungsian massal.

Selain Abu Obeida, Brigade al-Qassam juga mengonfirmasi kematian komandan senior lainnya, termasuk Mohammed Shabanah, kepala Brigade Rafah, serta Hakam al-Issa dan Raed Saad. Mereka termasuk daftar panjang perwakilan Hamas yang tewas dalam dua tahun terakhir, seperti Yahya Sinwar, Mohammed Deif pendiri Brigade al-Qassam dan kepala politik Ismail Haniyeh.

Ini Belum Selesai

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Dampak bagi Warga Gaza

Kematian komandan dan pemimpin Hamas berdampak langsung pada warga Gaza. Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, sejak gencatan senjata berlaku pada 11 Oktober, sedikitnya 414 warga tewas dan 1.145 orang terluka, sementara 680 jenazah ditemukan. Sejak perang dimulai pada 7 Oktober 2023, korban tewas dilaporkan mencapai 71.266 orang, dengan 171.222 luka-luka. Penduduk sipil, terutama di zona konflik, menghadapi risiko tinggi kehilangan tempat tinggal, akses layanan dasar, dan keamanan hidup.

Sikap Terhadap Gencatan Senjata

Juru bicara baru menegaskan Hamas tetap berkomitmen pada gencatan senjata, meski menuduh Israel melakukan “pelanggaran berulang.” Ia menegaskan, rakyat Palestina membela diri dan tidak akan meletakkan senjata selama pendudukan masih berlangsung.

“Kami tidak akan menyerah, bahkan jika harus bertarung dengan kuku kami,” ujarnya, sekaligus mendesak komunitas internasional menekan Israel agar mematuhi kesepakatan.

Refleksi

Kematian Abu Obeida dan Mohammed Sinwar menegaskan bahwa konflik di Gaza terus menelan korban, terutama warga sipil. Sementara dunia sibuk berdebat soal gencatan senjata, rakyat biasa tetap menanggung derita perang. Drama politik dan militer ini menjadi pengingat pahit bagi warga Gaza, perdamaian tampak seperti mimpi yang selalu tertunda. @dimas

Tags: Gazagencatan senjataHamasIsraelKonflik DuniaPalestinaperang

Kamu Melewatkan Ini

Perempuan, Perang, dan Rumah yang Terbelah

Perempuan, Perang, dan Rumah yang Terbelah

by teguh
Mei 4, 2026

Malam itu tidak hanya sunyi ia penuh keputusan. Di sebuah rumah bangsawan di Muneng, seorang istri memilih jalan yang tak...

Rumah Kos yang Membelah Indonesia

Gang Peneleh: Tempat Lahirnya Nasionalisme, Sosialisme, dan Konflik

by teguh
April 25, 2026

Di sebuah rumah kos sederhana milik H.O.S. Tjokroaminoto, di Gang Peneleh, Surabaya. Sejarah Indonesia tumbuh tanpa sorotan. Tiga anak muda...

Bandara Jadi Arena Tikam, Politik Masih Pakai Otot?

Bandara Jadi Arena Tikam, Politik Masih Pakai Otot?

by teguh
April 20, 2026

Minggu siang, 19 April 2026, Bandara Karel Sadsuitubun di Langgur seharusnya menyambut kedatangan penumpang. Namun siang itu, tempat itu justru...

Next Post
Kasus Nikel Konawe Utara Dihentikan, KPK Pastikan Bebas Intervensi

Kasus Nikel Konawe Utara Dihentikan, KPK Pastikan Bebas Intervensi

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Mei 15, 2026

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Mei 15, 2026

“Sepatu Kekecilan” dan Tragedi Siswa SMK Samarinda yang Mengguncang Publik

Mei 15, 2026

300 Rumah Terendam Saat Warga Tidur: Banjir Lumajang Datang dari Hulu

Mei 15, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id