Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Gunung Ile Lewotolok Meletus 48 Kali, Warga Diimbau Waspada

by dimas
Februari 2, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, meletus 48 kali pada Senin (2/2/2026) antara pukul 00.00 hingga 06.00 Wita. Material pijar terlempar hingga 100 meter ke arah tenggara, disertai gemuruh dengan intensitas lemah hingga sedang.

“Lontaran material pijar sejauh 100 meter ke sektoral tenggara,” ujar Yeremias Kristianto Pugel, petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGa) Ile Lewotolok, saat memantau erupsi.

Data seismogram mencatat amplitudo letusan 17-33,5 mm dengan durasi 35-72 detik. Selama periode tersebut, gunung juga menghasilkan 85 kali gempa hembusan dan 6 kali gempa tremor non-harmonik.

Kondisi Cuaca dan Visual Kawah

Cuaca di puncak gunung tampak cerah, berawan, hingga mendung. Angin bertiup lemah ke arah timur, dengan suhu udara 24-26 derajat Celsius. Kabut visual mencapai 0-I hingga 0-II, sementara asap kawah tidak teramati. Kondisi ini menunjukkan aktivitas gunung masih terkendali, meski erupsi berlangsung berulang.

Petugas PGa Ile Lewotolok menegaskan agar masyarakat tidak memasuki wilayah radius 3 kilometer dari pusat gunung. Warga juga diimbau mengenakan masker pelindung mulut dan hidung, serta menggunakan kacamata dan pakaian pelindung untuk melindungi mata dan kulit dari paparan abu vulkanik. Tingkat aktivitas gunung berada di level III siaga.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Masyarakat sekitar, khususnya petani dan nelayan, menjadi pihak yang paling terdampak. Aktivitas harian mereka berpotensi terganggu, sementara abu vulkanik bisa merusak tanaman dan mempersulit mobilitas di desa-desa lereng gunung.

Refleksi Singkat

Ile Lewotolok mengingatkan bahwa alam bisa menegaskan kekuatannya kapan saja. Warga berharap pemerintah daerah dan pusat terus menyiapkan langkah mitigasi, agar aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari tetap berjalan meski letusan gunung seakan memberi “alarm” keras di awal tahun. @dimas

Tags: erupsigunungIle LewotolokLembataLetusanmasyarakatMitigasiNusa Tenggara TimurPGA

Kamu Melewatkan Ini

Tragedi Labuan Bajo, Dua Turis Tewas Akibat Jembatan Lapuk

Tragedi Labuan Bajo, Dua Turis Tewas Akibat Jembatan Lapuk

by dimas
Mei 31, 2026

Tragedi di Labuan Bajo menewaskan dua wisatawan Austria setelah jembatan lapuk di Cunca Wulang jebol. Kasus ini memicu sorotan terhadap...

Ketika Celurit Naik Kelas: Dari Ladang Madura ke Layar Hollywood

Ketika Celurit Naik Kelas: Dari Ladang Madura ke Layar Hollywood

by teguh
Mei 5, 2026

Awalnya terlihat biasa. Namun, saat kamu perhatikan lebih lama, frame itu terasa janggal. Joe Taslim berdiri rapi, tenang, dan percaya...

Kuota Komodo Dikaji Ulang, Daerah: Jangan Kami Cuma Jadi Penonton

Kuota Komodo Dikaji Ulang, Daerah: Jangan Kami Cuma Jadi Penonton

by teguh
April 25, 2026

Taman Nasional Komodo kembali jadi panggung tarik-ulur kebijakan. Saat pemerintah pusat mewacanakan kajian ulang kuota pengunjung, Bupati Manggarai Barat Edistasius...

Next Post
Dibilang Bukan Bocor, Tapi Warga Sesak: Asap Asam Nitrat Selimuti Cilegon

Dibilang Bukan Bocor, Tapi Warga Sesak: Asap Asam Nitrat Selimuti Cilegon

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id