Tabooo.id: Sports – Malam panas di Stadion Rizal Memorial, Manila, menjadi panggung ujian bagi Dewa United. Sorakan publik tuan rumah menggema sejak awal laga. Tekanan terasa dari setiap sisi lapangan. Dalam leg pertama babak 16 besar AFC Challenge League 2025/2026, Kamis (5/3/2026), Dewa United akhirnya menyerah 0-1 dari Manila Digger.
Kenji Nishioka mencetak gol tunggal yang menentukan kemenangan tuan rumah. Hasil ini memaksa Dewa United mengejar kemenangan pada leg kedua jika ingin menjaga peluang lolos.
Duel Cepat Sejak Menit Awal
Kedua tim langsung memainkan tempo tinggi begitu wasit meniup peluit pertama. Dewa United berusaha menguasai bola dan membangun serangan dari lini tengah.
Taisei Marukawa membuka peluang pertama bagi Dewa United. Ia menusuk dari sisi kiri kotak penalti lalu melepaskan tembakan keras. Bek Manila Digger sigap menutup ruang dan memblok bola.
Tuan rumah segera membalas. Kenji Nishioka mencoba peruntungan lewat sepakan dari sisi kiri kotak penalti. Bola meluncur deras, tetapi arahnya masih melebar dari gawang Sonny Stevens.
Dewa United kembali menekan. Pada menit ke-23, Marukawa mengirim umpan silang tajam ke depan gawang. Alex Martins melompat tinggi dan menyundul bola dengan keras. Namun bola melayang tipis di atas mistar.
Nishioka Pecah Kebuntuan
Pertandingan berjalan semakin terbuka. Manila Digger melihat celah di pertahanan lawan dan mencoba memanfaatkannya.
Pa Ousman Gai mengirim umpan matang ke tengah kotak penalti. Kenji Nishioka langsung bergerak cepat menyambut bola. Tanpa ragu, ia melepaskan tembakan kaki kanan ke pojok kanan bawah gawang.
Sonny Stevens bereaksi, tetapi bola meluncur lebih cepat. Bola masuk ke gawang dan membuat Manila Digger unggul 1-0.
Gol tersebut mengubah ritme pertandingan. Dewa United meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan.
Dewa United Terus Menekan
Menjelang akhir babak pertama, Dewa United menciptakan peluang besar. Jaja menyambut bola di depan gawang dan menanduknya dengan keras. Omar Njie menunjukkan refleks cepat dan menepis bola.
Memasuki babak kedua, Dewa United tampil lebih agresif. Para pemain bergerak lebih berani dan mencoba menekan dari berbagai sisi.
Ricky Kambuaya mendapat peluang emas pada menit ke-60. Ia menerima bola di dalam kotak penalti lalu melepaskan tembakan keras. Omar Njie kembali menggagalkan peluang itu dengan penyelamatan gemilang.
Alex Martins juga mencoba peruntungan lewat sundulan. Bola melintas tipis di sisi kanan gawang. Sementara itu, Noah Sadaoui menusuk dari sisi lapangan dan memaksa pertahanan Manila Digger bekerja keras.
Serangan demi serangan terus mengalir. Dewa United berusaha memecah kebuntuan.
Segalanya Ditentukan di Leg Kedua
Wasit memberi tambahan waktu enam menit di penghujung pertandingan. Dewa United memanfaatkan waktu itu untuk menggempur pertahanan lawan.
Para pemain mengirim umpan silang ke kotak penalti. Mereka memburu satu gol penyama kedudukan. Namun lini belakang Manila Digger tetap disiplin dan menutup setiap celah.
Peluit panjang akhirnya mengakhiri laga. Manila Digger mempertahankan keunggulan 1-0.
Hasil ini memang menekan langkah Dewa United. Namun perjalanan belum selesai. Leg kedua akan membuka peluang baru.
Sepak bola selalu memberi ruang bagi kebangkitan. Kini Dewa United harus menjawab tantangan itu dengan keberanian, energi, dan satu misi membalikkan keadaan. @teguh




