• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Geopolitik Memanas, Prabowo Ajak Mantan Presiden Tukar Gagasan

Maret 3, 2026
in Nasional, News
A A
Geopolitik Memanas, Prabowo Ajak Mantan Presiden Tukar Gagasan

Presiden Prabowo di acara HUT Partai Golkar. (Foto: BPMI)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Presiden Prabowo Subianto mengundang para mantan presiden dan mantan wakil presiden ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam. Pertemuan tertutup itu langsung memantik perhatian publik, terutama di tengah dinamika politik dan tekanan geopolitik global yang terus menguat.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden ingin mendengar pandangan langsung dari para tokoh bangsa. Ia menyebut pertemuan tersebut sebagai ajang silaturahmi sekaligus forum diskusi strategis untuk bertukar pikiran mengenai berbagai isu nasional dan internasional.

Menurut Teddy, Presiden tidak membatasi topik pembahasan. Ia memastikan para tokoh akan membicarakan beragam isu, termasuk perkembangan geopolitik yang belakangan semakin tidak menentu. Namun, ia belum merinci agenda detail karena pertemuan baru akan dimulai saat itu.

Tokoh Senior Hadir, Spektrum Politik Dikumpulkan

Sejumlah nama besar tampak memenuhi undangan. Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono hadir di Istana. Dari jajaran mantan wakil presiden, terlihat Jusuf Kalla, sementara Ma’ruf Amin dan Boediono dijadwalkan turut hadir.

Tidak hanya itu, Presiden juga mengundang para mantan menteri luar negeri dan ketua umum partai politik yang memiliki kursi di parlemen. Langkah ini menunjukkan upaya mengonsolidasikan spektrum politik yang luas, dari eksekutif senior hingga elite partai.

Secara politik, pertemuan ini mengirim sinyal kuat bahwa Presiden ingin merangkul seluruh kekuatan nasional di tengah situasi global yang bergejolak. Ketika konflik internasional memengaruhi harga energi, nilai tukar, dan stabilitas perdagangan, pemerintah membutuhkan masukan dari para pemimpin berpengalaman.

RelatedPosts

Jubir IRGC Tewas Diserang AS-Israel, Konflik Iran Kian Memanas

Lebaran 2026: Prabowo Undang Ribuan Warga ke Istana Kepresidenan

Konteks Geopolitik dan Dampaknya ke Dalam Negeri

Dalam beberapa bulan terakhir, ketegangan global berdampak langsung pada ekonomi domestik. Fluktuasi harga minyak dunia, gangguan rantai pasok, hingga tekanan terhadap rupiah menjadi isu yang dirasakan masyarakat luas. Kenaikan harga bahan bakar dan kebutuhan pokok paling terasa bagi kelompok menengah ke bawah.

Karena itu, diskusi mengenai geopolitik bukan sekadar wacana luar negeri. Setiap keputusan diplomatik dan kebijakan ekonomi berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat, stabilitas lapangan kerja, dan arah investasi.

Dengan mengundang para mantan presiden dan wakil presiden, Prabowo tampak ingin memperkuat legitimasi politik sekaligus memperkaya perspektif kebijakan. Para pemimpin terdahulu memiliki pengalaman menghadapi krisis—mulai dari krisis ekonomi hingga dinamika hubungan luar negeri yang bisa menjadi referensi strategis.

Konsolidasi atau Simbol Politik?

Publik tentu menunggu hasil konkret dari pertemuan tersebut. Apakah forum ini akan menghasilkan langkah kebijakan baru, atau sekadar simbol persatuan elite?

Di satu sisi, dialog lintas generasi kepemimpinan bisa memperkuat stabilitas politik. Di sisi lain, masyarakat berharap pertemuan semacam ini tidak berhenti pada foto bersama dan pernyataan normatif.

Bagi rakyat, yang terpenting bukan siapa yang duduk di ruang Istana, melainkan kebijakan apa yang lahir setelahnya. Di tengah tekanan global dan tantangan ekonomi, publik membutuhkan kepastian arah bukan sekadar silaturahmi politik yang hangat di dalam, tetapi dingin hasilnya di luar. @dimas

Tags: 2026ArahBangsaEliteGeopolitikGlobalIndonesiaIstana KepresidenanIsuKonsolidasiNasionalPolitikPrabowo SubiantoStrategis
Next Post
Viral Gempa M 9 Sulbar-Sulsel? Faktanya Tidak Benar!

Gempa 6,4 M Guncang Sinabang, Aceh, Getaran Terasa hingga Medan

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Saat Senja: Ketika Malam Mulai Dibuka untuk Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lebaran Beda Hari, Antara Ilmu, Ego, dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.