Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo Undang Presiden dan Wapres Terdahulu ke Istana, Bahas Apa?

by dimas
Maret 3, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Presiden Prabowo Subianto mengundang para presiden dan wakil presiden Republik Indonesia terdahulu ke Istana Merdeka Selasa (3/3/2026) malam. Agenda yang dijadwalkan pukul 19.30 WIB itu disebut sebagai silaturahmi dan diskusi, tetapi konteks waktunya memberi bobot politik dan ekonomi yang tidak kecil.

Ajudan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, AKBP Syarif Fitriansyah, memastikan Jokowi akan hadir. Ia menjelaskan bahwa Prabowo mengundang Jokowi untuk mengikuti pertemuan silaturahmi dan diskusi di Istana. Namun, Syarif tidak merinci siapa saja tokoh lain yang dipastikan datang dan meminta publik menunggu keterangan resmi dari Istana.

Di saat yang sama, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron memastikan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono juga akan memenuhi undangan tersebut. Herman menegaskan bahwa SBY selalu menghadiri undangan resmi Presiden. Meski demikian, ia mengaku belum mengetahui secara detail agenda pembahasan malam itu.

Forum Mendengar dan Memberi Update

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memberikan gambaran lebih luas mengenai tujuan pertemuan tersebut. Ia menyebut Prabowo ingin mendengarkan pandangan dan masukan dari para pemimpin terdahulu, terutama dalam merespons dinamika geopolitik global yang sedang berkembang.

Menurut Dasco, Presiden ingin menyerap saran strategis sebagai bahan pertimbangan dalam merencanakan mitigasi dampak terhadap bangsa dan negara. Ia juga menyampaikan bahwa Prabowo berencana memberi pembaruan informasi mengenai situasi global terkini setelah melakukan kunjungan luar negeri.

Ini Belum Selesai

Disdikpora DIY Imbau Siswa Tak Ikut Demo, UMY Izinkan Mahasiswa Turun ke Jalan

Dua Tahun Prabowo–Gibran, 9.505 Personel Disiagakan: Hak Aspirasi Tetap Prioritas?

Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah memandang situasi global bukan sekadar isu luar negeri, melainkan faktor yang berpotensi memengaruhi stabilitas domestik.

Geopolitik dan Dampaknya ke Dalam Negeri

Ketegangan geopolitik dunia, termasuk konflik di Timur Tengah dan gangguan jalur energi global, telah mendorong volatilitas harga minyak dan pasar keuangan. Indonesia sebagai negara net importir minyak sangat rentan terhadap lonjakan harga energi.

Jika harga minyak dunia naik signifikan, pemerintah akan menghadapi tekanan fiskal akibat beban subsidi. Kenaikan biaya energi juga berpotensi memicu inflasi dan menaikkan harga kebutuhan pokok. Dalam situasi seperti itu, masyarakat berpenghasilan rendah menjadi kelompok paling terdampak karena daya beli mereka paling sensitif terhadap kenaikan harga.

Pelaku usaha, khususnya sektor transportasi, logistik, dan industri manufaktur, juga menghadapi risiko peningkatan biaya produksi. Ketidakpastian global dapat menahan ekspansi bisnis dan memperlambat investasi. Karena itu, konsolidasi elite politik menjadi penting untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan pasar.

Simbol Persatuan atau Strategi Krisis?

Pertemuan lintas presiden dan wakil presiden ini mengandung pesan simbolik yang kuat. Prabowo terlihat ingin membangun komunikasi lintas generasi kepemimpinan nasional di tengah tekanan eksternal. Ia tidak hanya merangkul pengalaman SBY yang pernah menghadapi krisis finansial global 2008, tetapi juga pengalaman Jokowi yang memimpin saat pandemi dan gejolak ekonomi dunia.

Namun publik tentu menunggu substansi. Silaturahmi politik akan bermakna jika menghasilkan langkah konkret yang mampu melindungi ekonomi nasional dan menjaga stabilitas sosial.

Hingga Selasa sore, Istana belum mengumumkan daftar lengkap undangan maupun agenda resmi secara terperinci. Meski demikian, pertemuan ini sulit dipisahkan dari kebutuhan pemerintah untuk memperkuat koordinasi nasional menghadapi risiko global yang kian kompleks.

Pada akhirnya, ruang diskusi di Istana mungkin terasa hangat oleh percakapan para elite. Tetapi yang paling menentukan bukanlah siapa yang duduk di meja pertemuan, melainkan bagaimana hasilnya mampu menjaga harga tetap stabil dan dapur rakyat tetap mengepul. @dimas

Tags: DampakEkonomi IndonesiaEnergiGeopolitikGlobalHargaIstana MerdekajokowiKonsolidasiKrisis GlobalMitigasiNasionalPolitik IndonesiaPrabowo SubiantoRisikosbyStabilitas

Kamu Melewatkan Ini

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

by teguh
Oktober 19, 2026

Diplomasi sering dimulai dari sebuah jabat tangan. Dua tokoh bertemu yaitu, Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang kamera merekam, lalu pernyataan...

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

by teguh
Oktober 19, 2026

Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Minggu...

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

by eko
Oktober 18, 2026

Survei SMRC mencatat kepuasan publik terhadap Prabowo turun menjadi 44,5 persen. Harga sembako, ekonomi, penegakan hukum, dan program pemerintah menjadi...

Next Post
Sewa iPhone: Cuma Buat Pamer atau Cermin Tekanan Sosial?

Sewa iPhone: Cuma Buat Pamer atau Cermin Tekanan Sosial?

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id