• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Minggu, Maret 22, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home Entertainment

Game Dragon Ball Age 1000 Jadi Proyek Paling Ambisius Bandai Namco

Januari 26, 2026
in Entertainment, Game
A A
Game Dragon Ball Age 1000 Jadi Proyek Paling Ambisius Bandai Namco

Bandai Namco Siapkan Dragon Ball Age 1000. (Foto:Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Entertainment – Selama ini, Dragon Ball selalu identik dengan masa lalu. Rambut emas. Jurus legendaris. Musuh datang, dikalahkan, lalu muncul yang lebih kuat. Namun kini, situasinya mulai berubah. Bagaimana jika Dragon Ball justru melompat jauh ke depan?

Lewat proyek baru berjudul Dragon Ball Age 1000, Bandai Namco mencoba menawarkan jawaban. Judulnya terdengar ekstrem. Usia seribu tahun. Artinya, ini bukan sekadar lanjutan cerita, melainkan perubahan arah yang cukup berani.

Karena itu, wajar jika reaksi fans langsung terbelah antara antusias dan waswas.

Dikembangkan Lama, Maka Bukan Proyek Asal Jadi

Pertama-tama, satu hal perlu ditegaskan. Dragon Ball Age 1000 bukan game dadakan.

Proyek ini dikembangkan selama enam hingga tujuh tahun, termasuk tahap konsep awal. Untuk industri game modern, durasi ini terbilang panjang.

Justru karena itu, ekspektasi ikut naik. Bandai Namco tampaknya tidak ingin sekadar mengulang formula lama. Sebaliknya, mereka mencoba membangun fondasi baru yang lebih segar.

Dengan kata lain, ini bukan proyek nostalgia instan.

Satu Karakter Baru yang Mengubah Peta Cerita

Lalu, perhatian publik tertuju pada satu fakta penting: karakter orisinal.

Bukan karakter lama. Bukan versi alternatif. Bahkan bukan turunan dari tokoh populer. Ini karakter baru yang belum pernah muncul di manga, anime, maupun game Dragon Ball sebelumnya.

Yang membuatnya semakin spesial, karakter ini dirancang langsung oleh Akira Toriyama.

Karena itu, kabar ini langsung terasa emosional. Bagi fans lama, ini bukan sekadar tambahan roster. Ini seperti pesan perpisahan yang dibungkus dalam bentuk game.

Sentuhan Toriyama yang Tidak Setengah-setengah

Lebih jauh lagi, peran Toriyama ternyata tidak berhenti di desain karakter.

Menurut Akio Iyoku, produser eksekutif sekaligus presiden Capsule Corporation Tokyo, Toriyama ikut menentukan dunia tempat game ini berlangsung. Selain itu, ia juga terlibat dalam pengembangan aspek fundamental sejak awal.

Dengan demikian, Dragon Ball Age 1000 tetap membawa DNA asli Dragon Ball. Bukan tiruan. Bukan interpretasi sembarangan.

RelatedPosts

Dilan ITB 1997: Antara Nostalgia dan Realita yang Nyelekit

Riot Games Rilis Miks, Agent Valorant yang Membawa Beat ke Medan Tempur

Tak heran, ketika karakter barunya muncul di video promosi, respons fans langsung meledak. Media sosial penuh teori. Forum dipenuhi spekulasi.

Sekali lagi, Dragon Ball sukses jadi topik global.

Rekam Jejak Bandai Namco Jadi Modal Penting

Selanjutnya, kita tidak bisa melewatkan rekam jejak Bandai Namco.

Selama bertahun-tahun, mereka konsisten menggarap game Dragon Ball. Salah satu contoh terkuat tentu saja Dragon Ball Xenoverse 2.

Game ini rilis pada 2016 dan bertahan lintas generasi. Dari PS4 hingga PS5. Dari Xbox One hingga Xbox Series X|S. Bahkan sempat hadir di Google Stadia.

Dari sini, satu hal terlihat jelas. Bandai Namco paham cara menjaga umur panjang sebuah waralaba.

Namun demikian, Age 1000 terasa berbeda. Ini bukan soal bertahan lama, melainkan soal berani berubah.


Dragon Ball di Era Tanpa Penciptanya

Pada titik ini, ada realita yang tidak bisa dihindari.

Dragon Ball kini berjalan tanpa Akira Toriyama.

Karena itu, Dragon Ball Age 1000 terasa seperti jembatan. Ia menghubungkan masa lalu dan masa depan. Ia mencoba membuktikan bahwa Dragon Ball masih bisa hidup tanpa kehilangan jiwanya.

Tentu saja, langkah ini penuh risiko. Akan tetapi, stagnasi justru lebih berbahaya.

Saatnya Keluar dari Zona Nyaman

Akhirnya, Dragon Ball Age 1000 bukan hanya tentang game baru. Ini tentang keberanian untuk tumbuh.

Pertanyaannya sederhana, tapi menohok.
Apakah Dragon Ball boleh berubah?

Atau sebaliknya, apakah kita hanya ingin terus bernostalgia?

Mungkin sekarang waktunya jujur. Kita mencintai Dragon Ball bukan karena ia selalu sama, melainkan karena ia berani melangkah maju.

Jadi, sekarang giliran kamu.
Siap ikut melangkah ke usia seribu, atau masih nyaman di masa lalu? @eko

Tags: Akira ToriyamaBandai NamcoDragon Balldragon Ball Age 1000GameGame Barugame jepangGokuNamco
Next Post
Kawasaki W175 ABS & Street Meluncur, Tampil Retro dengan Mesin Injeksi

Kawasaki W175 ABS & Street Meluncur, Tampil Retro dengan Mesin Injeksi

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Puncak Mudik 2026 Diprediksi 16 dan 18 Maret, Pemerintah Dorong WFA

    Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi dalam Dua Gelombang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Griya di Istana, Prabowo Satukan Elite Politik dalam Suasana Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Karaton ke Masjid Agung, Gunungan Garebeg Pasa Jadi Rebutan Ratusan Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Santai Banjar Legian Kulod: Dari Langkah Kecil ke Rasa Satu Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Seni Kuta: Ketika Keramaian Pelan-Pelan Belajar Bernapas Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.