• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News

Erupsi Semeru Pagi Ini, Warga Lereng Gunung Diminta Waspada

Januari 10, 2026
in News, Regional
A A
Konsep Otomatis

Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi disertai lontaran abu vulkanik pada Sabtu, (10/1/2026) pagi. (Foto: CCTV Gunung Semeru)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada Sabtu (10/1/2026) pagi. Letusan yang menyemburkan abu setinggi ratusan meter itu mendorong warga di lereng gunung dan sepanjang aliran lahar meningkatkan kewaspadaan.

Aktivitas ini menegaskan bahwa Semeru belum benar-benar tenang. Saat sebagian warga mulai kembali ke rutinitas harian, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu justru kembali mengirimkan sinyal bahaya.

Kolom Abu Mengarah ke Utara dan Timur Laut

Laporan Pos Pengamatan Gunung Api Semeru milik Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat letusan terjadi pada pukul 07.48 WIB. Petugas melihat kolom abu membumbung hingga sekitar 800 meter di atas puncak kawah.

Abu berwarna kelabu itu tampak tebal dan bergerak ke arah utara serta timur laut. Seismograf merekam aktivitas erupsi dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi sekitar 100 detik.

Petugas Pos Pantau PVMBG, Yadi Yuliandi, menjelaskan bahwa karakter letusan tersebut menandakan suplai energi magma masih aktif di dalam perut gunung.

RelatedPosts

MotoGP Brasil 2026: Semua Nol Lagi, Tapi Marquez Punya Satu Keunggulan

Pemerintah Resmi Tetapkan Idul Fitri 1447 H pada Sabtu 21 Maret 2026

Aktivitas Vulkanik Masih Padat

Dalam enam jam terakhir, PVMBG mencatat aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih cukup intens. Selama periode tersebut, petugas merekam 35 kali gempa letusan dengan amplitudo antara 11 hingga 23 milimeter. Durasi gempa letusan itu tergolong panjang, berkisar 62 hingga 143 detik.

Selain gempa letusan, petugas juga mencatat enam kali gempa guguran. Meski amplitudonya relatif kecil, gempa guguran ini menunjukkan potensi runtuhan material vulkanik yang sewaktu-waktu dapat berkembang menjadi awan panas.

Rangkaian data tersebut memperkuat penilaian PVMBG bahwa kondisi Gunung Semeru masih fluktuatif dan belum sepenuhnya stabil.

Permukiman Aman, Ancaman Belum Hilang

Sejauh ini, erupsi belum menimbulkan laporan kerusakan permukiman maupun korban jiwa. Warga di sejumlah desa sekitar Semeru tetap beraktivitas, meski mereka meningkatkan kewaspadaan.

PVMBG masih menetapkan status Gunung Semeru pada Level III atau Siaga. Status ini menandakan potensi bahaya masih mengintai dan dapat meningkat sewaktu-waktu, terutama jika guguran lava atau hujan lebat memicu banjir lahar dingin.

Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan, situasi ini berarti menjalani aktivitas sehari-hari di tengah ketidakpastian. Gangguan terhadap aktivitas ekonomi, pertanian, hingga akses transportasi dapat muncul jika intensitas erupsi meningkat.

Radius Aman dan Daerah Rawan Lahar

PVMBG kembali menekankan pentingnya mematuhi radius aman. Warga harus menjauhi area dalam radius 17 kilometer dari puncak kawah.

Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di sepanjang daerah aliran sungai lahar. Warga perlu menjaga jarak minimal 500 meter dari tepi sungai, khususnya di kawasan Besuk Kobokan yang kerap menjadi jalur awan panas guguran.

“Potensi perluasan awan panas masih ada, terutama di sepanjang aliran sungai,” ujar Yadi dalam laporan tertulisnya.

Imbauan ini menjadi krusial karena pada erupsi-erupsi sebelumnya, banyak korban justru berasal dari wilayah sungai yang kerap dianggap aman.

Antara Kesiapsiagaan dan Kebiasaan

Bagi warga Lumajang, erupsi Semeru bukan lagi peristiwa asing. Namun, kebiasaan hidup berdampingan dengan gunung api kerap membuat tingkat kewaspadaan perlahan menurun.

Erupsi pagi ini kembali mengingatkan bahwa status “Siaga” bukan sekadar istilah teknis. Status itu menjadi peringatan nyata bahwa alam tidak mengenal kompromi, sementara keselamatan bergantung pada seberapa serius masyarakat mematuhi setiap imbauan.

Di kaki Semeru, abu mungkin hanya turun tipis hari ini. Namun, pesan yang dibawanya tetap tebal alam selalu memberi tanda, dan manusia selalu dihadapkan pada pilihan membaca peringatan itu atau kembali abai. @dimas

Tags: AlambencanaerupsiGunung SemeruJawaTimurKeamanan WargaLevel IIILumajangMitigasiPVMBGsemerusiagaVulkanikvulkanologiYadi Yuliandi
Next Post
Gugur di Papua, Jenazah Praka Satria Taopan Dipulangkan ke Kupang

Gugur di Papua, Jenazah Praka Satria Taopan Dipulangkan ke Kupang

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

5 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Kabar Duka: Bos Djarum Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

    Kabar Duka: Bos Djarum Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Prajurit TNI Terseret Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Iran Luncurkan Rudal ke Israel, Timur Tengah Kembali Memanas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Idul Fitri: Kita Kembali ke Diri, atau Sekadar Kembali ke Tradisi?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantai Kuta Bali: Surga yang Dijual, atau Ilusi yang Disepakati?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.