Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Eks Inter: Bukan Soal Trofi, Ini Soal Negeri: Taremi Pilih Berperang untuk Iran

by teguh
Maret 3, 2026
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Stadion bisa bersorak. Gol bisa dirayakan. Namun kali ini, cerita datang bukan dari lapangan, melainkan dari keputusan yang mengguncang.

Mehdi Taremi, mantan penyerang Inter Milan, dikabarkan ingin meninggalkan Eropa dan kembali ke Iran. Bukan untuk transfer klub. Bukan untuk kontrak baru. Ia ingin bergabung dengan tentara setelah konflik pecah antara Iran dan koalisi Amerika Serikat–Israel akhir pekan lalu.

Di tengah kabar gugurnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, keputusan Taremi langsung menyedot perhatian publik sepak bola dunia.

Mesin Gol yang Tiba-Tiba Ingin Pulang

Musim ini sebenarnya berjalan gemilang bagi Taremi. Bersama Olympiakos, ia tampil tajam 16 gol dari 31 pertandingan di semua ajang. Ia menjadi salah satu pilar penting di lini depan. Kecepatan, insting, dan pengalaman membuatnya tetap berbahaya di usia 33 tahun. Namun situasi negaranya mengubah segalanya.

Media Turki Haberler melaporkan bahwa Taremi telah memberi tahu sejumlah pejabat klub tentang niatnya pulang. Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) bahkan menyarankan agar ia tetap bertahan di Yunani demi keselamatan dan kariernya.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Akan tetapi, Taremi bersikeras. “Ini adalah momen negara saya paling membutuhkan saya,” ujarnya. Kalimat itu sederhana. Tetapi bobotnya berat.

Antara Jersey dan Seragam Militer

Keputusan ini bukan tanpa risiko. Sebagai warga negara yang memiliki kewajiban militer, Taremi bisa benar-benar terlibat dalam komando pertahanan. Jika itu terjadi, ia terancam absen membela Iran di Piala Dunia 2026.

Lebih jauh lagi, status militernya berpotensi membuatnya kesulitan mendapatkan visa ke Amerika Serikat tuan rumah turnamen tersebut. Artinya, mimpi tampil di panggung terbesar dunia bisa menguap.

Padahal, publik mengenalnya sebagai sosok yang pernah bersinar di FC Porto dan mencicipi kerasnya Serie A bersama Inter. Ia membangun kariernya dengan kerja keras bertahun-tahun. Kini, ia siap mempertaruhkan semuanya.

Lebih dari Sekadar Gol

Sepak bola sering memisahkan diri dari politik. Namun sejarah berulang kali membuktikan bahwa keduanya sulit benar-benar terpisah. Dalam situasi ekstrem, identitas nasional bisa lebih kuat daripada kontrak profesional.

Taremi sedang berdiri di persimpangan paling sunyi dalam hidupnya antara karier dan tanah air.

Bagi sebagian orang, keputusan ini mungkin terasa emosional. Bagi yang lain, ini bentuk keberanian. Yang jelas, momen ini mengingatkan kita bahwa di balik statistik 16 gol dan 31 laga, ada manusia dengan keyakinan dan pilihan hidup.

Jika ia benar-benar melepas sepatu bolanya untuk sementara waktu, dunia akan kehilangan seorang striker tajam. Namun Iran mungkin mendapatkan sesuatu yang lebih dari sekadar pemain. Dan di situlah sepak bola berhenti menjadi permainan. @teguh

Tags: Konflik DuniaMiliterNasionalismeperangPiala Dunia 2026Striker

Kamu Melewatkan Ini

Perempuan, Perang, dan Rumah yang Terbelah

Perempuan, Perang, dan Rumah yang Terbelah

by teguh
Mei 4, 2026

Malam itu tidak hanya sunyi ia penuh keputusan. Di sebuah rumah bangsawan di Muneng, seorang istri memilih jalan yang tak...

The Longest Wait: Negara Sibuk Ribut, Timnas Malah Sibuk Menyatukan Kita

The Longest Wait: Negara Sibuk Ribut, Timnas Malah Sibuk Menyatukan Kita

by teguh
April 29, 2026

Di negeri yang sering lebih cepat panas karena politik daripada dingin karena solusi, sepak bola kembali datang sebagai penawar. Sementara...

Gang Sempit Tempat Indonesia Pernah Bermimpi

Gang Sempit Tempat Indonesia Pernah Bermimpi

by teguh
April 25, 2026

Surabaya, awal abad ke-20. Di sebuah gang sempit bernama Peneleh, suara langkah kaki menyentuh tanah yang masih basah setelah hujan....

Next Post
Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan AS-Iran

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan AS-Iran

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id