Selasa, Juli 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dukungan KPK Jadi Sinyal Kuat DPR Percepat RUU Perampasan Aset

by dimas
Februari 22, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi mendukung pembahasan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset bersama DPR RI. Lembaga antirasuah menilai aturan ini akan memperkuat upaya pengembalian kerugian negara akibat korupsi.

Juru bicara KPK menegaskan fokus penegakan hukum harus menyasar dua hal sekaligus. Negara harus memenjarakan pelaku dan merebut hasil kejahatan. Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena langsung menekan motif utama korupsi, yaitu keuntungan finansial.

Selama ini, aparat sering kesulitan menarik kembali aset hasil korupsi. Banyak pelaku menjalani hukuman penjara, tetapi negara gagal memulihkan kerugian secara maksimal. Karena itu, pemerintah dan DPR mempercepat pembahasan RUU ini.

Negara Fokus Mengejar Aliran Uang

KPK mendorong pendekatan follow the money. Aparat menelusuri aliran dana dan aset yang berasal dari tindak pidana. Strategi ini memungkinkan negara menyita aset lebih cepat.

Langkah ini juga memberi efek jera kuat. Pelaku kehilangan kebebasan sekaligus kehilangan keuntungan ekonomi dari kejahatan.

Ini Belum Selesai

Nelayan Kecil Kehilangan Solar, Kapal Besar Dapat BBM Murah

Kekeringan Ekstrem di Gunungkidul, Warga Jual Ternak Demi Air

Tanpa aturan perampasan aset yang kuat, pemberantasan korupsi hanya menyentuh pelaku. Sementara itu, keuntungan kejahatan tetap beredar di sistem ekonomi.

Proses Politik Mulai Bergerak Cepat

Komisi III DPR memulai pembahasan RUU sejak Januari 2026. Legislator memasukkan RUU ini dalam daftar prioritas tahun ini. Draft aturan memuat puluhan pasal tentang penyitaan, pengelolaan, dan pengembalian aset.

Pemerintah berharap aturan ini melengkapi sistem hukum pemberantasan korupsi. Selain itu, regulasi baru akan memperkuat koordinasi antarpenegak hukum.

Dampak Nyata bagi Publik

Jika RUU ini berlaku, negara berpeluang memulihkan lebih banyak uang hasil korupsi. Pemerintah dapat mengalihkan dana itu untuk pendidikan, kesehatan, dan pembangunan daerah.

Di sisi lain, pelaku korupsi akan menghadapi risiko lebih besar. Mereka tidak lagi bisa menyimpan hasil kejahatan sebagai cadangan ekonomi.

Pada akhirnya, RUU Perampasan Aset mengirim pesan tegas. Negara tidak hanya menghukum pelaku. Negara juga mengejar setiap rupiah hasil korupsi hingga kembali ke rakyat. @dimas

Tags: AntiAsetDPRKorupsi di IndonesiaKoruptorKPKKriminal & HukumNasionalNegaraPemberantasanPerampasan AsetRUUUang

Kamu Melewatkan Ini

Tak Dipakaikan Rompi, Febrie Resmi Jadi Tersangka

Tak Dipakaikan Rompi, Febrie Resmi Jadi Tersangka

by dimas
Juli 26, 2026

Febrie Adriansyah resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan TPPU. Penahanan tanpa rompi merah memicu sorotan publik terhadap konsistensi penegakan hukum. Tabooo.id...

Negara Dibangun, Kebajikan Dilupakan: Mengapa Integritas Tertinggal?

Negara Dibangun, Kebajikan Dilupakan: Mengapa Integritas Tertinggal?

by dimas
Juli 23, 2026

Indonesia membangun institusi yang semakin modern, tetapi integritas dan kebajikan publik tertinggal. Mengapa paradoks ini terus terjadi? Tabooo.id - Di...

KPK Tahan Bupati Lombok Barat, Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar

OTT KPK: Bupati Lombok Barat Terseret Korupsi Rp9,06 Miliar

by dimas
Juli 21, 2026

KPK menahan Bupati Lombok Barat bersama dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang, suap, dan gratifikasi. Penyidik menyita barang...

Next Post
Hari Keempat Ramadan, Sejumlah Komoditas Pangan Mengalami Kenaikan Harga

Hari Keempat Ramadan, Sejumlah Komoditas Pangan Mengalami Kenaikan Harga

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id