Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

DPR Minta Ayah Pembunuh Terduga Pelaku Pelecehan Tak Dihukum Mati

by dimas
Februari 11, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menolak wacana hukuman mati terhadap ED, pria yang membunuh Fikri (38) di Pariaman, Sumatera Barat. Fikri diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak kandung ED.

Habiburokhman menyampaikan empati kepada ED, namun ia tetap menegaskan bahwa pembunuhan melanggar hukum. Ia meminta aparat penegak hukum dan majelis hakim menggali kondisi psikologis yang mendorong tindakan tersebut.

“ED mengetahui anaknya menjadi korban kekerasan seksual selama bertahun-tahun. Situasi itu mengguncang jiwanya,” ujar Habiburokhman di Jakarta, Rabu.

Ia menilai negara harus mempertimbangkan faktor kemanusiaan sebelum menjatuhkan vonis berat.

KUHP Baru Jadi Rujukan

Habiburokhman mengacu pada Pasal 43 KUHP baru. Pasal itu menyatakan bahwa seseorang tidak dapat dipidana jika melakukan pembelaan terpaksa yang melampaui batas akibat keguncangan jiwa yang hebat.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Menurutnya, hakim perlu menguji apakah kondisi psikologis ED memenuhi unsur tersebut. Ia juga merujuk Pasal 54 KUHP baru yang mewajibkan hakim mempertimbangkan motif, tujuan pemidanaan, serta sikap batin terdakwa.

Karena itu, ia menilai hukuman mati atau penjara seumur hidup tidak mencerminkan rasa keadilan dalam perkara ini.

Kronologi yang Memicu Amarah

Polres Pariaman menangkap ED setelah menemukan Fikri tergeletak di tepi jurang di kawasan Korong Koto Muaro. Warga membawa Fikri ke RSUD Lubuk Basung, namun dokter tidak berhasil menyelamatkan nyawanya.

Sehari sebelumnya, keluarga korban kekerasan seksual melaporkan dugaan perbuatan Fikri ke polisi pada 23 September 2025. Penyidik kemudian mengembangkan kasus tersebut dan menemukan dugaan kuat bahwa Fikri melakukan tindakan tak pantas terhadap anak ED yang berusia 17 tahun.

Polisi kini memproses ED atas dugaan pembunuhan. Penyidik juga terus mendalami unsur kekerasan seksual dalam perkara itu.

Publik Terbelah, Negara Menghitung Risiko

Sebagian masyarakat menunjukkan simpati kepada ED sebagai ayah yang marah dan terluka. Mereka menilai ia bertindak karena sistem belum memberi perlindungan cepat bagi korban kekerasan seksual.

Namun negara harus menjaga batas. Jika publik membenarkan pembunuhan atas dasar moral, hukum bisa kehilangan wibawa. Aparat wajib memastikan proses peradilan berjalan objektif dan transparan.

Kasus ini juga menekan aparat penegak hukum untuk mempercepat penanganan laporan kekerasan seksual. Jika aparat bergerak cepat dan tegas sejak awal, eskalasi tragis mungkin dapat dihindari.

Di Antara Empati dan Kepastian Hukum

Perkara ini memaksa publik memilih antara empati dan prinsip hukum. Rasa marah terhadap pelaku kekerasan seksual tidak otomatis menghapus pertanggungjawaban pidana atas pembunuhan.

Pengadilan kini memegang peran kunci. Hakim harus menimbang fakta, kondisi psikologis, serta rasa keadilan masyarakat tanpa mengorbankan kepastian hukum.

Di ruang sidang nanti, yang diuji bukan hanya pasal-pasal KUHP, tetapi juga kemampuan sistem hukum membaca luka, kemarahan, dan batas kemanusiaan. @dimas

Tags: BaruDPRHukumanIsuKasusKeadilankekerasanKomisi IIIKriminal & HukumKUHPMatiPenegakanSeksual

Kamu Melewatkan Ini

Bupati Siak Menangis Lihat Guru dan Siswa di Pelosok: Kekayaan Migas ke Mana?

Bupati Siak Menangis Lihat Guru dan Siswa di Pelosok: Kekayaan Migas ke Mana?

by teguh
Oktober 5, 2026

Bupati Siak Afni Zulkifli menangis saat melihat kondisi guru dan siswa di Dusun Mungkal, Kabupaten Siak, Riau, Jumat, 02/10/2026. Tabooo.id:...

DPR Soroti Klaster Mewah Cibinong, Yanuar Dorong Evaluasi Tata Kelola Lapas

DPR Soroti Klaster Mewah Cibinong, Yanuar Dorong Evaluasi Tata Kelola Lapas

by teguh
September 29, 2026

DPR soroti klaster mewah Cibinong Ombudsman RI menemukan dugaan “klaster mewah” di Lapas Kelas IIA Cibinong. Temuan pada 23/09/2026 membuka...

57,6 Persen Publik Tak Kenal Wakilnya: Demokrasi Usai di Kotak Suara

57,6 Persen Publik Tak Kenal Wakilnya: Demokrasi Usai di Kotak Suara

by dimas
September 25, 2026

57,6 persen publik tak mengenal wakil DPR dari dapilnya. Jarak dengan konstituen membuka persoalan tentang demokrasi yang berhenti setelah pemilu....

Next Post
Di Antara Ancaman Vonis Mati dan Luka Ayah yang Tak Pernah Usai

Di Antara Ancaman Vonis Mati dan Luka Ayah yang Tak Pernah Usai

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id