Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

DPR Desak Langkah Preventif Atasi Inflasi Menjelang Ramadhan

by dimas
Februari 16, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, menegaskan pemerintah harus memprioritaskan pengendalian inflasi dan perlindungan daya beli masyarakat menjelang Ramadhan 2026. Ia memperingatkan lonjakan harga pangan bisa langsung memukul rumah tangga menengah dan bawah, yang paling rentan terhadap kenaikan biaya kebutuhan pokok.

“Setiap Ramadhan, konsumsi meningkat dan tekanan harga bisa muncul. Karena itu, negara harus hadir lebih awal, memastikan instrumen kebijakan bekerja sebelum gejolak terjadi,” ujar Misbakhun dalam siaran pers, Senin (16/2/2026).

Politikus Partai Golkar ini menekankan pola musiman kenaikan permintaan bahan pokok bisa diprediksi. Jika pemerintah tidak mengantisipasi sejak awal, lonjakan harga akan menggerus daya beli rakyat kecil.

“Yang paling merasakan dampaknya adalah rakyat kecil. Kalau harga beras, gula, atau minyak goreng naik tidak wajar, itu langsung memukul pengeluaran rumah tangga. Maka pengendalian inflasi pangan harus menjadi perhatian serius,” jelasnya.

Sinergi Otoritas dan Pencegahan Dini

Misbakhun menekankan pentingnya koordinasi antara Bank Indonesia (BI), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan perbankan nasional untuk menjaga stabilitas sistem keuangan. Ia mendorong semua pihak mengaktifkan mekanisme deteksi dini terhadap potensi inflasi pangan dan memperkuat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) sejak awal.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

“Koordinasi tidak boleh setengah-setengah. Kita ingin semua otoritas bergerak dalam satu frekuensi. Jangan menunggu harga bergejolak baru bertindak. Pendekatan kita harus preventif, bukan reaktif,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kelancaran distribusi logistik dan pengawasan praktik spekulasi pasar. Stabilitas nilai tukar Rupiah dan kecukupan likuiditas perbankan menjadi faktor penentu kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat selama Ramadhan.

DPR Siap Awasi Harga Hingga Idul Fitri

Misbakhun memastikan DPR akan memantau harga, likuiditas, dan efektivitas kebijakan ekonomi hingga puncak Idul Fitri.

“Stabilitas harga bukan sekadar angka statistik. Ini soal ketenangan masyarakat dalam beribadah dan menyambut hari raya. Kalau ekonomi stabil, perputaran usaha di daerah juga bergerak dan memberi dampak positif bagi pertumbuhan,” pungkasnya.

Dengan langkah preventif, pemerintah diharapkan menahan gejolak harga sebelum benar-benar terjadi. Namun bagi rakyat kecil, satu kenaikan harga pokok yang tak terkendali pun bisa terasa seperti ujian ekstra di bulan suci. @dimas

Tags: Daya BeliDPR RIEkonomi IndonesiaHarga PanganInflasimasyarakatNasionalOJKrakyatRamadhanStabilitas

Kamu Melewatkan Ini

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

by jeje
Mei 13, 2026

Di banyak kota, aroma kopi kini terasa lebih mudah ditemukan di coffee Shop daripada ruang bicara yang jujur. Sudut jalan...

Rupiah Melemah, Harga Naik: Masih Yakin Ekonomi Baik-Baik Saja?

Rupiah Melemah, Harga Naik: Masih Yakin Ekonomi Baik-Baik Saja?

by dimas
Mei 13, 2026

Rupiah menyentuh rekor pelemahan baru saat harga kebutuhan pokok terus naik. Di tengah klaim ekonomi tumbuh, publik mulai mempertanyakan realita...

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

Next Post
Solo Jadi Destinasi Imlek 2026, Cuma FOMO atau Memang Worth It?

Solo Jadi Destinasi Imlek 2026, Cuma FOMO atau Memang Worth It?

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id