Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Donald Trump Targetkan Rusia–Ukraina Damai pada Juni 2026

by eko
Februari 8, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak agar perang Rusia Ukraina berakhir paling lambat Juni 2026. Tekanan itu langsung disusul langkah konkret Washington mengusulkan pertemuan tatap muka antara delegasi Rusia dan Ukraina di Amerika Serikat, kemungkinan besar di Miami, dalam waktu sepekan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan, ini pertama kalinya AS secara terbuka mengajak kedua pihak duduk satu meja di wilayahnya sendiri.

“Amerika Serikat mengusulkan agar tim negosiasi Ukraina dan Rusia bertemu di AS, mungkin di Miami, dalam waktu seminggu,” kata Zelensky kepada wartawan, Sabtu (7/2/2026).

Trump, kata Zelensky, ingin “menyelesaikan semuanya pada Juni.”

Mediasi Mandek, AS Naikkan Level

Tawaran ini muncul setelah upaya mediasi sebelumnya di Abu Dhabi gagal menghasilkan terobosan, terutama soal isu paling sensitif: wilayah.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Perang Rusia–Ukraina sudah berjalan hampir empat tahun. Saat ini, Rusia menguasai sekitar 20 persen wilayah Ukraina. Moskwa disebut mengincar kendali penuh atas Donetsk timur sebagai bagian dari kesepakatan damai.

Namun Kyiv menolak keras.

“Kami tidak akan menandatangani perjanjian yang gagal mencegah Rusia menyerang lagi,” tegas Zelensky.

Bagi Ukraina, ini bukan sekadar soal menghentikan tembakan. Ini soal jaminan keamanan jangka panjang.

Zelensky Waspada: Jangan Ada Deal di Belakang Kyiv

Zelensky juga menyuarakan kekhawatiran besar: kemungkinan AS dan Rusia membuat kesepakatan tanpa melibatkan Ukraina.

Ia menegaskan, keputusan apa pun yang menyangkut kedaulatan negaranya wajib melibatkan Kyiv.

“Saya tidak akan mentolerir Washington dan Moskwa membuat kesepakatan di belakang Ukraina,” ujarnya.

Nada ini mencerminkan trauma lama. Dalam banyak konflik global, negara yang jadi medan perang sering kali hanya menjadi penonton saat kekuatan besar bernegosiasi.

PLTN Zaporizhzhia Jadi Batu Sandungan

Selain wilayah dan gencatan senjata, satu isu krusial masih menggantung: pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia.

Fasilitas terbesar di Eropa itu telah diduduki pasukan Rusia sejak 2022. Hingga kini, belum ada kesepahaman siapa yang akan mengendalikannya jika damai tercapai.

Padahal, nasib PLTN ini menyangkut jutaan warga sipil bukan cuma di Ukraina, tapi juga negara-negara Eropa Timur yang berada dalam radius risiko jika terjadi insiden nuklir.

Siapa yang Paling Terdampak?

Yang paling menanggung beban tentu rakyat Ukraina: jutaan pengungsi, kota-kota yang hancur, ekonomi yang compang-camping.

Namun dampaknya juga terasa global. Harga energi sempat melonjak, rantai pasok pangan terganggu, dan ketegangan geopolitik membuat dunia hidup dalam mode siaga berkepanjangan.

Jika pertemuan Miami benar-benar terwujud, itu bisa menjadi titik balik. Atau sekadar bab baru dari negosiasi panjang yang penuh tarik-ulur.

Satu hal pasti: rakyat di garis depan sudah terlalu lama menunggu damai. Dan sementara para elite dunia sibuk mengatur meja perundingan, warga biasa hanya berharap satu hal sederhana agar perang berhenti, bukan cuma pindah lokasi. @eko

Tags: DamaiDonald TrumpNuklirPerdamaianRusia

Kamu Melewatkan Ini

Ini Bukan Sekadar Insiden: Saat Pengamanan Paling Ketat Ikut Retak

Bukan Sekadar Insiden: Saat Pengamanan Paling Ketat Ikut Retak

by eko
April 26, 2026

Satu suara memecah malam yang tenang. Dalam hitungan detik, acara elit seperti White House Correspondents' Dinner berubah jadi situasi darurat....

Bukan Sekadar Tembakan: Tersangka Jamuan Trump Diduga Incar Elite Pemerintah AS

Bukan Sekadar Tembakan: Tersangka Jamuan Trump Diduga Incar Elite Pemerintah AS

by dimas
April 26, 2026

Pelaku penembakan di acara jamuan Asosiasi Koresponden Gedung Putih di Washington Hilton, Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat, langsung ditangkap di...

Harusnya Dinner, Malah Darurat: Tembakan Hantam Pengamanan Trump

Tembakan White House Dinner Trump: Malam Elite Berubah Panik

by eko
April 26, 2026

Malam yang harusnya penuh tawa berubah jadi panik. Tembakan memecah acara White House Correspondents' Dinner dan langsung memicu evakuasi Presiden...

Next Post
Prabowo Hadiri Harlah 1 Abad NU di Malang, 105 Ribu Jamaah Membludak

Prabowo Hadiri Harlah 1 Abad NU di Malang, 105 Ribu Jamaah Membludak

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id