Tabooo.id: Sports – Terminal 21 Korat bergemuruh. Sorakan publik tuan rumah mengguncang arena ketika Timnas Futsal Putri Indonesia melangkah ke laga perdana Grup A Piala AFF Futsal Putri 2026, Selasa (24/02/2026).
Tekanan langsung terasa. Thailand bermain agresif dengan pressing tinggi. Indonesia mencoba sabar membangun serangan, tetapi ritme permainan terus dipatahkan. Sepuluh menit pertama berjalan imbang, namun tanda bahaya mulai terlihat.
Gol Pembuka Ubah Arah Pertandingan
Menit ke-12 menjadi titik balik. Lemparan jauh kiper Thailand menciptakan kemelut di depan gawang. Darika Peanpailun dan Panwasa Kingthong memanfaatkan celah kecil, lalu Panwasa menanduk bola ke gawang kosong. Skor 1-0 untuk Thailand.
Gol itu memantik reaksi Indonesia. Marsya Aulia Nurhalisa mendapat dua peluang emas pada menit ke-14 dan 18. Sayangnya, dua-duanya masih melebar. Peluang terbaik hadir di menit ke-19 lewat kombinasi Nisma Francida dan Fitri Sundari, namun sentuhan akhir belum berpihak.
Saat momentum mulai terbentuk, fokus justru mengendur. Menjelang turun minum, Jenjira Bubpha menyambar umpan kick-in dengan tendangan first time. Thailand menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Bangkit, Berani, Tapi Kurang Tajam
Memasuki babak kedua, Garuda Pertiwi tampil lebih berani. Tekanan dibalas tekanan. Intensitas meningkat. Namun lagi-lagi detail kecil menjadi pembeda.
Darika mencuri bola dari penguasaan Quisepina Anastasia di area berbahaya. Tanpa ragu, ia menuntaskan peluang menjadi gol ketiga. Skor berubah 3-0.
Indonesia tak menyerah. Insyafadya Salsabila dan Nisma Francida hampir memperkecil ketertinggalan dalam rentang satu menit. Namun kiper Thailand, Sasiprapha Suksen, tampil solid dan menggagalkan peluang tersebut.
Tujuh menit terakhir, Indonesia memainkan power play. Risiko besar diambil demi mengejar gol. Peluang tercipta, tetapi Thailand juga hampir menghukum lewat serangan balik cepat. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tak berubah.
Evaluasi dan Asa ke Depan
“Kami kehilangan fokus di momen penting. Namun respons tim di babak kedua menunjukkan karakter,” ujar pelatih Luis Estrela.
Kekalahan 0-3 ini menempatkan Thailand di puncak klasemen sementara Grup A dengan tiga poin. Sementara itu, peluang Indonesia ke semifinal masih terbuka jika mampu mengalahkan Malaysia pada laga berikutnya.
Pertandingan ini memang berakhir pahit. Namun turnamen belum selesai. Di futsal, satu kemenangan bisa mengubah arah cerita. Dan bagi Garuda Pertiwi, kesempatan untuk bangkit masih ada. @teguh







