Sabtu, Juni 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Digitalisasi Pendidikan Dikebut: Prabowo Fokus Merata hingga 3T

by sigit
November 18, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Pemerintah tancap gas menggeber pemerataan pendidikan. Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa akses teknologi pembelajaran bukan cuma milik kota besar, tapi juga sekolah-sekolah di wilayah paling terpencil bahkan yang harus ditempuh lewat jalur pegunungan. Pertanyaannya: seberapa penting langkah ini buat kamu yang hidup di era serbadigital?


Dalam peluncuran Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di SMP Negeri 4 Kota Bekasi, Senin, 17 November 2025, Presiden Prabowo menegaskan bahwa komitmen pemerataan pendidikan bukan slogan, melainkan target nyata. Pemerintah menetapkan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sebagai prioritas distribusi perangkat papan interaktif digital atau Interactive Flat Panel (IFP).

“Suatu saat orang akan mengenang bagaimana 288 ribu alat ini bisa didistribusikan ke semua sekolah di Indonesia, termasuk yang di 3T. Bahkan itu prioritas pertama yang kita kirim,” ujar Presiden Prabowo dikutip dari BPMI Setpres.

Namun pekerjaan tak semudah membagi paket teknologi. Ada tantangan besar: 140 sekolah di wilayah pegunungan masih sulit dijangkau. Meski begitu, pemerintah tak gentar. “Insyaallah kita pun akan sampai ke situ dan kita akan dibantu oleh TNI dan Polri supaya semua sekolah mendapat kesempatan yang sama,” kata Presiden.

Lebih jauh, Prabowo menekankan bahwa bangsa yang besar bukan bangsa yang sempurna, melainkan bangsa yang berani memperbaiki kekurangan. Itu sebabnya pemerintah tak hanya mendistribusikan alat, tetapi juga memperkuat kualitas guru lewat rencana pembangunan studio pembelajaran di Jakarta. “Semua modul ini boleh diakses gratis oleh siapapun,” imbuhnya.

Ini Belum Selesai

Spektra Carnival 2026: Saat Madiun Menyalakan Identitasnya

Kirab Perdana Perkuat Identitas Madiun sebagai Kota Pendekar

Pemerintah menargetkan seluruh sekolah menerima fasilitas digital kurang dari satu tahun. Program ini bakal disokong pembangunan ratusan sekolah baru dan perbaikan ribuan fasilitas. “Tahun depan terus kita tambah. Pendidikan kita harus diperbaiki,” tegas Presiden Prabowo.

Kenapa ini penting buat pembaca? Karena kualitas pendidikan hari ini menentukan kompetitifnya generasi muda esok hari. Akses perangkat digital bukan soal gaya hidup, tetapi tiket untuk bersaing di dunia kerja yang menuntut literasi teknologi sebagai standar minimal.

Ketika sekolah-sekolah terpencil mulai tersentuh teknologi, pertanyaan yang tersisa hanya satu: siapkah kita memanfaatkan kesempatan sebesar ini sebelum ia berlalu begitu saja? (sig)

Tags: digitalisasiIndonesia EmasNasionalprabowo

Kamu Melewatkan Ini

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

by teguh
Juni 9, 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka kembali perdebatan lama tentang hubungan politik dan birokrasi daerah. Dalam rapat bersama Komisi II...

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

by jeje
Juni 2, 2026

Bagaimana mungkin seseorang menulis tentang Indonesia sebelum Indonesia benar-benar ada? Pertanyaan itu muncul ketika membaca Naar de Republiek Indonesia, karya Tan...

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

by teguh
Mei 29, 2026

Hari Lahir Pancasila tahun ini terasa lebih dari sekadar seremoni negara. Di tengah dinamika politik nasional, publik mulai bertanya: siapa...

Next Post
Suksesi PB XIV, Legitimasi LDA Tak Punya Kewenangan

Suksesi PB XIV Sah, LDA Tak Punya Kewenangan

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id