Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Denmark Tambah Pasukan di Greenland di Tengah Tekanan Amerika Serikat

by dimas
Januari 20, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Denmark terus meningkatkan kehadiran militernya di Greenland. Pada Senin (19/1/2026), Angkatan Bersenjata Denmark secara resmi mengonfirmasi pengiriman tambahan pasukan tempur ke wilayah Arktik. Media lokal menyebut, pasukan tersebut tiba di Kangerlussuaq pada Senin malam sebagai bagian dari peningkatan kesiapsiagaan militer di wilayah otonom itu.

Langkah ini membuka babak baru ketegangan geopolitik di kawasan Arktik, yang dalam beberapa bulan terakhir kembali menarik perhatian dunia.

Latihan Militer Dipercepat, Arktik Makin Memanas

Sebelumnya, Denmark telah menempatkan sekitar 100 prajurit di ibu kota Greenland, Nuuk. Pemerintah juga mengerahkan jumlah pasukan yang sama ke Kangerlussuaq. Seluruh personel itu kini mengikuti latihan militer Arctic Endurance.

Otoritas Denmark mempercepat dan mengintensifkan latihan tersebut dalam beberapa pekan terakhir. Mereka menyesuaikan skala latihan dengan dinamika keamanan terbaru di kawasan Arktik.

Situasi ini tidak terlepas dari pernyataan kontroversial Presiden Amerika Serikat Donald J Trump. Trump kembali menyuarakan ambisi Washington untuk menguasai Greenland secara penuh. Ia berdalih wilayah itu penting bagi keamanan nasional Amerika Serikat dan stabilitas global.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Gedung Putih bahkan secara terbuka menyebut opsi militer sebagai kemungkinan jika kepentingan Amerika Serikat di Greenland tidak terpenuhi.

Ancaman Tarif, Tekanan Ekonomi ke Sekutu

Washington tidak hanya menekan lewat isu keamanan. Pada Sabtu (17/1/2026), Trump mengancam akan memberlakukan tarif impor sebesar 10 persen terhadap Inggris, Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Belanda, dan Finlandia mulai 1 Februari 2026. Ia juga menyatakan tarif itu akan naik menjadi 25 persen pada 1 Juni.

Trump mengaitkan ancaman tersebut dengan penolakan negara-negara Eropa terhadap kontrol Amerika Serikat atas Greenland. Jika kebijakan ini benar-benar berlaku, sektor industri dan perdagangan Eropa terutama negara-negara Nordik akan merasakan dampak langsungnya karena ketergantungan mereka pada pasar AS.

Eropa Merapat, Tolak Tekanan Washington

Menanggapi ancaman tersebut, delapan negara Eropa itu mengeluarkan pernyataan bersama pada Ahad (2/2). Mereka mengecam langkah Amerika Serikat dan menegaskan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas serta keamanan kawasan Arktik.

Pernyataan itu menunjukkan konsolidasi politik Eropa di tengah tekanan ekonomi dan militer dari sekutu transatlantiknya sendiri.

Trump Angkat NATO dan Isu “Ancaman Rusia”

Pada hari yang sama, Trump kembali memanaskan situasi melalui unggahan di media sosial Truth Social. Ia menuding Denmark gagal menangani apa yang ia sebut sebagai “ancaman Rusia” di Greenland.

“NATO telah memberi tahu Denmark selama 20 tahun bahwa Anda harus menyingkirkan ancaman Rusia dari Greenland. Sayangnya, Denmark tidak mampu berbuat apa pun. Sekarang saatnya, dan itu akan dilakukan!!!” tulis Trump.

Pernyataan tersebut memicu reaksi luas karena menyiratkan kemungkinan keterlibatan langsung Amerika Serikat di wilayah yang secara hukum berada di bawah kedaulatan Denmark.

NATO Masuk, Ketegangan Arktik Meningkat

Sehari sebelumnya, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte dan Trump membahas situasi keamanan Greenland dan kawasan Arktik melalui sambungan telepon. Rutte menyatakan NATO dan Amerika Serikat akan terus berkoordinasi menghadapi dinamika keamanan di wilayah tersebut.

Ia juga menyebut rencana pertemuan langsung dengan Trump di sela Forum Ekonomi Dunia di Davos. Banyak pihak memprediksi isu Arktik akan menjadi salah satu agenda penting dalam pertemuan itu.

Greenland, Pulau Strategis yang Diperebutkan

Greenland bukan sekadar pulau es. Wilayah ini menyimpan cadangan mineral strategis, jalur pelayaran potensial, serta posisi geografis krusial di lintasan Arktik. Selain Amerika Serikat, Rusia dan China juga terus meningkatkan aktivitas dan pengaruh mereka di kawasan tersebut.

Kremlin, pekan lalu, menegaskan pengakuan atas status hukum Greenland sebagai bagian dari Kerajaan Denmark. Namun, Rusia tetap menilai situasi terbaru di pulau itu sangat kontroversial.

“Kami berangkat dari pemahaman bahwa Greenland adalah wilayah Kerajaan Denmark,” ujar Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Arktik Tak Lagi Sunyi

Penambahan pasukan Denmark di Greenland menegaskan satu hal Arktik tidak lagi menjadi wilayah sunyi yang jauh dari perebutan kepentingan global. Ketika pulau es berubah menjadi papan catur geopolitik, masyarakat lokal dan stabilitas kawasan ikut menanggung risikonya.

Di tengah salju yang terus mencair, bukan hanya es yang retak melainkan juga keyakinan bahwa sekutu selalu sepakat soal kekuasaan. @dimas

Tags: ArktikDenmarkeropaGeopolitikGlobalGreenlandInternasionalKeamanan NegaraKeteganganMiliterNATOpertahanan

Kamu Melewatkan Ini

Harga Pangan Global Naik Serempak, Perang dan El Nino Jadi Pemicu Utama

Perang Timur Tengah dan Bayangan Kelaparan Global yang Mulai Nyata

by dimas
Mei 9, 2026

Isunya tidak hanya tentang kenaikan harga pangan dan pupuk global, tetapi juga bagaimana perang, kebijakan energi, dan krisis iklim perlahan...

Celurit Ke Layar Global: Identitas, Estetika, dan Siapa yang Sebenarnya Bercerita?

Celurit Ke Layar Global: Identitas, Estetika, dan Siapa yang Sebenarnya Bercerita?

by teguh
Mei 5, 2026

Seorang aktor Indonesia berdiri tegap di sebuah frame, menggenggam celurit dengan tenang. Namun, ia tidak berada di ladang Madura. Bukan...

Hari Tari Sedunia 2026 Dirayakan Global, Nasib Penari Masih Lokal

Hari Tari Sedunia 2026 Dirayakan Global, Nasib Penari Masih Lokal

by Tabooo
April 27, 2026

Hari Tari Sedunia 2026 kembali dirayakan meriah di seluruh dunia. Namun di balik panggung megah itu, satu pertanyaan tetap menggantung:...

Next Post
TheoTown? Main Game, Rasanya Jadi Wali Kota Sungguhan

TheoTown? Main Game, Rasanya Jadi Wali Kota Sungguhan

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id