• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Rabu, Maret 25, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Global

Demo Besar-besaran di Iran: Ratusan Tewas, Internet Diputus

Januari 13, 2026
in Global, News
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Gelombang unjuk rasa antipemerintah di Iran terus memakan korban. Hingga Selasa (13/1/2026), sedikitnya 646 orang dilaporkan tewas dalam aksi protes besar-besaran yang diwarnai penindakan keras aparat keamanan. Angka itu datang dari kelompok pemantau HAM, bukan dari pemerintah. Di Teheran, negara masih memilih diam soal hitungan nyawa.

Protes yang kini mengguncang Iran bermula dari isu yang sangat membumi uang yang makin tak bernilai. Pada 28 Desember lalu, pedagang dan pemilik toko di kawasan Grand Bazaar Teheran turun ke jalan memprotes kondisi ekonomi yang memburuk, seiring anjloknya nilai tukar Rial Iran. Namun, seperti banyak cerita di Iran, kemarahan ekonomi itu cepat berubah menjadi tantangan politik.

Dari Pasar ke Jalanan Nasional

Dalam hitungan hari, aksi protes meluas ke berbagai kota dan berkembang menjadi gerakan yang lebih besar menyasar sistem pemerintahan teokratis yang telah berkuasa sejak Revolusi 1979. Bentrokan pun tak terelakkan. Aparat keamanan turun dengan pendekatan keras, sementara demonstran terus memenuhi jalan-jalan.

RelatedPosts

MotoGP Brasil 2026: Semua Nol Lagi, Tapi Marquez Punya Satu Keunggulan

Pemerintah Resmi Tetapkan Idul Fitri 1447 H pada Sabtu 21 Maret 2026

Data terbaru dari Human Rights Activists News Agency (HRANA), kelompok HAM berbasis di Amerika Serikat, mencatat 512 demonstran dan 134 anggota pasukan keamanan tewas. Selain itu, lebih dari 1.000 orang terluka, dan 10.700 orang ditahan dalam dua pekan terakhir. Penahanan terjadi di 585 lokasi, mencakup 186 kota di 31 provinsi angka yang menunjukkan skala nasional dari krisis ini.

Informasi Diputus, Dunia Menebak

Pemerintah Iran belum merilis data resmi korban jiwa. Sebaliknya, Teheran memutus layanan internet dan komunikasi sejak pekan lalu. Akibatnya, dunia luar kesulitan memverifikasi apa yang benar-benar terjadi di lapangan. Associated Press mengakui belum bisa menaksir jumlah korban secara independen.

Di sinilah ketimpangan terasa jelas. Negara mengendalikan arus informasi, sementara warga kehilangan suara. Mereka yang berada di luar negeri khawatir pemadaman informasi ini memberi ruang bagi kelompok garis keras di dalam aparat keamanan untuk bertindak lebih brutal, jauh dari sorotan publik.

Meski begitu, video-video yang beredar di dunia maya menunjukkan unjuk rasa masih berlangsung hingga Minggu (11/1/2026) dan Senin (12/1/2026) waktu setempat. Seorang pejabat Teheran bahkan mengakui protes belum sepenuhnya berhenti.

“Terkendali”, Kata Pemerintah

Di tengah angka korban yang terus bertambah, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyampaikan pesan berbeda. Berbicara kepada para diplomat asing di Teheran, ia menegaskan bahwa “situasi telah sepenuhnya terkendali”. Ia juga menyalahkan Amerika Serikat dan Israel atas kekerasan yang terjadi tanpa menyertakan bukti.

Pernyataan itu menguntungkan pemerintah, setidaknya di atas kertas. Stabilitas menjadi narasi resmi. Namun, bagi demonstran, pedagang kecil, dan keluarga korban, klaim “terkendali” terasa seperti bahasa lain dari kehilangan.

Pada akhirnya, krisis ini menempatkan Iran pada persimpangan lama: antara menjaga kekuasaan atau mendengar kemarahan publik. Ketika internet dipadamkan dan angka korban terus naik, satu pertanyaan menggantung di udara jika situasi benar-benar terkendali, mengapa begitu banyak yang tak lagi bernyawa? (red)

Tags: amerikaanti pemerintahDemoHAMHRNAIranLuar NegeriMenteriProtestewas
Next Post
Herdman Tak Gentar Target PSSI, Timnas Siap Uji Mental di Asia

Herdman Tak Gentar Target PSSI, Timnas Siap Uji Mental di Asia

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Rp6 Juta Sehari dari Dapur Gizi: Program Sosial atau Ladang Cuan?

    Joget Rp6 Juta Sehari: Program Sosial atau Ladang Cuan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Becak yang Tak Pernah Pulang: Saat Kota Membiarkan Warganya Tidur di Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Healing ke Bali, Pulangnya Butuh Healing Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Air Keras dan Jejak yang Sengaja Dikaburkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WFH: Kantor Tutup Sehari, Dompet Rakyat Ikut Sepi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.