Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dari Bangsal Smorokoto ke Masjid Ageng, Kraton Surakarta Gelar Kirab Zakat Fitrah

by dimas
Maret 16, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kembali menggelar tradisi tahunan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada 20 Maret 2026. Melalui prosesi Pisowanan Maringaken Zakat Fitrahdalem, Kraton menyalurkan zakat fitrah kepada masyarakat melalui Masjid Ageng Surakarta pada Minggu (15/3/2026) malam.

Tradisi ini tidak hanya menghadirkan ritual budaya. Selain itu, Kraton juga mempererat hubungan sosial antara istana dan masyarakat Kota Solo.

Dari Bangsal Smorokoto ke Masjid Ageng, Kraton Surakarta Gelar Kirab Zakat Fitrah
KGPH Adipati Panembahan Dipokusumo memimpin prosesi sebelum kirab zakat fitrah di Bangsal Smorokoto, Kraton Surakarta, Minggu (15/3/2026) malam.

Kirab Zakat Dimulai dari Bangsal Smorokoto

Malam itu, suasana khidmat terasa di kompleks Kraton Surakarta. Ratusan sentono dalem dan abdi dalem berkumpul untuk mengikuti kirab zakat fitrah menuju Masjid Ageng.

Prosesi dimulai dari Bangsal Smorokoto. Mula-mula, para abdi dalem memanjatkan doa bersama. Setelah itu, rombongan kirab keluar dari kawasan Kraton.

Selanjutnya, rombongan berjalan menuju Masjid Ageng dengan susunan barisan adat yang rapi. Abdi dalem Santiswara memimpin barisan di bagian depan. Mereka membuka jalan bagi sentono dalem dan utusan raja yang membawa amanat penyerahan zakat.

Ini Belum Selesai

Bukan Cuma Soal Motor, Ketika Komunitas Jadi Tempat Mencari Arah

Desa Adat Sade Terbakar, Ratusan Rumah Sasak Ludes dalam Semalam

Di barisan belakang, sejumlah abdi dalem menggotong jodang dan kotak camtoko yang berisi beras zakat fitrah. Mereka berjalan perlahan namun tetap tertib.

Selain itu, cahaya lampu malam berpadu dengan suasana Ramadan yang religius. Karena itu, kirab tersebut menghadirkan pemandangan khas tradisi keraton di tengah kehidupan kota modern.

Amanat Raja dalam Tradisi Berbagi

Pakoe Boewono XIV memerintahkan pelaksanaan tradisi ini sebagai bagian dari rangkaian menyambut Idul Fitri. Melalui kegiatan ini, Kraton menjalankan kewajiban agama sekaligus menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat.

Pangageng Parentah Kraton Surakarta, KGPH Adipati Panembahan Dipokusumo, memimpin langsung kirab tersebut. Ia mengarahkan rombongan hingga tiba di halaman Masjid Ageng.

Setelah rombongan tiba, para abdi dalem langsung melaksanakan prosesi srah tinampi atau serah terima zakat antara pihak Kraton dan pengelola masjid.

Dalam prosesi itu, Utusan Dalem Kraton Surakarta, KRMT Pustoko Ningrat menyerahkan zakat kepada Penghulu Tafsir Anom Masjid Ageng, KRT KH Muhtarom. Pengurus masjid kemudian menerima beras zakat dan menyiapkannya untuk masyarakat yang membutuhkan.

Zakat dan Paring Dalem untuk Masyarakat

KGPH Adipati Panembahan Dipokusumo berharap kegiatan tersebut memberi manfaat bagi masyarakat.

“Makna dari acara malam ini semoga memberi manfaat dan keberkahan bagi masyarakat yang menerima,” ujarnya.

Selain itu, KRMT Pustoko Ningrat menjelaskan bahwa Kraton tidak hanya menyalurkan zakat berupa beras. Kraton juga memberikan uang paring dalem kepada abdi dalem dan masyarakat yang hadir di Masjid Ageng.

“Zakat fitrah berupa beras kami serahkan melalui Masjid Ageng. Selain itu, Kraton juga memberikan uang paring dalem bagi abdi dalem dan masyarakat yang hadir malam ini,” jelasnya.

Pembagian Zakat Menjelang Idul Fitri

Penghulu Tafsir Anom Masjid Ageng, KRT KH Muhtarom, menjelaskan rencana pembagian zakat kepada masyarakat.

Menurutnya, pengurus Masjid Ageng akan membagikan zakat pada H-1 Idul Fitri sebelum malam takbiran. Setelah itu, pengurus masjid menyalurkan zakat kepada masyarakat sesuai delapan golongan penerima zakat atau asnaf dalam syariat Islam.

“Zakat akan kami bagikan sesuai delapan asnaf sebagaimana diatur dalam syariat Islam,” pungkasnya.

Tradisi Lama yang Terus Menyapa Warga Solo

Kraton Surakarta menggelar kirab zakat fitrah ini setiap tahun. Tradisi tersebut menjaga adat sekaligus memperkuat hubungan antara keraton dan masyarakat.

Karena itu, di tengah perubahan zaman, kirab zakat dari Kraton menuju Masjid Ageng tetap membawa pesan sederhana pentingnya berbagi kepada sesama. @dimas

Tags: 1447 HBudayaIdul FitriJawakirabkratonKraton SurakartaPB XIVSurakarta

Kamu Melewatkan Ini

Keris Tak Pernah Diam: Di Museum Keris Ini, Ingatan Masih Dijaga

Keris Tak Pernah Diam: Di Museum Keris Ini, Ingatan Masih Dijaga

by teguh
Agustus 23, 2026

Di balik 1.012 pusaka yang menurut pengelola Museum keris telah teregistrasi, ada pekerjaan sunyi untuk merawat benda, menjaga cerita, dan...

Nyai Setomi Tak Lagi Bertempur, Tapi Sejarahnya Masih Hidup

Nyai Setomi Tak Lagi Bertempur, Tapi Sejarahnya Masih Hidup

by eko
Agustus 23, 2026

Nyai Setomi tak lagi berfungsi sebagai meriam perang. Jamasan di Kraton Solo menunjukkan perubahan maknanya menjadi pusaka dan penjaga ingatan...

Kraton Solo Gelar Jamasan Pusaka Nyai Setomi Jelang Garebeg Mulud

Kraton Solo Gelar Jamasan Pusaka Nyai Setomi Jelang Garebeg Mulud

by eko
Agustus 23, 2026

Kraton Solo menggelar Jamasan Pusaka Nyai Setomi di Sitinggil Lor sebagai bagian dari rangkaian persiapan Hajad Dalem Garebeg Mulud 2026....

Next Post
Putri Kusuma Wardani Tumbang dari Supanida Katethong di Final Swiss Open 2026

Putri Kusuma Wardani Tumbang dari Supanida Katethong di Final Swiss Open 2026

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id